Showing posts with label politik. Show all posts
Showing posts with label politik. Show all posts

Saturday, August 22, 2015

Perbandingan antara Blog, Twitter, Facebook, Instagram, WA, dan Line

It's gonna be a long post, for sure..

----------

Well, membuat postingan ini dengan tujuan ingin mengetahui lebih dalam kenapa saya mulai ngebiarin blog ini nggak keupdate lagi. Kalau boleh ngeles, alasannya adalah karena saya mulai join media sosial baru, yaitu instagram! Terus saya selama 2 minggu ini keasikan di sana, rajin update, yang akhirnya nggak ngisi-ngisi blog, haha.

Saya selama ini memiliki beberapa akun media sosial dan jadi ingin membandingkan secara sederhana. Ikutnya cuma sedikit sih, tapi dari yang sedikit itu saja saya bisa mengambil beberapa hal, di antaranya:

1. Blog

Gambar dari www.brandwatch.com (link)

Saya sudah ngeblog sejak tahun 2006 di friendster. Lalu pindah ke blogspot dari tahun 2007 sampai sekarang. Saya punya blog lain di wordpress, tapi itu hanya untuk konsumsi pribadi saja.

Blog sebetulnya adalah tempat menulis. Seperti sebuah buku harian yang bisa diisi berbagai macam media seperti tulisan, video, lagu, foto, gambar, dll. Tapi kini banyak juga orang yang mengisi blognya dengan informasi super bermanfaat sehingga bisa dikutip oleh orang lainnya.

Buat saya, kelebihan blog dibanding media sosial lainnya adalah dia memiliki archive alias penanggalan yang jelas, dari tahun, bulan, tanggal, hingga ke label apa yang kita sertakan di setiap postingan. Asal kita membuat judul yang jelas, maka kita dengan mudah mencarinya. Berbeda dengan media sosial seperti facebook, twitter, instagram, dll yang tidak memiliki archive yang jelas, sulit untuk dicari via google, dan harus siap-siap men-scroll jauh untuk mencari postingan misalnya yang kita tulis setahun lalu.

Banyak website yang menyediakan fasilitas blog, misalnya blogspot, wordpress, tumblr, dll.

Beberapa website yang menyediakan blog
Gambar dari www.blogeasyway.com (link)


2. Twitter

Gambar dari www.dailygenius.com (link)

Sebelum twitter, saya terlebih dulu nyemplung ke plurk. Keduanya memiliki kesamaan, yaitu hanya menyediakan 140 karakter untuk menulis, itulah mengapa twitter dan plurk disebut sebagai microblog. Karena keterbatasan kata, muncul website yang dapat membantu memperpendek link ketika kita ingin membagi alamat suatu website (jangan bingung ya bacanya).

Saya mulai memiliki twitter dari tahun 2010. Alasannya adalah karena biro pendidikan kampus saya memilih twitter sebagai media untuk memberi tahu tentang penambahan dan pembatalan kelas. Postingan bisa dilihat di sini (link). Sebelumnya saya merasa memiliki plurk saja sudah cukup karena beberapa teman saya sudah di sana. Tapi kalau dilihat sekarang, plurk sudah penuh dengan iklan, juga teman-teman saya akhirnya hijrah sudah tidak memakainya lagi.

Di twitter, kita bisa berbagi tulisan, foto, dan video. Ketika kita ingin menulis lebih dari 140 karakter, kita bisa membagi tulisan menjadi beberapa bagian dan menyatukannya lewat hashtag (#). Dengan adanya hashtag, ketika kita ingin membaca semua tulisan secara berurut, kita tinggal mengklik atau mencari dengan mengetik hashtag dan kata tersebut di kolom pencarian.

Twitter memiliki home yang terupdate secara sistematis berdasarkan waktu. Informasi yang beredar di twitter sangat cepat berganti. Biasanya untuk memastikan orang lain membaca tweet kita, kita harus siap-siap untuk mengulang tweet tersebut pada jam-jam strategis orang membuka twitter.

Di twitter ada istilah "retweet", yaitu untuk mengopi tweet orang apa adanya tanpa harus menulisnya ulang. Ketika kita me-retweet, sumber asli yaitu username orang yang pertama kali menulis informasi akan tetap ada. Istilah lainnya adalah "trending topic", yaitu topik yang sedang ramai diperbincangkan. Indonesia menjadi salah satu negara yang sering memunculkan trending topic world wide karena ternyata Indonesia menjadi negara ke (antara) 4 atau 5 pemilik akun twitter terbanyak (maaf agak galau karena ada 2 sumber di sini ((link)) dan sini ((link))).

Contoh trending topic, klik gambar untuk memperbesar
Gambar dari www.carapedia.com (link)

Buat saya, bersosialisasi lewat twitter atau plurk itu lebih kepada mumbling sendiri atas suatu pikiran selintas. Saya merasa kurang betah hanya bisa menulis sebanyak 140 karakter saja untuk mencurahkan perasaan saya. Plus juga sulit mencari tulisan saya yang sudah diposting di waktu yang lalu, harus rajin-rajin men-scroll. Jadi, menurut saya sharing di twitter itu semacam sharing yang mudah terlupakan nantinya.

3. Facebook

Mike Zuckerberg, kreator facebook
Gambar dari google

Oke, ini adalah media sosial yang membuat saya benar-benar merasa bersosialisasi dengan orang lain dengan intens. Saya mulai menggunakan facebook dari tahun 2008. Facebook memiliki wall yang isinya adalah update dari teman-teman maupun kita sendiri. Wall facebook mirip dengan twitter, yaitu sistematis berdasarkan waktu. Tetapi beberapa waktu ini facebook mulai mengubah algoritmanya yang menyebabkan isi wall kita hanyalah update dari orang-orang yang profilenya sering kita lihat dan kita berikan komentar.

Saya menyadarinya dari tahun lalu, yaitu ketika saya bingung, scroll wall kok muncul updatenya itu lagi itu lagi ya. Ternyata itu akibat algoritma yang diubah. Tujuan facebook mengubahnya sebenarnya agar tidak terjadi banjir (flooding) informasi. Kejadian di twitter di mana kita dengan mudah ketinggalan informasi jadi teratasi karena informasi yang kita inginkan akan sering muncul, sedangkan informasi yang jarang (atau tidak) kita butuhkan tidak akan muncul.

Contoh halaman profile facebook
Gambar dari https://harryshou.wordpress.com/ (link)

Celakanya kalau lagi ada kontestasi politik, bisa-bisa wall kita isinya orang-orang yang sepemikiran sealiran semua, sehingga kita jadi tidak bisa melihat keadaan dari perspektif yang berbeda. Makanya kalau sudah mulai acara pemilu atau ada masalah yang sedang diblow up, saya berusaha membuka profile dan artikel orang sebanyak mungkin, baik yang sepemikiran maupun yang tidak. Hasilnya tentu saja wall saya seperti orang sedang berantem karena setiap pendapat yang muncul semuanya bertolak-belakang. Tapi itu membuat saya bisa melihat suatu hal dari banyak perspektif. Walaupun ujungnya tetap saya punya satu pendapat sendiri sih, hehe.

Sebelumnya facebook tidak memiliki archive sama sekali, tapi sekarang facebook memiliki archive walaupun masih kurang lengkap. Archievenya dibagi per tahun. Saya tadi sempat ingin mencari postingan pertama saya di facebook, dan, scrollnya lama nian, ga sabar euy nunggunya.

Di facebook kita juga bisa memilih opsi "see friendship" jika ingin melihat interaksi kita dengan orang lain. Oya, adanya opsi status hubungan seseorang seperti "in relationship" dan "married" menjadi cara mudah supaya kita bisa stalking tanpa ketahuan. Waktu saya SMA dan kuliah dulu sih banyak temen saya yang suka gonta-ganti status dari "single" ke "in relationship" ke "single", terus kita jadi suka ngegosip ini mereka putus sementara gegara berantem apa putus selamanya :P

4. Instagram

Logo instagram boleh ambil dari google

Ini media sosial paling baru yang saya ikuti, dari Agustus 2015. Saya mengikutinya dalam rangka suatu tujuan yang entah kapan akan jadi konkret, yang penting medianya saya cobain dulu biar ngerti, hehe.

Inti dari media sosial ini adalah posting foto atau video. Nggak akan bisa posting di instagram kalau tidak ada foto dan videonya. Maka itulah gegara media sosial ini, penggunanya semua seakan berubah jadi fotografer profesional. Banyak yang akhirnya mendalami tentang fotografi demi menghasilkan foto yang bagus di instagram. Pun ini mengubah kebiasaan banyak orang menjadi suka "selfie" alias memfoto diri sendiri. Acara makan dan jalan-jalan juga tidak ketinggalan pasti HARUS selalu ada sesi foto-fotonya.

Sebenarnya habit tersebut sudah dimulai dari adanya facebook sih, tapi instagram ini sepertinya makin memperhebat dampaknya.

Instagram sebenarnya adalah sebuah aplikasi khusus untuk handphone iphone. Tapi kemudian aplikasi ini dibeli oleh facebook yang membuatnya bisa digunakan di handphone android. Oya, itu juga keistimewaan instagram, hanya bisa dikelola lewat handphone. Kita tetap bisa membukanya lewat komputer atau laptop, tapi hanya untuk melihat foto, like, dan mengomentari. Posting tetap harus lewat handphone.

Seperti facebook dan twitter, instagram juga memiliki home yang disusun berdasarkan waktu. Tapi kalau di facebook, kita bisa membuat satu album ketika ada banyak foto yang diupload. Pun nantinya di wall hanya jadi satu postingan saja. Sedangkan di instagram itu exactly satu per satu foto yang muncul. Jadi kalau ada satu acara yang fotonya bejibun, siap-siaplah rajin men-scroll karena foto yang muncul bisa foto acara yang sama terus selama beberapa waktu.

Tampilan instagram di tahun 2012
Gambar dari http://blog.instagram.com (link)


Di media sosial inilah saya pertama kali merasa kesal sama yang namanya online shop. Online shop sudah menjamur dari facebook dan twitter, tapi saya tidak merasa terganggu karena mereka sudah bekerja sama dengan website facebook dan twitter lewat postingan promoted berbayar, dan mudah sekali ditutup, selanjutnya dia tidak akan pernah muncul lagi.

Nah, di instagram ini, saya merasa hanya mengikuti sedikit sekali online shop (kurang dari 5 lah), tapi mereka-mereka ini gigih sekali untuk posting berkali-kali. Postingnya pun nggak cuma produk sendiri, tapi produk punya orang lain juga diposting. Dan setelah membaca satu buku tentang bagaimana cara jualan di instagram (link), saya jadi mengerti maksud mereka melakukannya. Meskipun begitu, itu tidak menghentikan kekesalan saya. Soalnya saya follow sebuah online shop hanya untuk mengetahui info produk si online shop itu saja, saya merasa tidak butuh posting iklan produk lain yang tidak berhubungan. Sampai akhirnya saya menyeleksi lagi mana online shop yang isi postingnya hanya iklan, saya unfollow saja dia. Nanti kalau sewaktu-waktu butuh, gampang saya add lagi. Toh tidak ada limit friend di instagram.

Kekurangan instagram adalah tidak bisa posting kalau tidak ada foto, mudahnya banjir informasi, capek nge-scroll ketika mencari foto (tapi kalau foto tersebut dilengkapi hashtag biasanya jadi lebih mudah), dan foto milik orang lain yang kita lihat tidak bisa dikopi dan disimpan. Ini adalah cara instagram untuk melindungi hak cipta pengupload. Padahal sih kalau mau usaha sedikit dikasih watermark juga hak ciptanya nggak hilang kok. Abis banyak foto dan quote bagus-bagus di instagram yang menarik untuk disimpan dan dibaca kembali. Sayang nggak bisa dilakukan.. :(

5. Whatsapp dan Line



Ini digabung aja ya pembahasannya karena mirip-mirip. Whatsapp (kemudian ditulis wa) dan line adalah media sosial berupa aplikasi yang bisa didownload dan berfungsi menggantikan sms. Kita bisa terhubung dengan koneksi internet, jadi sesering apapun mengirimkan pesan, selama ada koneksi internet, pesan kita akan sampai. Selain menghubungkan orang per orang, di wa dan line kita juga bisa membuat grup. Banyak orang yang memanfaatkan fasilitas ini untuk bisa membuat grup satu sekolah, satu organisasi, satu kantor, satu proyek, bahkan grup keluarga juga ada. Sekarang wa dan line juga menyediakan free call di mana kita bisa menelpon gratis menggunakan koneksi internet yang ada.

Saya cenderung lebih menyukai wa karena lebih simpel dan tidak banyak iklan. Satu-satunya yang saya sukai dari line adalah stiker alias emoticonnya yang lucu-lucu. Tapi kalau memakai line, kita harus siap mendapat pesan setiap hari dari akun-akun official line seperti line quiz, line event, dan line shopping yang menyebarkan iklan sponsor yang bekerja sama dengannya. Walaupun untuk seorang loner seperti saya, pesan ini jadi membuat handphone saya lebih hidup dan diperhatikan, hehe.

----------

Masih banyak lagi akun media sosial yang belum saya punya, misalnya

- Youtube, tempat di mana kita bisa berbagi video
- Skype, dapat digunakan untuk chat maupun video cam
- Linked in, media sosial untuk berbagi informasi tentang profesi dan pekerjaan
- 9gag, imgur, dan website lain tempat berbagi foto dan video bertema humor
- dan lain-lain..

Pertumbuhan media sosial dirasa sangat cepat. Ada juga media sosial yang akhirnya ditinggalkan para penggunanya dan ditutup, misalnya friendster dan situs blog multiply. Dengan ditutupnya media sosial tersebut, maka seluruh postingan baik tulisan, foto, dan video yang dishare akhirnya hilang.

Maka itu, sangat penting bagi kita tidak hanya mengandalkan situs internet untuk menyimpan data yang ada. Juga perlu diingat, sekali kita men-share tulisan, foto, atau video, maka postingan tersebut bisa selamanya ada di internet. Berhati-hatilah dalam memposting karena postingan tersebut bisa memengaruhi citra kita di masa depan. Kini orang cenderung menilai orang lain hanya dari tampilan media sosial yang ada. Padahal banyak juga orang yang berusaha membuat tampilan media sosial yang indah, padahal di kehidupan nyata, hidupnya tidak sama dengan yang ada di media sosial tersebut.

= to be continued =

Thursday, November 20, 2014

Wish: Uang Plastik untuk Pembayaran Angkutan Umum

Hari Senin malam tanggal 17 November 2014 akan menjadi salah satu hari bersejarah. Hari di mana presiden baru kita diam-diam menyediakan kejutan kenaikan harga bbm.

Yang pada antre malam sebelum pengumuman kenaikan bbm
Gambar dari (link)

Oke, pro kontra muncul. Gw nggak masalah siapa berpendapat apa asal disampaikan dengan baik dan tidak menjatuhkan satu sama lain. Tapi yang gw suka dari momen kenaikan ini adalah tiba-tiba tanpa adanya isu sehingga kenaikannya lebih cepat daripada kenaikan barang dan jasa lainnya. Tanpa adanya isu, para produsen barang dan jasa pun bisa menaikkan dengan perhitungan yang lebih baik. Kalau udah ada isu duluan, kadang mereka naikinnya suka nggak kira-kira soalnya. Terlebih ketika bbmnya belum naik, eh harga lain udah naik seperti terakhir jaman Pak SBY dulu di bulan April tahun 2013. Gw inget banget karena suka gw pakai sebagai contoh bahan ajar di ekonomi kalo Pak SBY ngetroll April Mop, hehe. Tapi ternyata abis itu naik juga deng di bulan Juni ^^

Gambar dari (link)

Nah, sekarang harga naik udah jadi keniscayaan lah ya. Gw denger dari teman, ongkos angkot yang tadinya Rp3.000 sudah naik menjadi Rp4.000. Yang tadinya Rp4.000 naik menjadi Rp5.500. Yang kepikir di gw, wah berarti sekarang mesti rajin ngumpulin koin 500an ya. Karena kalo nggak bisa-bisa ongkosnya nggak dibalikin lagi sama abangnya *maapin kl keknya pelit haha*

Hal ini bikin gw jadi pengen usul ke pemerintah supaya bikin kartu untuk pembayaran kalau kita lagi naik kendaraan umum. Ngerasain ketika pakai kartu commet untuk bayar kereta api commuter line, atau dengar cerita orang yang pakai kartu untuk bayar transjakarta, atau bayar tol pake e-toll card rasanya jadi nyaman dan mudah.

Pasti kalian pernah kan mengalami naik taksi, terus karena argonya nanggung, pak taksinya agak maksa untuk dibayar lebih. Misal argonya Rp18.000, eh dia ngotot pengen dibayar Rp20.000. Ini bukan masalah rela nggak rela, tapi kan memang argonya tulisannya segitu dan berarti kewajiban kita membayar sesuai argo.

Lain hari pernah juga gw naik ojek yang suka mangkal deket rumah. Pas bayar, doi nggak punya kembalian. Trus doi janji mau dibayar lain hari. Eh sampe sekarang tiap kali ditanya doi kek masa bodo gitu. Sakit hati nggak sih grrr. Udah gw black list lah itu abang ojek sekarang gw nggak mau lagi ngebiarin doi nggak ngasih kembalian langsung saat itu juga.

Atau pengalaman bayar barang di mini/super/hypermarket. Dia nggak punya kembalian, eh trus gw dikasih permen. Sumpah kadang pengen kesana lagi sambil bawa permen sekantong, trus pas bayar di kasir gw bayar aja pake permen, huahahaha *muncul tanduk di kepala >:D*

Kalau bayarnya pakai kartu kan kita bisa bayar dengan nominal yang tepat dan akurat. Nggak perlu pusing mikirin uang kembalian. Tapi ya jadi mesti dipikir juga tentang mesin kartu, gimana pengurusan kartu, dan sistem keamanan di kartunya. Kalau di tempat seperti supermarket dll kan ada kartu debit dan kredit. Kalau mau bikin versi kendaraan ya mesti belajar lagi dari commuter line dan transjakarta. Mungkin lucu kali ya ngeliat abang ojek kemana-mana bawa mesin kartu haha.

Ini juga sesuai dengan keinginan Bank Indonesia untuk memunculkan yang namanya "Cash Less Society" atau transaksi tanpa uang cash. Keinginan ini mengikuti tren di Amerika di mana transaksi "uang receh" pun seperti membayar parkir, tol, dan membeli kue di pinggir jalan sudah menggunakan uang plastik -- nama lain dari kartu.


Contoh uang plastik atau electronic money
Gambar diambil dari google :D

Dari link kompas.com ini (link), David Wolman, seorang jurnalis dari Amerika, menyatakan bahwa biaya untuk transaksi menggunakan uang tunai itu mahal. Di antaranya biaya untuk memindahkan, menyimpan, mengamankan, mengawasi, memproduksi, dan meredesain. Selain itu transaksi tunai juga disukai para kriminal karena sulit dilacak. Uang tunai juga penuh kuman karena banyak berpindah tangan, dan dalam jumlah besar bisa menyulitkan penghitungan (pernah ngebayangin ngitung uang kertas dan logam satu-satu untuk jumlah 1 milyar misalnya? hehe).

Selain dalam hal kepraktisan, transaksi dengan uang plastik juga membuat pengeluaran lebih transparan dan akuntabel. Oiya ternyata Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT) ini udah dimulai BI dari tahun 2010 lho. Ini juga yang membuat mulai munculnya yang namanya rekening ponsel. Kalo sering nonton di Blitz pasti udah ngeh deh sama iklan rekening ponsel dari CIMB Niaga kalo ga salah ^^

Baiklah, begitulah kira-kira usul gw. Semoga bermanfaat hehe. Semangat menikmati naiknya harga bbm ya. Insyaallah Tuhan memberikan rizki sesuai dengan haknya masing-masing :)

= to be continued =

Tuesday, October 21, 2014

Harapan yang Semoga Tidak Menjadi Kecewa :)

Gw pernah mendengar suatu nasihat bahwa kekecewaan itu ditentukan oleh seberapa besar harapan yang kita miliki dikurangi dengan kenyataan yang terjadi di dunia nyata. Dan mungkin karena gw pernah kecewa, hingga sekarang gw nggak punya banyak harapan yang muluk-muluk.

Tapi gw juga pernah ditegur karena sebab ini. Banyak juga nasihat yang bilang kalau harapan itu harusnya digantungkan setinggi langit! Dan kenyataan yang terjadi di dunia nyata itu bisa diusahakan menjadi lebih baik dengan ikhtiar yang kita miliki. Jangan cuma menerima kenyataan yang ada dengan diam saja.

Mungkin ini yang disebut dengan problem antara idealis dan realistis di dunia nyata ya, haha.

Hanya saja untuk yang satu ini, gw ingin punya harapan, dan gw pun ingin bisa ikut mengusahakan agar harapan itu bisa terwujud. Nggak cuma gw, tapi semua orang yang ada di Indonesia. Mari kita berharap dan berusaha menjadikan Indonesia lebih baik. Semoga setelah kemarin kita punya presiden dan wakil presiden baru, kita bisa mendapatkan semangat baru, tidak kalah dengan presiden dan wakil presiden sebelumnya :)

Selamat bertugas untuk Pak Joko Widodo dan Pak Jusuf Kalla. Terima kasih kepada Pak SBY dan Pak Boediono atas pengabdiannya di periode sebelumnya :))

Foto dari tempo (link) saat bukpus masih dalam suasana pemilu 
kalau nggak salah. Paling kiri ada Hatta Rajasa.

= to be continued =

Sunday, July 27, 2014

Sidang yang Dihadiri Ganjil dan Genap 2014

Udah mau lebaran aja besok, haha.

So, update seputar sidang yang gw datangi di semester ganjil dan genap th 2014 yaa. Tapi updatenya yang di genap dulu. Ada 4 sidang teman yang gw datangi. Yang 3 sidang spip, yang 1 sidang tesis, ihiy. 

Berikut penampakannya:

Sidangnya Tiza di Psikologi. Sidangnya abis zuhur sekitar jam 13.00. Saat itu Tiza sidang paling pertama untuk giliran setelah zuhur. Sidangnya kira-kira selama 1,5 jam. Di 1,5 jam itu gw dan Reza sempet pergi ke Margocity dulu untuk beli JCo dan kartu ucapan. Abis kayaknya ga enak ga bawa apa-apa, hehe.

Sidangnya Tiza 240614, dateng bareng Reza dan Satria :3

Oiya oot sedikit, di hari yang sama dengan sidang Tiza, sebelumnya gw dan Reza, si anak BTA th angkatan 2013-2014 yang sekarang udah jadi mahasiswa vokasi jurusan manajemen dokumentasi, janjian untuk dateng ke diskusi publik mengenai capres di FISIP.


Posternya

Foto berlatar backdrop bareng Reza

----------

Lalu 3 foto di bawah adalah sidang 3 orang lainnya. 


Yang atas ada Dadi si anak teknik perkapalan. Gw dateng bareng Buncitos. Dikasi tau Dadi datengnya sore aja, gw sampe sana jam setengah 4 dan dia masih ngantri sidang aja. Gw nunggu sampe jam 4 ga masuk-masuk. Berhubung mesti ke acara lanjutan, jadilah gw ciao duluan dan pesen ke Dadi supaya dikasi tau kalo udah selese sidang.

Gw dihubungi oleh Dadi sekitar jam 10an malem, ajegileeeee ! Segitunya ya di teknik sidang sampe malem, hahaha. Di FE mah dosennya mana mau. Kalo udah jam 5 ya waktunya pulang, jadi enaknya selesainya tepat waktu :D

Lanjut yang foto bawah kiri, foto sidangnya Bestari yang juga dihadiri oleh Ata. Ga cuma sama Ata aja sih, ada juga Kak Prita, dan kedua orang tua Bestari. Sidangnya siang jam 13.30 sampai 15.30, 2 jam meeeen. Tapi lumayan lah ga separah Dadi ya, hehe. Alhamdulillah lancaaarrr. Abis itu dilakukanlah ritual penceburan di kolam FE. Padahal waktu itu agak gerimis dan dingin, tapi tetep lah ritual berjalan dengan baik ya, hehe. Foto ceburannya tapi ga terlalu oke gegara air mancurnya nyala dan awannya mendung.

Foto kanan bawah adalah sidang tesisnya Kak Ian. Dateng ke sidangnya Kak Ian ga direncanain sebenernya. Rencana fixnya adalah ke sidangnya Dadi. Eh tapi abis itu ada info di hari yang sama abis zuhur sekitar jam 13.00 si Kak Ian sidang. Yasudlah karena gw juga datang cukup awal di Depok (Dadi kan sidangnya sore), gw mampirlah ke FH. Untung aja si Kak Ian baru selesai shalat dan masih nunggu di luar ruangan, jadi sempet ketemu deh :D

Gw ga nungguin sidangnya Kak Ian, abis ga tau berapa lama padahal mesti ke Dadi juga. Jadi fotonya juga sebelum sidang dan udah dibilangin sama beliau untuk ga publish sebelum pengumuman kelulusan dari dosen didapatkan. Alhamdulillah akhirnya lulus jugaa :))


----------

Nah, ini baru yang di ganjil. Pas tanggal 2 Januari 2014 abis taun baruan hihi. Ada 1 sidang yang gw datangi :D

bersama duo dila :D

Cerita di balik foto itu, yang kanan, Mbak Dila Eka Sobar yang bekerja di Lampung sedang berlibur ke Jakarta. Kita berencana ketemuan di Depok. Nah, kebetulan yang di kiri, Mbak Dila Neysa hari itu dijadwalkan sidang skripsi.

Gw sama Dila Eka sebelumnya ketemuan di FE sambil foto-foto, hehe. Terus ke kafe alias kantin FE gegara udah laper sambil nunggu Dila Neysa. Ternyata dapet kabar kalo Dila Neysa batal sidang gegara pembimbingnya masih di luar kota dan baru ngasi tau pagi itu, weleh-weleh. Padahal gw udah bawa bunga segala lho. Beli bunganya dua karena mbak Dila Eka juga lagi ulang tahun hari itu jadi sekalian aja, hehe.

----------

Baiklah, selamat yang sudah sidang ! Alhamdulillah bisa menyematkan gelar di sebelah nama yaa. Semoga bisa berkah aminnnnn :)))

= to be continued =

Monday, June 23, 2014

I Stand..

Udah dari menjelang pemilihan legislatif lalu blog gw diisi beberapa postingan tentang politik. Facebook gw pun bernasib sama. Tapi dalam 2 bulan terakhir, kegiatan itu gw kurangi, bahkan hingga nggak ada sama sekali. Gerah terlalu lama berkutat membaca banyak berita politik. Dan gw merasa demokrasi kita sudah berkembang luar biasa dalam hal kebebasan berekspresi dan informasi hingga sulit membedakan berita tersebut berupa fakta atau kebohongan belaka.

Nope, gw nggak menyarankan kebebasan kita dikurangi, definitely not. Gw mendukungnya kok, tapi memang diperlukan aturan dan filter agar berita yang sampai ke masyarakat bukan berita yang mengada-ada. Di kalangan perkotaan dan terpelajar mungkin mudah untuk mengklarifikasi kebenaran sebuah berita. Tapi untuk masyarakat yang masih tinggal di desa dengan keterbatasan sumber informasi, dan juga masih mudah tersulut emosinya, khawatir mereka terpapar isu yang belum jelas kebenarannya.

Sekarang, pemilihan umum presiden dan wakil presiden kira-kira tinggal 2 minggu lagi. Preferensi politik gw sebenarnya terlihat cukup jelas, terutama di facebook gegara postingan-postingan dua bulan lalu itu. Tapi sekarang gw jadi nggak segitu antusiasnya sih. Walaupun kebiasaan baca (hampir) semua berita yang berseliweran di newsfeed masih gw lakukan agar bisa melihat keadaan yang ada secara objektif. Gw sudah menentukan pilihan berdasarkan hati nurani. Sempat ada orang yang menyadarinya dan ingin "meluruskan" pandangan gw, soalnya calon yang gw pilih banyak diisukan antiislam haha, lucu ya. Ada juga orang yang memilih salah satu gegara dia "nggak bisa" memilih yang lain. Bahkan pilihannya sampai membuat cekcok rumah tangga, ealah..

Walaupun sudah menentukan pilihan, gw juga nggak tertarik untuk membuat profile picture sesuai dengan pilihan yang banyak dilakukan orang-orang, itu loh yang tulisannya, "I stand on right side", hehe. Bukannya sok antimainstream, tapi beberapa alasan gw yaitu..

  1. Gw baca ada yang bahas soal grammar (link). Emang ada yang bilang itu lebay dan orang indonesia nggak segitunya. Tapi gw tetap ingin belajar berbahasa inggris yang benar *eaa

  2. Masih dari blog yang sama (link) ada yang bahas kalau kata “right” yang bisa diartikan “benar”, itu juga berarti “sayap kanan” alias “fasis”. Gw tau calon yang gw dukung lebih condong ke demokrasi liberal dan ga mau mengarahkan orang lain bahwa calon tersebut mendukung fasisme

  3. Kata right yang diartikan benar, seolah-olah menuliskan yang memilih calon yang juga gw dukung itu benar, dan yang pilih calon lain itu salah. Gw sebenernya ga keberatan sih, tapi gw benci banget lho kalau ada yang nulis yang pilih calon sebelah sana itu adalah muslim taat dan yang pilih calon sini itu bukan muslim sejati. Nah, kalo dipikir kok gw jadi standar ganda gini ya? Padahal kan mestinya perlakuannya sama aja

  4. Walaupun gw dukung salah satu calon, siapa pun yang terpilih pasti bakal jadi pemimpin gw. Ga ada ceritanya tuh gw bakal pindah negara kalo calon sana yang menang. Nah, gw berharap semoga gw ga jadi fanatik dan ikhlas menerima siapa pun yang akan terpilih. Jadi nggak usah pasang pp itu deh.

Ga ada yang salah dengan pasang pp itu. Ini cuma catatan buat diri gw aja supaya bisa tetep open minded ^^

Trus si mas buncit iseng banget sok-sok unyu bikin pp yang mirip banget padahal.. :P


Berharap hiruk-pikuk ini segera berakhir dengan damai bahagia, semoga siapapun yang terpilih, semua rakyat Indonesia dapat menerima dengan legawa ^^v

= to be continued =

Saturday, May 31, 2014

Penghujung mei 2014

Akhirnya sampai juga di penghujung bulan mei ya. Kalau dilihat dari archive, bulan mei kerap kali menjadi bulan di mana postingan blog gw sangat sedikit.

Update.

Minggu terakhir mei ini jadi minggu paling asik sepanjang tahun kalau diliat dari jumlah tanggal merah kayaknya. Diapit hari libur nasional isra miraj di hari selasa, 27 mei, dan kenaikan isa al masih di hari kamis, 29 mei, menjadikan hari senin, rabu, dan jumat adalah hari kejepit, yang oke banget kalo diambil cuti bisa bablas seminggu ya haha.

Jalanan pun terasa agak lengang. Apalagi gw yang masih jadi pengemudi pemula, masih takut ketemu yang namanya macet. Maunya cuma bawa pas hari libur aja hihi. Lumayan lah latian bawa sendiri beberapa hari ^^

----------

Ulang tahun ke 24 akhirnya terlewati. Ulang tahun super biasa. Padahal udah nyalain notif di fesbuk ternyata ga ngaruh, haha. Tuh kan, percuma deh tahun lalu insecure cuma gegara masalah ginian.

Ulang tahun ke 24 menjadi ulang tahun pertama yang gw lewati tanpa antusias. Hanya bersyukur alhamdulillah masih diberikan umur untuk hidup, masih diberikan keluarga dan teman-teman yang baik, masih diberikan beragam macam nikmat oleh Allah swt :')

Salah satu kegalauan sampai di umur ini adalah tentang pekerjaan. Apalagi kalau bukan tiap baca lowongan sering muncul kata-kata umur max adalah 24 tahun. Iya, buat fresh graduate kayaknya 24 tahun itu udah mentok banget deh. Kalau lebih pasti asumsinya udah punya pengalaman. So, please wish me luck. Gw percaya kok rejeki nggak akan kemana :)

----------

Ngomong-ngomong soal kerja, minggu lalu gw abis tes kesehatan, dan minggu depan gw bakal interview. Tes kesehatannya gw rasa kayak kacau gitu. Tes urin gagal karena lagi haid, katanya sih gw bakal dipanggil ulang, tapi mesti nunggu konfirmasi dari sananya sih. Tekanan darah cukup tinggi 130/80, lagian salah juga sih pas mau periksa pas lagi ada yang dipikirin, hmph. Tes sama dokternya, di kertasnya ditulis rekomendasi gw disarankan untuk diet dan olahraga. Ternyata gw adalah peserta paling gendut sodara-sodara~

Trus mulai diancem sama nyokap, kalo gw gagal di tes kesehatan ini, gw mesti bener-bener serius diet. Masa tes kerja gagalnya di tes kesehatan sih, kan sayang bangetttt -____-

----------

Lalu beberapa waktu lalu datang ke acara europe on screen. Nah ini jadi peer mesti jadi postingan sendiri nih. Trus juga ada acara temu kangen bersama teman smp, dan menyoto plus berkunjung ke sebuah toko busana muslim bersama teman sma. Ayo cepat diupdate aliaa~

----------

Mulai kabur mana yang hari kerja dan hari libur, hehe. Insyaallah pekerjaan yang sekarang sedang dilakoni, walaupun bukan pekerjaan kantor formal, adalah pekerjaan yang menyenangkan ^^ makanya hari libur tersita pun terasa tak masalah.

----------

Berharap semoga di bulan juni kondisi dunia maya lebih menyenangkan dengan kehadiran world cup dan bulan ramadhan. Udah bosan sebenarnya baca berita politik melulu.

Udah punya pilihan dan orang-orang sepertinya sudah bisa membaca ke mana arah pilihan gw. Lalu ada wanti-wanti dari seseorang, lalu dari orang lainnya yang memilih karena dia "tidak mungkin" memilih lainnya.

Yah, gw sendiri tidak jago ketika diajak berdebat. Data belum mumpuni. Tapi gw bersedia menerima pendapat tanpa harus menyetujuinya. Balik lagi kalau ada yang debat, debat bukanlah menentukan mana yang salah dan benar, tapi tentang mendengarkan berbagai masukan dari para audiens. Bingung aja ada orang yang kalau nulis sesuatu seperti menggelitik minta dikomen, tapi kalau ada yang komen, komennya malah dihapus. Kalau nggak mau dikomen, ya nulisnya sembunyi-sembunyi aja jangan di media sosial ya hehe

Tapi gw pun sudah mengikhlaskan diri untuk menerima siapa saja yang nantinya akan terpilih. Ya kalau nggak ikhlas mau gimana, masa pindah negara? Haha :P

Trus juga di mana-mana yang namanya suporter itu pasti sibuk sendiri. Liat aja pertandingan bola, suporternya pada heboh, komentator ngomong ke mana-mana, tapi atlet sepak bolanya sih santai aja. Tinggal berjuang yang terbaik untuk meraih kemenangan. Ada wasit juga kok, jadi kalau ada yang melakukan tindak kecurangan pasti ketauan dan dihukum. Tapi kalau di sepak bola sih jelas ya tindakan apa saja yang melanggar dan apa sanksinya. Pengamatnya juga banyak, jadi wasit juga diawasi. Nah kalau di politik nih yang masih abu-abu.

Pokoknya, semoga yang terbaik lah untuk indonesia, amin :))

= to be continued =

Wednesday, April 30, 2014

Kampanye Negatif vs Kampanye Hitam

Datang ke dua acara seminar yang bertemakan partai politik di dalam media. 



Satu hal dari banyak yang gw dapatkan dari kedua seminar ini adalah fakta bahwa kampanye negatif merupakan hal yang lumrah. Kampanye negatif (negative campaign) berbeda dengan kampanye hitam (black campaign). Kampanye negatif menyampaikan fakta tentang para kandidat dan partai, tetapi tentu saja fakta tersebut merupakan fakta negatif dan bisa menyebabkan masyarakat urung memilih mereka. Sedangkan kampanye hitam adalah kampanye yang menyampaikan berita yang tidak benar tentang para kandidat dan partai. Kampanye hitam tidak selalu berisi berita buruk, berita baik yang hanya dikarang pun termasuk ke dalam kampanye hitam.

Sebelumnya gw merasa ketika masa-masa pemilu dimulai, pemilih seharusnya menerima informasi berupa visi, misi, dan program kerja yang dimiliki kandidat dan partai. Mungkin gw yang kurang mencari informasi tersebut, tapi yang tersebar di media sosial adalah berita buruk tentang para kandidat dan partai. Gw tidak mengecek secara jelas apakah berita itu merupakan kampanye negatif atau kampanye hitam. Tetapi gw selalu merasa sedih, benci, dan urung membaca ketika berita buruk tersebut muncul.

Di kedua seminar itu, gw mendapat masukan bahwa ketika masa-masa pemilu dimulai, para pemilih berhak untuk mengetahui informasi tentang kandidat dan partai, tidak hanya informasi positif, tetapi juga yang negatif. Hal ini dimaksudkan agar pemilih bisa terhindar dari kandidat dan partai yang akan melakukan hal-hal negatif seperti catatannya di masa lalu. Dengan kampanye negatif, pemilih tidak terbuai hanya dengan janji-janji manis para kandidat dan partai, pemilih juga diharapkan dapat memilih wakil rakyat yang baik dengan mengetahui bagaimana rekam jejak mereka.

Mungkin ini merupakan satu dari kelebihan demokrasi, yaitu keterbukaan informasi. Seperti banyak yang gw baca dan dengar, pada zaman pemerintahan Soeharto alias orde baru, informasi yang tersebar dikontrol dengan sangat ketat untuk menjaga citra pemerintahan. Bobrok pemerintahan baru terbongkar dan diketahui banyak orang saat keruntuhan orde baru. Itu menjadi salah satu alasan banyak mungkin orang tua kita yang merindukan zaman orde baru karena citra pemerintahan saat ini terlihat tidak sebaik masa lalu. 

Tetapi jika dilihat hanya dari segi keterbukaan informasi, maka era demokrasi ini menjadi salah satu kemajuan yang harus dihargai. Untuk generasi yang tidak merasakan era orde baru, keterbukaan ini menjadi sesuatu yang take it for granted dan terkadang tidak dihargai hingga dirasa sering dilakukan kelewat jauh. Walaupun begitu, semoga keterbukaan ini bisa membawa kedewasaan bagi kita semua agar bisa menggunakannya dengan bijaksana.

Selain itu, semoga gw bisa terbiasa mendengar kampanye negatif dengan lapang dada, bukan menghindar seperti biasanya. Dan lebih berinisiatif untuk menyaring berita yang dibaca dan didengar karena berita baik juga bisa menjadi kampanye hitam.

= to be continued =

Wednesday, April 9, 2014

#selfinger di pemilu legislatif 090414

Ikutan ah ber-#selfinger di pemilu legislatif 9 April 2014 :D

tunjukkan jarimu :D

Acara pemilu ini masih belum berakhir, masih ada pemilihan presiden. Tapi sesungguhnya gw sudah merasa kesal ketika membaca berbagai kampanye hitam yang diperbincangkan. Bisa nggak sih yang diomongin itu program dan kebijakan yang direncanakan oleh si para calon-calon ini?

Terutama yang bisanya cuma ngejelek-jelekin para kandidat. Nggak cuma satu-dua orang, tapi banyak yang jadi korban. Pertanyaannya adalah gimana kalau ternyata orang yang sudah anda caci maki malah terpilih sebagai wakil rakyat yang bertugas memimpin anda? Mau boikot pemilu karena ga percaya kenapa dia bisa menang? Atau mau pindah negara aja?

Khusus buat yang muslim, boleh dibaca deh salah satu ayat dari Al-Quran yang ini:

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui." (Al-Baqarah: 216)

Dan yang ini:

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) bisa jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok), dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) bisa jadi wanita-wanita (yang diperolok-olok) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil-memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim." (Al-Hujurat: 11)

Berharap banget semoga menjelang pemilihan presiden nanti kampanye hitam akan berkurang, amin..

= to be continued =

Friday, March 21, 2014

Janji dan Transparansi

Sedikit ngomongin politik lagi ah

Inget di postingan 2012 lalu yang ini (link), saat itu Jokowi baru terpilih sebagai gubernur Jakarta dan orang-orang heboh mencatat janji Jokowi dan Ahok selama kampanye. Lalu 2 tahun kemudian di tahun 2014 ini, Jokowi dikabarkan mencalonkan diri sebagai presiden (link). Orang-orang kembali meributkan janji tersebut.

Nggak mau ikut menghebohkan perihal janji ini sih. Tapi gw merasa keadaan yang ditimbulkan oleh Jokowi dan Ahok perihal janji ini adalah sesuatu yang baik. Keadaan di mana seseorang terbuka tentang janjinya dan orang-orang lainnya juga mengikuti perkembangan pengkonkretan janji tersebut.

Gw pun berharap keadaan ini bisa dilakukan nggak hanya terhadap Jokowi dan Ahok, tetapi juga terhadap pejabat-pejabat lainnya. Soalnya ketika masa kampanye seperti ini, yang bisa kita dapatkan dari para calon sebenarnya adalah janji kan? 

Gambar didapat dari : (link)

Janji tentang visi misi, program, slogan, dan lainnya. Tapi seringnya di masa lalu (sebelum Jokowi), kita seperti terserang amnesia terhadap janji-janji tersebut setelah si pejabat terpilih. Gw inget ketika SBY terpilih jadi presiden pun, yang santer dilihat hanyalah ketika 100 hari awal pemerintahannya (link dan link). Setelah itu kita tidak mendapat gambaran jelas tentang kebijakan-kebijakan pemerintah lainnya. Hanya yang menyeret isu sensitif saja yang banyak beredar.

Transparansi memang sudah harus diadaptasi oleh pemerintah untuk menyampaikan kepada rakyat hal-hal apa saja yang sebenarnya sudah mereka lakukan. Keterbukaan akan direspons masyarakat sebagai iktikad komunikasi yang baik. Bukankah para wakil rakyat itu katanya bekerja untuk rakyat? Yang berarti jika dilihat dari term bisnis, rakyat adalah klien mereka? Transparansi juga akan membantu mengetahui adanya indikasi korupsi dan tindak kriminal lainnya. 

Selalu bermimpi tentang indahnya hidup yang penuh kejujuran dan tanpa kepalsuan. Alangkah baiknya jika dunia ini dipenuhi rasa saling percaya satu sama lain sehingga hubungan antarmanusia pun dapat berjalan dengan sentosa :)

*ditulis oleh orang yang kecewa dengan dunia orang dewasa yang penuh kepalsuan*

----------

Oiya, karena di awal udah ngomongin janji kampanyenya Jokowi dan Ahok, gw lampirin lagi deh ya :D

 1.Tidak memakai Voorijder untuk merasakan juga kemacetan

2.Hanya 1 jam di kantor. Selebihnya, meninjau pelayanan publik di lapangan.

3.Tidak tersinggung dengan pertanyaan wartawan yang menyudutkan pihaknya

4.Tidak memberikan pentungan dan perlengkapan yang memungkinkan Polisi Pamong Praja memukul warga.

5.Menambah 1.000 unit bus Transjakarta (Jakarta, 24 Juni 2012)

6.Memberikan honor tambahan kepada Ketua RT/ RW di Jakarta sebanyak Rp 500 ribu per bulan, dan asuransi kesehatan. (Jakarta, 6 Juli 2012)

7.Memberikan asuransi kesehatan kepada semua anggota RT/RW..(Jakarta, pada 6 Juli 2012)

8.Akan memimpin Jakarta selama lima tahun. Tidak menjadi kutu loncat dengan mengikuti Pemilu 2014. (Jumpa pers di rumah Megawati Soekarnoputri, 20 September 2012)

9.Membangun perkampungan yang sehat dan layak huni. Hunian di bantaran Sungai Ciliwung di desain menjadi kampung susun. Melakukan intervensi sosial untuk merevitalisasi pemukiman padat dan kumuh tanpa melakukan penggusuran. (Debat Calon Gubernur DKI Jakarta, 14 September 2012)

10.Mengatasi banjir  dengan melakukan pembangunan embung/folder untuk menangkap dan menampung air hujan di setiap kecamatan dan setiap kelurahan. Mengintegrasikan seluruh saluran drainase agar terkoneksi dengan kanal-kanal pembuangan air.

11.Memperbanyak armada angkutan umum, terutama bus TransJakarta di koridor-koridor yang tetap dipertahankan sebagai jalur bus khusus. Merintis MRT/subway. Busway diubah menjadi railbus yang berkapasitas lebih besar. Dengan demikian yang bergerak warga bukan mobil.

12.Membangun Mal PKL, Ruang Publik & Revitalisasi Pasar Tradisional sehingga tidak mengganggu pengguna jalan. (Jakarta, 18 September 2012)

13.Membangun kebudayaan warga kota berbasis komunitas. Merevitalisasi dan melengkapi fasilitas kawasan Old Batavia.

14.Membenah birokrasi bersih dan  profesional agar pemerintahan berjalan bersih, transparan, dan profesional.

15.Memberikan pendidikan gratis Kartu melalui kartu Jakarta Pintar. Dengan kartu ini maka warga Jakarta dapat merasakan pendidikan gratis dari SD hingga SMA. Program ini telah berhasil diterapkan di Solo selama 5 tahun. (Kampanye di Kampung Sawah, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan, 29 Juni 2012).

16.Melegalkan tanah-tanah yang sebelumnya tidak diakui oleh pemerintah Provinsi DKI Jakarta atau tanah ilegal. (Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, 15 September 2012)

17.Melakukan redesain total dengan membangun Jakarta dari kampung-kampung. (Menteng Dalam, 14 September 2012).

18.Setiap kampung punya ruang publik, ruang hijau, serta drainase memadai dan punya tangki pembuangan komunal. (Menteng Dalam, 14 September 2012)

19.Melanjutkan program Kanal Banjir Timur serta pembangunan tanggul di tiap kecamatan.

Sumber: (link)

= to be continued =

Friday, March 14, 2014

Jokowi nyapres - Politik Santun - Teater Koma Demonstran (2014)

Akhirnyaaaa..

Jokowi mencalonkan diri sebagai calon presiden ! Kya kyaaa~ (link)

Dan, seperti biasanya si Bapak Jokowi ini sejak mencalonkan diri menjadi gubernur jakarta, kepilih, dan sekarang dalam proses mencalonkan diri jadi calon presiden, pastiiii banyak banget beritanya. Celotehan pun berkumandang di mana-mana. Well, gw ngebacanya via facebook dan twitter sih. Ada komentar positif, negatif, dan netral.

Kalo gw bakal dukung ga yah? Hm, mari kita lihat-lihat dulu aja ya siapa calon lain pesaing Jokowi. Kalo ada yang lebih baik, ya dukung yang lain. Tapi kalo ternyata Jokowi yang terbaik di antara calon lain, ya pilih Jokowi. Yang penting semoga siapapun yang terpilih nanti bisa membawa dampak baik bagi Indonesia :')

Lalu, pencalonan si Bapak Jokowi ini berpengaruh cukup baik lho terhadap kondisi perekonomian. Diberitakan IHSG, harga saham, dan nilai rupiah menguat ! (link) Tapi ada yang bilang sih kalo penguatan itu hanya euforia sementara saja, hihi (link).

----------

Nah, berhubung di awal udah ngomongin tentang politik, mari kita lanjutkan saja yukk. Eh tapi, gimana mau bahas ya kalo ga update tentang politik ? Well, mari kita buka cakrawala ! Salah satunya dengan membaca buku ini..

Politik Santun dalam Kartun 2

Another great book from Muhammad "Mice" Misrad berjudul Politik Santun dalam Kartun 2. Buku ini diterbitkan oleh Octopus Garden Publishing dan cetakan pertamanya terbit pada bulan Januari 2014. Buku ini adalah kumpulan kartun yang dibuat oleh Mice di koran Harian Rakyat Merdeka. 

Dengan membaca buku ini, tema politik yang kadang dianggap oleh sebagian orang tidak menarik dan membosankan, dikemas dalam format yang sederhana dan sedikit-banyak menyuarakan pendapat rakyat. Kartun yang digambar Mice khusus membahas peristiwa politik yang sedang ramai diperbincangkan dengan sentilan yang bisa mengundang senyum :D

----------

Kemudian, masih sedikit berhubungan dengan politik nih ya. Minggu lalu pada hari Sabtu, 8 Maret 2014, gw berkesempatan menonton pertunjukan Teater Koma berjudul Demonstran di Graha Bakti Budaya, TIM. Pas banget temanya dengan pemilu yang akan berlangsung di tahun ini ya :D

Ceritanya singkatnya, tokoh utama bernama Topan, dia adalah salah satu mantan demonstran pada tahun 1998. Kini dia telah hidup berkecukupan dengan istri yang cantik. Meskipun Topan sudah tak tertarik lagi dengan kondisi perpolitikan nasional, para mahasiswa tetap meminta bantuannya untuk memimpin demonstrasi menentang pemerintahan yang ada. Topan pun semakin gerah karena perjuangannya dia di masa lalu selalu dielu-elukan, bahkan sampai patung dirinya pun dibuat dan diresmikan oleh pemerintah. Topan tak kunjung terjun lagi dalam politik karena sebenarnya dia menyadari dirinya sendiri telah kotor dengan menyediakan lokasi lobi politik bagi para pejabat disertai hiburan esek-esek.

Namun kedekatan istrinya dengan seorang pejabat membuat Topan menyetujui untuk memimpin lagi demonstrasi. Sayang, Topan akhirnya tewas tertembak ketika tengah berdemo. Topan menjadi tumbal yang digunakan pemerintah untuk menyingkirkan para demonstran.

Lalu, mari beralih ke foto-fotooo~


Dan sedikit dari pertunjukannya..





Gw ga tau ya ada apa dengan Teater Koma dan banci. Soalnya setiap ada adegan yang ada bancinya itu selalu menarik dan lucuuuuuu :D Pementasan kali ini juga dekornya ga cuma di dalam teaternya aja lho, tapi di parkiran TIM juga didekor dengan nuansa demonstrasi. Sayang karena malam jadi gelap ga gw foto.

----------

Sippo. Segitu dulu updatenya. Sampai jumpa adios amigo~

= to be continued =

Wednesday, August 14, 2013

Update yang terlambat: Tarif Angkutan Umum per Juli 2013

angkutan umum di Jakarta
sumber: berita2bahasa.com (link)

Sehubungan dengan dinaikkannya tarif bbm pada tanggal 22 Juni 2013 untuk jenis premium (dari Rp4.500 menjadi Rp6.000) dan solar (dari Rp4.500 menjadi Rp5.500) (setkab.go.id, link), maka menjadi hal yang wajar banyak produsen yang merasa perlu melakukan penyesuaian harga untuk menutupi biaya bbm tersebut.

Tak ayal kenaikan harga bbm ini menjadi salah satu penyebab terbesar melonjaknya inflasi yang pada Juli 2013 tercatat sebesar 3.29%. Walaupun patut dicatat bahwa inflasi tersebut juga disebabkan oleh melonjaknya harga pangan karena bertepatan dengan bulan puasa dan lebaran, dan kenaikan tarif angkutan umum (antaranews.com, link).

Wacana kenaikan harga ini telah dibahas dari tahun lalu. Malah presiden hampir saja merealisasikan rencana kenaikan itu. Namun melihat banyaknya protes dari berbagai kelompok masyarakat, rencana yang tadinya akan diumumkan pada 1 April 2012 pun menjadi batal (note: ini suka gw jadiin bahan lawakan di kelas pas ngajar dengan bilang kalo di tahun 2012 SBY April Mop ke rakyat Indonesia :P).

Nah, pada tahun 2013, subsidi yang dikeluarkan pemerintah untuk bbm sudah sangat membengkak dan setelah ditelaah ternyata lebih banyak dinikmati masyarakat menengah ke atas (bisniskeuangan.kompas.com, link), maka rencana kenaikan harga tersebut harus segera direalisasikan untuk memperbaiki anggaran pemerintah agar subsidi bbm tersebut dapat dialihkan ke pembiayaan lain yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

sby, presiden yang pernah April Mop di tahun 2012
tetap semangat ya Pak !
sumber: google (link)

Buat yang merhatiin proses pemerintah mengambil keputusan pasti pada gemes deh ya. Lama bangeeeet. Bbmnya belum naik, eh harga barang lain udah naik duluan. Mana masalah bbm ini akhirnya digunakan sebagai komoditas politik beberapa partai. Udah males dan jadi nggak mau milih deh kalau ada partai yang sok-sokan bilang menolak kenaikan harga bbm demi kesejahteraan rakyat, bohong bangeeeettttt.

Lalu lalu, setelah prolog yang lumayan panjang ini, marilah kita masuk kepada pokok tulisan, yaitu tarif angkutan umum. Walaupun mendukung kenaikan tarif bbm, tapi berasa juga deh pengeluaran jadi bertambah. Utamanya yang langsung terasa adalah kenaikan tarif angkutan umum.

Dari artikel yahoo (link) beberapa tarif angkutan umum baru yang berlaku dari hari Jumat, 12 Juli 2013, di antaranya:

1. Bus kecil dan bus sedang
   a. Penumpang umum Rp 3.000
   b. Pelajar Rp 1.000

2. Bus besar reguler/patas
   a. Penumpang umum Rp 3.000
   b. Pelajar Rp 1.000

3. Tarif Taksi
   a. Flag Fall Rp 7.000
   b. Kilometer berikutnya Rp 3.600
   c. Biaya Tunggu per jam Rp 42.000

4. Tarif Angkutan Bus Kota Non Ekonomi
   a. Bus sedang AC Rp 6.000
   b. Patas AC Rp 7.000
   c. APTB (jarak 30 KM) Rp 8.000

Untuk lebih rincinya bisa juga dilihat di halaman detik.com (link).

Dua kabar menggembirakan adalah dari angkutan transjakarta dan kereta commuter line. Tarif transjakarta tidak naik, tetap Rp3.500 saja (megapolitan.kompas.com, link). Tarif kereta commuter line malah menjadi lebih murah. Tarifnya adalah Rp2.000 untuk 5 stasiun pertama, dan Rp500 untuk 3 stasiun berikutnya (tempo.co, link).

kereta commuter line, 
di tengah kenaikan harga angkutan umum, tarif CL justru turun !
sumber: google (link)

Tapi dari berita ini (tempo.co, link) PT KAI memberitahukan bahwa perusahaannya menderita rugi sebesar 4 miliar rupiah dikarenakan banyaknya kartu single trip (satu kali perjalanan) yang tidak dikembalikan akibat banyak penumpang yang keluar stasiun tidak pada tempat yang tersedia. Akhirnya PT KAI akan mencoba kebijakan baru yaitu diadakannya uang jaminan tambahan sebesar Rp5.000 sehingga jika ada kartu yang hilang PT KAI dapat menutupi kerugian tersebut (tempo.co, link). Kebijakan baru itu akan dimulai rencananya pada tanggal 20 Agustus 2013 mendatang.

Berita-berita di atas telah cukup jelas menyampaikan informasi tentang besaran tarif angkutan umum yang akan naik, Sayangnya, ada juga angkutan umum yang kenaikannya nggak bisa diprediksi, yaitu ojek dan bajaj ! Wih, karena pakai sistem tawar-menawar, kalau nggak sering naik bisa-bisa kecele dengan harga yang diajukan si abang ojek dan bajaj, hehe.

Semoga informasi ini bisa bermanfaat yaa, terutama untuk para pengguna kendaraan umum di Jakarta. Nah, kalau buat yang di luar Jakarta gw kurang tau nih. Misalnya ada yang punya info boleh share juga lhoo ;)

Semoga juga angkutan umum bisa semakin baik ke depannya sehingga lebih banyak lagi orang yang akan beralih menaikinya. Say yes to jalanan bebas macet dan berkurangnya polusi udara ! :D

= to be continued =

Monday, February 11, 2013

Update yang terlambat : Banjir Jakarta Januari 2013

Ini adalah update yang terlambat, tapi terlambat lebih baik daripada tidak sama sekali, bukan ? *ngeles :P

----------

Banjir Jakarta

Ini banjir yang melanda Jakarta pada Januari 2013 lalu. Banjir yang kemudian menghasilkan putusan masa tanggap darurat banjir selama 10 hari dari tanggal 17-27 Januari 2013 oleh pemerintah DKI Jakarta.

Banjir kali ini dikabarkan terjadi karena siklus 5 tahunan -- yang sebenarnya agak terlambat, karena kalau dihitung terakhir tahun 2007, harusnya kan pas 2012 ya datangnya ? Tapi saya sendiri cukup muak jika dikabarkan seperti itu. Hey, kita ini manusia lho, kita memang tidak bisa mencampuri urusan Tuhan ketika dia sedang mengatur cuaca, tapi tentu kita bisa berusaha yang terbaik untuk mencegah banjirnya kan ? Apalagi dengan kata "siklus", berarti ini memang sudah sering terjadi, bukan ? Apakah kita tidak bisa belajar dari pengalaman yang telah lalu agar musibah ini tidak terulang lagi ? Apa jangan-jangan karena sudah terlalu sering terjadi kita malah kemudian terbiasa dan membiarkannya ?

Malas juga mendengar ketika bencana ini jadi kepentingan beberapa golongan. Saya sempat baca dan dengar bahwa Jokowi mengeluarkan perintah bahwa jika ada parpol yang ingin membantu, dia akan mempersilakan asalkan mereka tidak membawa simbol-simbol tertentu. Saya tahu sebentar lagi tahun 2014 tiba di mana akan menjadi tahun pemilu untuk legislatif dan eksekutif, tapi tak bisakah kalian membantu dengan ikhlas demi kemanusiaan tanpa harus gembar-gembor sekalian promosi ?

Yeah, cukup ngedumelnya deh. Alhamdulillah banjirnya selesai juga. Walaupun BMKG masih mengingatkan bahwa musim hujan masih akan berlanjut di bulan Februari. Semoga yang terbaik lah untuk Jakarta :)

Lalu akibat peristiwa banjir ini, blog saya sempat dikunjungi beberapa orang yang mencari informasi tentang almamater SMA saya tercinta yang memang dikabarkan juga terkena banjir, yaitu SMAN 8 Jakarta. Sayang informasi terakhir adalah yang saya tulis ketika tahun 2007 di postingan berjudul "the annual flood in SMAN 8 Jakarta" (link). Saya sebenarnya sudah berkeliling di beberapa portal berita, dan juga facebook orang-orang yang saya tahu masih berkunjung ke sana untuk mengetahui perkembangan yang ada.

Seperti biasanya, SMA saya tercinta itu memang terkena banjir. Tahu Kampung Pulo yang berlokasi dekat Kampung Melayu yang terkena banjir parah sehingga banyak warganya yang diungsikan ? Well, sekolah saya sangat dekat lokasinya dengan Kampung Pulo. Terlebih lagi, SMA saya letaknya memang rendah, jadi air yang larinya ke sana. Air menggenang hingga 1 meter lebih. Tapi ini masih lebih baik dari tahun 2007 lalu di mana air menggenang hingga menenggalamkan lantai 1.

Berita lengkap bisa dicari di google. Sekarang, sharing foto aja ya


 Banjir tampak atas



guru dan karyawan bahu-membahu 
membersihkan lumpur yang menggenang

Wacana untuk memindahkan lokasi SMAN 8 Jakarta sudah muncul lama, tapi realisasinya entah kapan. Banjir memang bencana, tapi bagi para siswa SMAN 8, banjir menjadi salah satu kabar gembira karena adanya tambahan liburan di antara hari sekolah yang berat. Malah mungkin banjir ini menjadi salah satu trademark dan kenangan yang paling diingat bagi para siswa dan alumni SMAN 8 ya haha

= to be continued =