Showing posts with label my school. Show all posts
Showing posts with label my school. Show all posts

Friday, December 16, 2016

Paruh Kedua 2016 bersama Bestari

Salah satu teman baik yang saya kenal dari SMA 8 angkatan 2008. Kuliah di jurusan dan fakultas yang sama yaitu Manajemen FEUI. Tinggal di satu kosan yang sama kira-kira 4 tahunan (cmiiw) Pondok Kartini, Kutek.

Setelah lulus kuliah, masing-masing menjalani hari dengan karier yang dipilih. Saya menetap di satu perusahaan. Bestari lebih petualang, mencoba peruntungan hingga ke negeri di seberang lautan. Beruntung teknologi komunikasi yang canggih masih dapat menyatukan. Hingga paruh kedua 2016 yang saya rasa cukup menyakitkan di awal, tetap bisa menyenangkan karena bisa meluangkan waktu bersama Bestari :)

Saya sempat menggabungkan beberapa foto kegiatan bersama Bestari di instagram. Bersama penjelasan foto yang saya coba uraikan layaknya puisi ala-ala :P


Terbiasa melakukan perjalanan sendiri, jadi bersyukur ketika ada yang bersedia menemani.
 

Dari baju dan muke rapi, hingga berantakan lepek sana-sini.

Menyusuri jalanan Jakarta pun jadi petualangan berarti. Ancol, monas, TIM, taman menteng, dan taman suropati. Kfc, McD, dan kafe tempat ngopi. Jalan kaki, menonton film, dan membicarakan permasalahan hidup juga ekonomi. Selfie pun jadi seru karena muka sumringah tak lelah untuk berekspresi.

Terima kasih atas kebersamaannya. Semoga semesta bisa mempertemukan kita lagi dalam simfoni kehidupan suatu hari nanti :)

Alia dan Bestari, Juli - Okt 2016.

Terakhir bertemu Bestari adalah ketika menonton stand up comedy Juru Bicara Jakarta oleh Pandji Pragiwaksono di Kota Kasablanka. Saat itu bersama Dadi juga. Malam yang super menyenangkan. Sayang harus berjalan begitu cepat.

 Alia, Bestari, dan Dadi menonton Juru Bicara Jakarta 101216

Seperti akhir dari puisi ala-ala di caption instagram, semoga semesta mempertemukan kita lagi ya Best! Tetap sehat dan semangat di Bali. Semoga selalu berbahagia dan bisa mensyukuri hidup apa adanya :)

Monday, October 19, 2015

Nisao's Happy Day

Salah satu teman terbaik yang saya kenal dari SD, Nisao, berkesempatan melewati salah satu fase dalam kehidupan dewasa, yaitu menikah! :D

Calonnya juga teman saya sejak SD. Karena in fact, saya, Nisao, dan si calonnya yang bernama Angga, satu sekolah dari SD hingga SMA. Saat kuliah, saya melanjutkan di UI, Nisao di APU Jepang, dan Angga di NUS Singapura.

Walaupun terpisah darat dan lautan, ternyata hubungan mereka bisa berlanjut dari yang tadinya hanya teman menjadi cinta! :)) Hingga pada tahun 2015 ini, mereka berdua bisa mengikuti sunnah Rasul untuk menikah :')

Thursday, September 10, 2015

10 Years with Widiyong and Lija


Aliyong dan Widiyong.
Tapi nama gw nggak jadi Lizong ya πŸ˜‚

10 tahun menjalin persahabatan dengan mereka. Dari anak SMA polos yang suka baca komik sampe perempuan dewasa yang sesekali baca novel roman picisan. Dari anak SMA yang tinggal sama orang tua sampe anak kuliah yang bahu membahu mengarungi bahtera kos-kosan. Dari anak SMA yang suka makan Soto Madura sampe perempuan dewasa yang suka makan cheese cake.

Pokoknya banyak metamorfosis yang terjadi tetapi berita baiknya, dari dulu sampe sekarang kita masih bareng πŸ’—πŸ’—πŸ’—

#BestFriends

Repost dari blognya Liza Farihah (link).

Thank you :)

= to be continued =

Saturday, August 22, 2015

Perbandingan antara Blog, Twitter, Facebook, Instagram, WA, dan Line

It's gonna be a long post, for sure..

----------

Well, membuat postingan ini dengan tujuan ingin mengetahui lebih dalam kenapa saya mulai ngebiarin blog ini nggak keupdate lagi. Kalau boleh ngeles, alasannya adalah karena saya mulai join media sosial baru, yaitu instagram! Terus saya selama 2 minggu ini keasikan di sana, rajin update, yang akhirnya nggak ngisi-ngisi blog, haha.

Saya selama ini memiliki beberapa akun media sosial dan jadi ingin membandingkan secara sederhana. Ikutnya cuma sedikit sih, tapi dari yang sedikit itu saja saya bisa mengambil beberapa hal, di antaranya:

1. Blog

Gambar dari www.brandwatch.com (link)

Saya sudah ngeblog sejak tahun 2006 di friendster. Lalu pindah ke blogspot dari tahun 2007 sampai sekarang. Saya punya blog lain di wordpress, tapi itu hanya untuk konsumsi pribadi saja.

Blog sebetulnya adalah tempat menulis. Seperti sebuah buku harian yang bisa diisi berbagai macam media seperti tulisan, video, lagu, foto, gambar, dll. Tapi kini banyak juga orang yang mengisi blognya dengan informasi super bermanfaat sehingga bisa dikutip oleh orang lainnya.

Buat saya, kelebihan blog dibanding media sosial lainnya adalah dia memiliki archive alias penanggalan yang jelas, dari tahun, bulan, tanggal, hingga ke label apa yang kita sertakan di setiap postingan. Asal kita membuat judul yang jelas, maka kita dengan mudah mencarinya. Berbeda dengan media sosial seperti facebook, twitter, instagram, dll yang tidak memiliki archive yang jelas, sulit untuk dicari via google, dan harus siap-siap men-scroll jauh untuk mencari postingan misalnya yang kita tulis setahun lalu.

Banyak website yang menyediakan fasilitas blog, misalnya blogspot, wordpress, tumblr, dll.

Beberapa website yang menyediakan blog
Gambar dari www.blogeasyway.com (link)


2. Twitter

Gambar dari www.dailygenius.com (link)

Sebelum twitter, saya terlebih dulu nyemplung ke plurk. Keduanya memiliki kesamaan, yaitu hanya menyediakan 140 karakter untuk menulis, itulah mengapa twitter dan plurk disebut sebagai microblog. Karena keterbatasan kata, muncul website yang dapat membantu memperpendek link ketika kita ingin membagi alamat suatu website (jangan bingung ya bacanya).

Saya mulai memiliki twitter dari tahun 2010. Alasannya adalah karena biro pendidikan kampus saya memilih twitter sebagai media untuk memberi tahu tentang penambahan dan pembatalan kelas. Postingan bisa dilihat di sini (link). Sebelumnya saya merasa memiliki plurk saja sudah cukup karena beberapa teman saya sudah di sana. Tapi kalau dilihat sekarang, plurk sudah penuh dengan iklan, juga teman-teman saya akhirnya hijrah sudah tidak memakainya lagi.

Di twitter, kita bisa berbagi tulisan, foto, dan video. Ketika kita ingin menulis lebih dari 140 karakter, kita bisa membagi tulisan menjadi beberapa bagian dan menyatukannya lewat hashtag (#). Dengan adanya hashtag, ketika kita ingin membaca semua tulisan secara berurut, kita tinggal mengklik atau mencari dengan mengetik hashtag dan kata tersebut di kolom pencarian.

Twitter memiliki home yang terupdate secara sistematis berdasarkan waktu. Informasi yang beredar di twitter sangat cepat berganti. Biasanya untuk memastikan orang lain membaca tweet kita, kita harus siap-siap untuk mengulang tweet tersebut pada jam-jam strategis orang membuka twitter.

Di twitter ada istilah "retweet", yaitu untuk mengopi tweet orang apa adanya tanpa harus menulisnya ulang. Ketika kita me-retweet, sumber asli yaitu username orang yang pertama kali menulis informasi akan tetap ada. Istilah lainnya adalah "trending topic", yaitu topik yang sedang ramai diperbincangkan. Indonesia menjadi salah satu negara yang sering memunculkan trending topic world wide karena ternyata Indonesia menjadi negara ke (antara) 4 atau 5 pemilik akun twitter terbanyak (maaf agak galau karena ada 2 sumber di sini ((link)) dan sini ((link))).

Contoh trending topic, klik gambar untuk memperbesar
Gambar dari www.carapedia.com (link)

Buat saya, bersosialisasi lewat twitter atau plurk itu lebih kepada mumbling sendiri atas suatu pikiran selintas. Saya merasa kurang betah hanya bisa menulis sebanyak 140 karakter saja untuk mencurahkan perasaan saya. Plus juga sulit mencari tulisan saya yang sudah diposting di waktu yang lalu, harus rajin-rajin men-scroll. Jadi, menurut saya sharing di twitter itu semacam sharing yang mudah terlupakan nantinya.

3. Facebook

Mike Zuckerberg, kreator facebook
Gambar dari google

Oke, ini adalah media sosial yang membuat saya benar-benar merasa bersosialisasi dengan orang lain dengan intens. Saya mulai menggunakan facebook dari tahun 2008. Facebook memiliki wall yang isinya adalah update dari teman-teman maupun kita sendiri. Wall facebook mirip dengan twitter, yaitu sistematis berdasarkan waktu. Tetapi beberapa waktu ini facebook mulai mengubah algoritmanya yang menyebabkan isi wall kita hanyalah update dari orang-orang yang profilenya sering kita lihat dan kita berikan komentar.

Saya menyadarinya dari tahun lalu, yaitu ketika saya bingung, scroll wall kok muncul updatenya itu lagi itu lagi ya. Ternyata itu akibat algoritma yang diubah. Tujuan facebook mengubahnya sebenarnya agar tidak terjadi banjir (flooding) informasi. Kejadian di twitter di mana kita dengan mudah ketinggalan informasi jadi teratasi karena informasi yang kita inginkan akan sering muncul, sedangkan informasi yang jarang (atau tidak) kita butuhkan tidak akan muncul.

Contoh halaman profile facebook
Gambar dari https://harryshou.wordpress.com/ (link)

Celakanya kalau lagi ada kontestasi politik, bisa-bisa wall kita isinya orang-orang yang sepemikiran sealiran semua, sehingga kita jadi tidak bisa melihat keadaan dari perspektif yang berbeda. Makanya kalau sudah mulai acara pemilu atau ada masalah yang sedang diblow up, saya berusaha membuka profile dan artikel orang sebanyak mungkin, baik yang sepemikiran maupun yang tidak. Hasilnya tentu saja wall saya seperti orang sedang berantem karena setiap pendapat yang muncul semuanya bertolak-belakang. Tapi itu membuat saya bisa melihat suatu hal dari banyak perspektif. Walaupun ujungnya tetap saya punya satu pendapat sendiri sih, hehe.

Sebelumnya facebook tidak memiliki archive sama sekali, tapi sekarang facebook memiliki archive walaupun masih kurang lengkap. Archievenya dibagi per tahun. Saya tadi sempat ingin mencari postingan pertama saya di facebook, dan, scrollnya lama nian, ga sabar euy nunggunya.

Di facebook kita juga bisa memilih opsi "see friendship" jika ingin melihat interaksi kita dengan orang lain. Oya, adanya opsi status hubungan seseorang seperti "in relationship" dan "married" menjadi cara mudah supaya kita bisa stalking tanpa ketahuan. Waktu saya SMA dan kuliah dulu sih banyak temen saya yang suka gonta-ganti status dari "single" ke "in relationship" ke "single", terus kita jadi suka ngegosip ini mereka putus sementara gegara berantem apa putus selamanya :P

4. Instagram

Logo instagram boleh ambil dari google

Ini media sosial paling baru yang saya ikuti, dari Agustus 2015. Saya mengikutinya dalam rangka suatu tujuan yang entah kapan akan jadi konkret, yang penting medianya saya cobain dulu biar ngerti, hehe.

Inti dari media sosial ini adalah posting foto atau video. Nggak akan bisa posting di instagram kalau tidak ada foto dan videonya. Maka itulah gegara media sosial ini, penggunanya semua seakan berubah jadi fotografer profesional. Banyak yang akhirnya mendalami tentang fotografi demi menghasilkan foto yang bagus di instagram. Pun ini mengubah kebiasaan banyak orang menjadi suka "selfie" alias memfoto diri sendiri. Acara makan dan jalan-jalan juga tidak ketinggalan pasti HARUS selalu ada sesi foto-fotonya.

Sebenarnya habit tersebut sudah dimulai dari adanya facebook sih, tapi instagram ini sepertinya makin memperhebat dampaknya.

Instagram sebenarnya adalah sebuah aplikasi khusus untuk handphone iphone. Tapi kemudian aplikasi ini dibeli oleh facebook yang membuatnya bisa digunakan di handphone android. Oya, itu juga keistimewaan instagram, hanya bisa dikelola lewat handphone. Kita tetap bisa membukanya lewat komputer atau laptop, tapi hanya untuk melihat foto, like, dan mengomentari. Posting tetap harus lewat handphone.

Seperti facebook dan twitter, instagram juga memiliki home yang disusun berdasarkan waktu. Tapi kalau di facebook, kita bisa membuat satu album ketika ada banyak foto yang diupload. Pun nantinya di wall hanya jadi satu postingan saja. Sedangkan di instagram itu exactly satu per satu foto yang muncul. Jadi kalau ada satu acara yang fotonya bejibun, siap-siaplah rajin men-scroll karena foto yang muncul bisa foto acara yang sama terus selama beberapa waktu.

Tampilan instagram di tahun 2012
Gambar dari http://blog.instagram.com (link)


Di media sosial inilah saya pertama kali merasa kesal sama yang namanya online shop. Online shop sudah menjamur dari facebook dan twitter, tapi saya tidak merasa terganggu karena mereka sudah bekerja sama dengan website facebook dan twitter lewat postingan promoted berbayar, dan mudah sekali ditutup, selanjutnya dia tidak akan pernah muncul lagi.

Nah, di instagram ini, saya merasa hanya mengikuti sedikit sekali online shop (kurang dari 5 lah), tapi mereka-mereka ini gigih sekali untuk posting berkali-kali. Postingnya pun nggak cuma produk sendiri, tapi produk punya orang lain juga diposting. Dan setelah membaca satu buku tentang bagaimana cara jualan di instagram (link), saya jadi mengerti maksud mereka melakukannya. Meskipun begitu, itu tidak menghentikan kekesalan saya. Soalnya saya follow sebuah online shop hanya untuk mengetahui info produk si online shop itu saja, saya merasa tidak butuh posting iklan produk lain yang tidak berhubungan. Sampai akhirnya saya menyeleksi lagi mana online shop yang isi postingnya hanya iklan, saya unfollow saja dia. Nanti kalau sewaktu-waktu butuh, gampang saya add lagi. Toh tidak ada limit friend di instagram.

Kekurangan instagram adalah tidak bisa posting kalau tidak ada foto, mudahnya banjir informasi, capek nge-scroll ketika mencari foto (tapi kalau foto tersebut dilengkapi hashtag biasanya jadi lebih mudah), dan foto milik orang lain yang kita lihat tidak bisa dikopi dan disimpan. Ini adalah cara instagram untuk melindungi hak cipta pengupload. Padahal sih kalau mau usaha sedikit dikasih watermark juga hak ciptanya nggak hilang kok. Abis banyak foto dan quote bagus-bagus di instagram yang menarik untuk disimpan dan dibaca kembali. Sayang nggak bisa dilakukan.. :(

5. Whatsapp dan Line



Ini digabung aja ya pembahasannya karena mirip-mirip. Whatsapp (kemudian ditulis wa) dan line adalah media sosial berupa aplikasi yang bisa didownload dan berfungsi menggantikan sms. Kita bisa terhubung dengan koneksi internet, jadi sesering apapun mengirimkan pesan, selama ada koneksi internet, pesan kita akan sampai. Selain menghubungkan orang per orang, di wa dan line kita juga bisa membuat grup. Banyak orang yang memanfaatkan fasilitas ini untuk bisa membuat grup satu sekolah, satu organisasi, satu kantor, satu proyek, bahkan grup keluarga juga ada. Sekarang wa dan line juga menyediakan free call di mana kita bisa menelpon gratis menggunakan koneksi internet yang ada.

Saya cenderung lebih menyukai wa karena lebih simpel dan tidak banyak iklan. Satu-satunya yang saya sukai dari line adalah stiker alias emoticonnya yang lucu-lucu. Tapi kalau memakai line, kita harus siap mendapat pesan setiap hari dari akun-akun official line seperti line quiz, line event, dan line shopping yang menyebarkan iklan sponsor yang bekerja sama dengannya. Walaupun untuk seorang loner seperti saya, pesan ini jadi membuat handphone saya lebih hidup dan diperhatikan, hehe.

----------

Masih banyak lagi akun media sosial yang belum saya punya, misalnya

- Youtube, tempat di mana kita bisa berbagi video
- Skype, dapat digunakan untuk chat maupun video cam
- Linked in, media sosial untuk berbagi informasi tentang profesi dan pekerjaan
- 9gag, imgur, dan website lain tempat berbagi foto dan video bertema humor
- dan lain-lain..

Pertumbuhan media sosial dirasa sangat cepat. Ada juga media sosial yang akhirnya ditinggalkan para penggunanya dan ditutup, misalnya friendster dan situs blog multiply. Dengan ditutupnya media sosial tersebut, maka seluruh postingan baik tulisan, foto, dan video yang dishare akhirnya hilang.

Maka itu, sangat penting bagi kita tidak hanya mengandalkan situs internet untuk menyimpan data yang ada. Juga perlu diingat, sekali kita men-share tulisan, foto, atau video, maka postingan tersebut bisa selamanya ada di internet. Berhati-hatilah dalam memposting karena postingan tersebut bisa memengaruhi citra kita di masa depan. Kini orang cenderung menilai orang lain hanya dari tampilan media sosial yang ada. Padahal banyak juga orang yang berusaha membuat tampilan media sosial yang indah, padahal di kehidupan nyata, hidupnya tidak sama dengan yang ada di media sosial tersebut.

= to be continued =

Tuesday, April 21, 2015

Nikahan Sarah - Haidir, Nia - Fery, dan Uswah - Ived

Gw akan menulis tentang 3 acara nikahan yang gw datangi:

----------

Nikahan Sarah - Haidir
-----

Acara nikahannya dilaksanakan Sabtu, 7 Maret 2015 di SMA Percik yang berlokasi di Duren Tiga. Tadinya gw kira nikahannya bertempat di aula, ternyata nikahan ini bertema pesta kebun yang berarti outdoor. Dari jauh-jauh hari di undangan sudah tertera bahwa para tamu sebaiknya tidak usah mengenakan high heels karena tidak cocok dengan tema pesta kebun yang ada.

Dari keduanya, yang gw kenal adalah Haidir. Dia adalah senior gw di SMA. Kenal dekatnya karena dia berada di organisasi yang sama dengan gw, dan ada momen di mana gw akan mengikuti LKS (Latihan Kepemimpinan Siswa) untuk bisa menjadi pejabat di organisasi. Nah, si Haidir ini adalah senior yang tahun lalu ikutan LKS, jadi dia bertugas untuk membimbing kami juniornya yang baru mau ikutan.

Gw datang ke resepsinya yang diadakan dari jam 4 sore. Dekornya cantik dan romantis. Makanannya enak. Nggak nyangka halaman sekolah bisa didekor jadi tempat pernikahan yang super oke. Minusnya adalah di tengah-tengah acara sempat hujan yang membuat tamu sempat bubar mencari tempat berteduh, dan adanya orang-orang yang merokok. Yah namanya juga outdoor ya, jadi agak susah juga mencegahnya.

Ternyata tema pesta kebun itu seru juga ya. Diadakannya juga sore jadi nggak gerah. Tinggal mungkin pemilihan tanggalnya aja supaya nggak pas musim hujan. Pengantinnya tadinya juga yang nggak cuma berdiri di pelaminan, tapi berjalan-jalan untuk menyapa tamu. Cuma ya tadi gegara di tengah-tengah hujan jadi pengantinnya balik ke pelaminan dan tamunya yang salaman ke sana. Jadi pengalaman menarik banget buat gw karena ini adalah pertama kalinya gw dateng ke pernikahan outdoor tema pesta kebun :D

 
Detik-detik pengantin memasuki venue

Dekorasinya penuh dengan warna pink dan putih

Tempat duduk bagi para undangan

Meja makanan

Hiasan kandang burung yang makin mempermanis

Meja tempat foto kedua mempelai. 
Fotonya masing-masing, ga ada foto ala prewednya :)

 Pelaminan tempat duduk mempelai dan orang tua

Yes it is :)

Ini orang yang nemenin gw dateng ke acaranya:


Pas ngeliat hasil fotonya, si Mas Ndut bilang doi lupa nahan napas jadi keliatan jelas deh perut buncitnya. Gapapa kok tetep unyu biar buncit juga :3


----------

Lalu 2 acara nikahan yang gw datengin di hari Sabtu, 4 April 2015.

Di hari itu gw berkesempatan datang ke dua acara nikahan. Pertama, nikahannya Nia - Fery di Bekasi, dan nikahannya Uswah - Ived di TMII. Undangan dari Uswah - Ived sudah datang 2 minggu sebelum hari H dan gw udah meniatkan diri untuk datang ke sana. Eh ternyata 1 minggu kemudian dateng undangan dari Nia - Fery. Gw tadinya udah galau karena udah niat dateng ke acara Uswah - Ived yang undangannya lebih dulu nyampe. Tapi si Nia ini adalah salah satu rekan sekosan pas kuliah plus doi ini anaknya supersibuk dan jarang banget kedengeran kabarnya, tau-tau udah ngasi undangan nikah aja. Khawatir kl ga kesampean dateng ke acara doi, bakal susah banget banget ketemu doi lagi.

Jadilah gw menyusun rencana gimana caranya supaya gw bisa dateng ke dua acara itu. Oke, pagi ke akadnya Nia Fery, siang ke resepsinya Uswah - Ived. Alhamdulillah rencananya berhasil dengan baik dan kita bisa tiba tepat waktu, yeay! :))

----------

Nikahan Nia - Fery
-----

Gw berangkat naik taksi. Siap-siap dari jam 6, lalu jam setengah 7 otw. Nyampe Bekasi jam 9 kurang. Itu kepagian, karena ternyata gw salah baca undangan, kirain jam 9 akadnya, ternyata jam 10, hehe. Yowis gapapa daripada telat ya.

Nia dan Mas Fery ini kenalan ketika mereka sedang kuliah bareng S2. Sekarang mereka berdua bekerja sebagai dosen untuk mahasiswa S1. Oya, mereka sama-sama ambil jurusan arsitektur. Pas gw liat uang untuk seserahannya dibikin macem maket rumah-rumahan 3 dimensi gitu, uniknyaa :D

Pengantin pria memasuki gedung bersama keluarga

Seserahan uang yang dibentuk maket rumah 3 dimensi

Orang yang memimpin upacaranya (ini disebutnya apa yaa?) 
Oya maapin jempol saya ikut kefoto

Saat kedua pengantin menandatangani buku nikah

Saatnya berfoto bersama cincin~

Di sana juga bertemu dengan Widiya dan Ajeng. Mereka berdua pas banget bajunya berhijau-hijau, serasi dengan seragam keluarga pengantin, hihi. Ajeng emang dikasi kain sama Nia, kalo Widiya tanpa disengaja ;)

Alia - Ajeng - Widiya

Oiya, jadi fotografer untuk acara pernikahan itu susah bangeeeet yaa. Gw sama Widiya berusaha banget bisa punya foto bareng sama Nia karena kita berdua emang beneran cuma bisa dateng akadnya doang. Tapi hasil fotonya dudul semua hihi. Yaudah gw jadiin kolase aja buat kenang-kenangan :D


----------
Nikahan Uswah - Ived
-----

Perkiraan waktu akad yang salah tentu berkaitan erat dengan jadwal selanjutnya yang diharapkan tetap bisa sampai tepat waktu. Karena akadnya baru mulai jam 10, jadilah gw otw TMII baru jam 11. Padahal resepsi yang mau gw datangi berlangsung antara jam 11.00 hingga 13.00.

Tapi alhamdulillah gw tetap bisa datang tepat waktu. Plus rencananya sebenarnya udah tepat ke Bekasi dulu karena pas kita otw TMII jalanan udah mulai agak macet.

Yang bikin gw super semangat datang ke nikahan ini adalah karena kedua mempelai berkenalan ketika berada di SMA yang sama, dan mereka mengikuti organisasi yang sama. Dan gw ada di irisan yang sama dengan mereka. Kenal baik karena terutama di organisasi itu nggak banyak yang aktif, dan mereka berdua super menyenangkan ketika diajak menjalani kegiatan-kegiatan di organisasi tersebut :)

Mereka juga kuliah di tempat dan jurusan yang sama, Perminyakan ITB! Kayaknya keduanya juga bekerja di lapangan deh, walaupun perusahaannya beda. Seru banget yaa.

Meski begitu, cuma ini foto yang gw dapatkan. Parahnya, gw nggak inget-inget amat sama nama mereka semua, haha. Maafkan aku teman. Trus gw juga keliatan mungil gegara para cewe lainnya pada pakai high heels. Yasudahlah biar makin imut yaa :3

SMA 8 (hampir semuanya) angkatan 2008 :)

----------

Oiya, yang nemenin ke nikahan Nia - Fery dan Uswah - Ived fotonya belum ya~

Iya kita emang super bulet isi pipi semua :3


Well well, ada yang mau ngasih undangan nikahan lagi? :D

=to be continued =

Wednesday, March 11, 2015

Event di Pertengahan Maret 2015

Gw mau share juga ah poster acaranya di sini, siapa tau ada yang berminat :D


Pemutaran film gratis yang berkumpul menjadi antologi Surat Cinta untuk Jakarta. Awalnya diputar di TIM pada tanggal 14-19 Februari 2015, tapi kemudian pemutarannya diperpanjang di Blitz Megaplex Pacific Place pada tanggal 7 Maret pukul 20.00 WIB, 13 Maret pukul 19.00 WIB, dan 14 Maret 17.00 WIB.



Festival film pendek yang diadakan di Epicentrum XXI tanggal 18-22 Maret 2015. Festivalnya terdiri dari pemutaran film karya para finalis dari berbagai tema dan juga workshop dan seminar dari berbagai pembicara. Untuk jadwal lengkapnya bisa dicek di http://www.21shortfilm.com/ (link).




Kayaknya posternya cukup memperlihatkan isi acara dan kapan diadakannya ya. Beda sama 2 acara di atas yang kayaknya gw sepertinya bisa ikuti (walaupun yang festival short film itu gw nggak ikut sih nunggu film finalnya muncul aja), kalo acara yang ini agak fix gw ga bisa ikut. Padahal gw pengen bangetttttt. Gw penggemar puisi Pak SDD dan pengen bisa ikutan bangetttttt.

Salah satu kenangan gw dengan beliau adalah gw pernah ikutan seminar di FIB dengan pembicara beliau. Pernah juga papasan sama beliau, tapi gw bukannya minta ttd atau foto bareng, gw cuma bisa terpana aja liat dia jalan lewat di depan gw, hahah. Abis malu juga mau minta ttd karena buku dia yang gw punya adalah hasil fotokopi dari buku perpus sma :p

----------

Well, ada yang tau acara menari lainnya? Let me know yaa :D

= to be continued =

Friday, March 6, 2015

Meetings with People in Jan and Feb 2015

Selasa, 13 Januari 2015

Bareng sama Nisao menjenguk Pipito yang baru melahirkan anak pertamanya. Akhirnya gw punya teman yang cukup dekat yang sudah mencapai tahap punya anak! xD

Alia, Nisao, dan Si Ibu baru Pipito! :3

Anaknya lelaki, namanya Ghazi. Rencana mau jenguk ini alhamdulillah banget bisa kesampean pas di hari H Pipito melahirkan. Tadinya gw udah waswas gegara doi melahirkannya di daerah yang gw nggak tau (Cakung aja sih, tapi gw emang ga apal jalan huhu) dan itu adalah hari kerja yang berarti gw akan sulit ngajak orang lain barengan. Padahal pas hari itu gw liburrr. Yeah, the perks of having a flexible job, hehe.

Tak disangka ternyata di hari yang sama Nisao mengabarkan yang mestinya dia kerja kebetulan menjadi libur karena harus kontrol ke dokter. Disclaimer: Nisao dan Pipito ini sepupuan. Jadilah rencananya langsung agak spontan gw ikutan Nisao dan keluarganya yang emang hari itu udah mau kesana. Alhamdulillah gw sukses menebeng mereka, yeaaaay! :D
Sehat-sehat ya Pit, dan semangat menjalani peran baru sebagai ibu!

----------

Sabtu, 31 Januari 2015

Nonton Stand Up Comedy pertama di tahun 2015. Dan gw harus katakan gw menyesal menontonnya. Bukan, bukan karena acara Stand Upnya nggak oke. Oke banget kok. Cuma kayaknya gw nggak termasuk orang yang cocok dengan materinya :)


Jadi dapet ilmu baru kalau mau nonton sebuah acara bener-bener mesti diperhatikan tentang tema dan pengisinya sehingga yang didapat sesuai dengan yang diharapkan. Oya, nontonnya bareng sama Liza, Fadil, Dadi, dan Luqman. Nonton sama Liza ini bikin gw seneng banget karena gw emang udah nunggu-nunggu kapan bisa ketemuan sama dia setelah terakhir bertemu adalah 1,5 bulan yang lalu. Malah gw lebih seneng bisa ketemu Lizanya ketimbang nonton Stand Upnya hehe. Tapi udah berhasil ketemu malah lupa mau foto bareng ckck -___-"

----------

Minggu, 15 Februari 2015

Jadi panitia bagian registrasi untuk sebuah seminar PTN :)))


----------

Sabtu, 21 Februari 2015

Ke nikahan Ibnu Rusydi dan Salsabila di Gedung Kolagdam Bandung bersama rombongan TX-ers! :D


Gw dapet undangan dari Ibnu sekitar 2 minggu sebelum hari H. Tapi karena gw nggak tau gimana kesana dan mau bareng siapa, jadilah gw putuskan untuk nggak dateng. Eh tetiba 3 hari sebelum hari H Edo Tx 24 (masih banget yaa ngapalinnya gitu hehe) ngajakin gw untuk berangkat rame-rame ksana. Jadilah kita ber-12 dengan 2 mobil berangkat dari Jakarta jam 7 pagi dan tiba jam 9 pagi. Hanya 2 jam perjalanan sodara-sodara, alhamdulillah :)))

Gw emang super jarang pergi-pergi ke luar kota. Gw baru tau kalau mau masuk ke Bandung lewat Jalan Pasteur ada peraturan 4 in 1 (iya, nggak kalah sama jalanan sibuk Jakarta peraturannya malah masih yang 3 in 1) dan harus ada tempat sampah di dalam mobil. Mobil kita nggak sampai diperiksa banget-banget sih, tapi tetep aja banyak orang berjualan tempat sampah di sekitar gerbang masuk jalan tersebut.

Nyampe Bandung kita beristirahat sejenak dulu di rumah Tomi Tx 22. Rumahnya itu beberapa tahun yang lalu sering jadi basecamp kalo ada kumpul Tx cabang Bandung plus buat kalo mau ngadain bukpus. Kita sempet mau nyari tempat jualan indomie di sekitar situ tapi susah aja gitu loh. Akhirnya beli macem risol, lemper, cilok hihi.

Pas udah jam setengah 12an baru deh kita ciao ke venue. Di sana salaman, makan, shalat, terus siap-siap balik hiahaha. Tapi gw baliknya nggak bareng sama rombongan Tx, melainkan bareng Mas Buncit yang berbaik hati mau nyusulin ikutan kondangan :'))

makasi yaa udah mau nyusul buat nganterin pulang :'))

Perjalanan pulang juga kira-kira hanya 2 jam saja. Di hari Sabtu itu emang masuk ke long weekend gegara Kamisnya ada tanggal merah hari Imlek. Cuma ya estimasinya orang-orang banyakan berangkat Rabu malam atau Kamis pagi, dan baru pulang di hari Minggu jadi kita ga ikutan kena macet deh :D
----------

Jumat, 27 Februari 2015

Makan siang soto madura legendaris di SMAN 8 bersama Widiya :))


Tanggal 23 Februarinya Widiya ultah lhooo. Selamat menjalani usia baru ya Wid! Semoga tercapai segala cita-cita di tahun 2015 :D

----------

Tetiba sekarang udah bulan Maret aja, nggak berasa banget yaa :P

= to be continued =

Monday, September 29, 2014

Undangan Nikahan hingga bulan Sept 2014

Tahun ini kayaknya bisa gw nobatkan menjadi tahun pertama di mana undangan nikahan menjadi undangan rutin hampir setiap bulan. Wajar sih secara umur gw udah 24 pula, begitu pun umur teman-teman di sekitar yang notabene udah masuk usia nikah.

Sayangnya, karena tuntutan karier (cailah), beberapa kali gw sulit memenuhi undangan tepat waktu. Gw ga terlalu suka pergi malem, jadi gw seneng banget kl dapet undangan nikahan siang jam 11 sampe jam 1. Tapi karena jadwal gw sabtu dan minggu juga tetap harus masuk, dan jadwal itu paling cepat selesai jam 11 atau 12, jadilah gw hadir di nikahan udah mepet-mepet mau abis. Pernah juga dateng jam setengah 2 di mana pengantinnya udah pada ganti baju siap-siap pulang, haha. Tapi untunglah mereka masih ada di tempat dan gw masih bisa ketemu :')

Trus jadi pengen ngelist sampai bulan September ini nikahan siapa aja yang udah gw hadiri :D

- Nikahan Soraya 4 Januari 2014 di Gedung Pertamina, Cempaka Putih
- Nikahan Kak Sakti 31 Januari 2014 di Wiladatika, Cibubur
- Nikahan Kak Hisyam 28 Maret 2014 di Aula Kementerian Sosial
- Nikahan Anna dan Kak Fitra 19 April 2014 di Aula Kementerian Pertanian
- Nikahan Puti dan Timy 21 Juni 2014 di Balai Sudirman
- Nikahan Venty dan Kak Akbar 23 Agustus 2014 di Balai Sespima, Ciputat
- Nikahan Nay dan Kak Yahdi 30 Agustus 2014 di Cikarang
- Nikahan Nida Sadida 13 Sept 2014 di Auditorium PTIK, Kebayoran
- Nikahan Pipit dan Hammam 14 Sept 2014 di Cinere
- Nikahan Lugas 20 Sept 2014 di Gedung Serbaguna, Komplek DPR Kalibata
- Nikahan Kak Ian dan Kak Mita 27 Sept 2014 di Cijantung
- Nikahan Kak Tri 28 Sept 2014 di Mesjid sebelah Mal Kelapa Gading

Trus yang nikahnya Januari udah pada hamil euy. Ada juga nikahan yang gw ga bisa dateng, misalnya nikahan Pipito di bulan April gegara gw udah ada acara keluarga, sama nikahan Kak Dwi pengajar biologi di bulan Agustus karena gw baru selesai jam 12 dan doi nikahnya di Depok. Mau naik kereta juga kayaknya ga kekejar :(

Kak Akbar dan Venty. Gw sukses dateng jam 2, 
mereka udah pada ganti baju dan siap-siap pulang, 
tapi untunglah tetep masih ketemu :')

Nikahan Kak Hisyam di hari Jumat malem dan lokasinya deket rumah. 
Si kakak ini sepupu gw dan sodara juga banyak yang dateng ;)

 Nikahan Pipit-Hammam. Untunglah pergi rame-rame, 
dipandu google maps nyampe sana lewat jalan tikus berliku tapi ga macet, 
alhamdulillah nyampe dan pada belum bubaran :')

Btw, ga usah iseng nanya gw kapan ya, insyaallah kalo udah waktunya gw pasti woro-woro di blog ini huehehe.

= to be continued =

Monday, September 15, 2014

Liburan Lebaran Idul Fitri 2014 Mengunjungi Kartini dan Aya

Akhirnya bisa nulis lagiii

Mau cerita tentang yang perjalanan yang gw lakukan setelah lebaran Idul Fitri. Ada dua perjalanan, keduanya untuk mengunjungi teman baik ^^

----------

Jumat, 1 Agustus 2014

Mampir ke rumah Kartini menengok bayinya yang lahir pas malam takbiran. Lucuuuu mungillll. Trus namanya Alya, mirip nama gw huehehe. Lengkapnya Alya Nuri Malala. Yep, nama belakangnya Malala seperti nama pejuang perempuan Malala Yousafzai yang mengusahakan pendidikan untuk anak-anak di Pakistan.

Perginya bareng sama Liza dan Mas Buncit. Tadinya mau naik kereta, tapi akhirnya memutuskan untuk naik mobil. Di sana juga ketemuan sama Nay dan Kak Yahdi yang baru melangsungkan akad nikah dan mau mengabarkan tentang resepsi pernikahan mereka. 

Oiya, rumah Kartini ini di Tangerang. Menuju Tangerangnya sih gapapa karena lewat tol. Tapi pas udah keluar tol dan nyari-nyari rumahnya ini yang lumayan lama. Jadi Kartini ngasih alamat plus patokan deket sebuah masjid. Kita bertiga di mobil jadi terlalu fokus nyari mesjidnya karena dibilang mesjidnya ini gede. Ternyata di daerah rumah Kartini ini sangat religius karena mesjidnya lumayan banyak. Ada kali kita kesasar karena mendekat ke tiga mesjid yang tiga-tiganya bukan mesjid patokan yang ditunjukkin Kartini. Untunglah ada teknologi namanya handphone yaaa :'D

Tante Liza dan Tante Alia mengunjungi Umi Kartini dan Dek Alya ;)

Liza, Nay, Kartini, Alia, dan Mas Buncit

Kak Yahdi, Nay, Kartini, Alia, dan Liza

Sehat-sehat yaa Umi Kartini dan Dek Alya. Semoga  bisa tumbuh jadi anak yang dibanggakan oleh kedua orang tuanya :)

----------

Sabtu, 2 Agustus 2014

Besokannya mampir mengunjungi Aya di Karawaci. Berawal dari Aya yang nulis di status fesbuk kalo dia udah nyampe ke Jakarta lagi padahal orang-orang lain masih pada mudik gitu. Gegara tadinya dia dikasi tau kalo di hari Sabtu tanggal 2 itu dia mesti ke kantor ngurus sesuatu. Eh, dua atau satu hari sebelumnya gitu, dia dikasi tau kalo diundur jadi Senin aja. Jadilah dia agak bete dan bosen karena kosannya masih sepi penghuninya di luar kota semua.

Gw emang udah lama ga ketemu aya, terakhir kita ketemu pas dateng ke acara Mahawaditra tanggal 22 Maret 2014 di Balai Sidang UI Depok. Trus pengen janjian dan alhamdulillah pas masih libur lebaran ini bisa ^^

 Aslinya pergi bareng sama Reza

Trus ketemu sama Aya

Ini jadi perjalanan jauh volume selanjutnya. Sebelumnya kan yang ke Kota, lanjut ke rumah Kartini di Tangerang, sekarang ke Karawaci. Kalau ditanya apakah gw bisa mengulangi perjalanan itu lagi sendirian tanpa bantuan, gw masih nggak bisa. Gw masih butuh penunjuk jalan, huks. Mohon doanya supaya gw bisa segera menghapal jalan yaa :'D

Tapi perjalanan ini ga sesulit yang sebelumnya karena pertama, jalanan masih sepi karena masih libur lebaran, kedua, lewat jalan tol, dan tempat yang dituju deket banget dari jalan keluar tol, ketiga, parkirnya di mall yang sepi juga karena masih lebaran. Jadi, perjalanan ini ga begitu berat lah itungannya, apalagi ditemenin juga sama Mas Buncit :))

Pertama ke Mall Karawachi, trus ciao nyari makanan di suatu tempat *lupa namanya*. Makan ayam goreng sambil ngobrol-ngobrol. Ga berasa Aya udah selesai aja masa trainingnya dan udah diangkat jadi karyawan tetap. Ya nggak heran juga sih, doi kan lulusnya 3,5 tahun hehe.

Meeting with Aya

Seneng banget bisa ketemu Aya. Sehat-sehat ya Aya, banyak makan biar ga tambah kurusss. Jangan begadang melulu. Semoga kita bisa berjodoh bertemu di kesempatan selanjutnya yaa

= to be continued =

Saturday, January 18, 2014

Nikahan Iffah-Jay dan Soraya-Adit

Dua kondangan yang dihadiri dan belum dishare

Minggu, 1 Desember 2013

Nikahannya Iffah dan Kak Jay. Gw mengenal mereka berdua gegara si mas bun berada di satu organisasi yang sama dengan mereka. Nikahannya diadakan di Aula Serba Guna Komplek DPR RI, Kalibata. Nikahannya dipisah buat cewek-cowok. Tapi karena gw nggak punya cs untuk foto bareng, jadilah gw minta tolong si Liza untuk memfoto ketika gw mau pamitan pulang sama kedua pengantin, hehe


Lalu foto lainnya..


Sabtu, 4 Januari 2014

Nikahan Soraya dan Aditya. Gw mengenal mempelai wanitanya saja nih karena berkuliah di tempat yang sama. Sayang nggak ada foto angkatan sefakultas euy, jadi nggak kedapetan deh foto sama mempelai. Dan susah juga mau minta difotoin sendiri kayak cerita nikahan sebelumnya, hehe. Jadi fotonya sama teman yang bertemu di sana saja ;)

Oiya, nikahannya bertempat di Gedung Pertemuan Pertamina, Cempaka Putih Tengah.

Alia - Seza - Riska - Widiya

= to be continued =