Showing posts with label curhat. Show all posts
Showing posts with label curhat. Show all posts

Tuesday, September 13, 2022

September Ngungsi

 Hai blog. I miss youu

It feels great to have time to write in here. Apalagi kl bukan karena jadwal mengajar online yang tak ada siswanya hihi. But I'm happy everytime this happen kok wkwk

So, apa nih yang mau diceritain?

Well, hidup beberapa waktu terakhir rasanya gonjang-ganjing banget. Di antaranya:

- rumah yang plafonnya tiba2 roboh gegara ada gelas pop ice nyangkut di saluran air. Sebuah tindakan kecil sepele yang akibatnya sungguh luar biasa. Entah siapa yang iseng melempar, kl dicari juga pasti tidak ada yang mau mengaku. Tapi ya Allah, semoga Engkau ingatkan kepadanya entah lewat cara apa kl apa yang dia lakukan adl perbuatan yang tidak baik dan merugikan orang..

Tapi di balik setiap musibah pasti ada kejadian yang juga patut disyukuri

>> ndilalah malam sebelum kejadian, gw tantrum sampai nangis2 stres liat rumah berantakan dengan mainan ares, kerjaan jastip, dan berbagai bekas makanan dan minuman yang tumpah. Trus gw sama papacyin barengan beresin, nyapu dan ngepel. Semua barang2 jastip ditaro di belakang. Jadi barang jastip aman..

>> ndilalah di hari itu kita seharian keluar rumah. Ya anter ares sekolah, nunggu sambil nongkrong, jemput ares lanjut bawa ke dokter, ke mall iseng keliling, baru sorenya mau pulang buat mandiin bocah, yang nantinya dilanjut ke rs lagi. Pas sore pulang inilah kita tahu kl rumah sudah porak-poranda

- motor kenangan yang tetiba diminta untuk dikirim ke kampung. Memang bukan urusan saya, tapi ada efeknya secara ga langsung kepada saya. Mengikuti perjalanan untuk menghidupkan kembali surat2 dan memperbaiki mesinnya, mantap

- vanilla yang memang sudah waktunya akinya diganti. Tapi penuh syukur karena mobil ini sangat pengertian, mogoknya di garasi rumah. Alhamdulillah bisa memanggil THS sampai aman bisa menyala lagi

- harga BBM naik. Of course harga barang dan jasa lainnya ikut naik, termasuk ongkos gojek dan turunannya. Di saat pendapatan tidak meningkat, jastip nggak begitu rame, ya sudahlah, Allah SWT sebaik2nya penolong yang insyaallah Maha Kaya. Cukupkan dan lebihkan rezeki kami lewat jalan2 yang halal ya Allah, aamiin..

- living back in my parent's house yang tentunya ga sebebas di rumah sendiri. Tapi syukur alhamdulillah kami masih punya tempat untuk bernaung..

Berdoa semoga semuanya bisa membaik kondisinya, aamiin..

Thursday, June 2, 2022

Fun Fact about June

Tadinya mau nulis ini di instagram, tapi kayaknya bakal banyak banget viewersnya, jadi melipir ke sini deh, kayaknya lebih aman haha

Sebenernya tulisannya simpel sih, tapi ya mengandung kenangan masa lalu wkwk

Jadi saya itu lahir prematur. Saya lahir 1 bulan lebih awal dari jadwal seharusnya. Hal ini membuat saya lahir di bulan Mei.

Beberapa tahun yang berjalan, seperti yang juga terekam di sini, saya menjalani hidup dengan seseorang yang tanggal lahirnya itu di bulan Juni. Membuat saya jadi berandai2, coba aja saya lahirnya tepat waktu, nggak prematur, pasti saya bisa nih ultah deketan sama orang ini

Tapi saat itu saya pun senang2 saja karena jeda waktu ultah kita unik, yaitu 1 bulan 1 hari. Jadi inget2nya gampang.

Hal tersebut juga bikin saya merasa keunikan itu bisa dijadikan tanggal cantik. Yang bikin saya, mungkin juga cewe2 lain yang kl merasa sudah bertemu "the one" lakukan, berandai2 kapan kita akan menikah. Yes, I - am - that - freak wakakakakak

Jadi berikutnya saya mencari tanggal cantik itu, di bulan Juli tentunya, kapan si tanggal cantik ini akan jatuh di hari Sabtu atau Minggu. Oke, ternyata ada 2 tahun "terdekat", yaitu tahun 2017 dan 2018.

Perlu dicatat, saya barengan orang itu dari 2009, lalu saya memikirkan tanggal cantik itu di sekitaran tahun 2012-2013. Tentu saya sampaikan juga hal ini kepada orangnya. Responsnya? Ketawa-ketawa saja. Tapi saya nggak ada masalah karena toh tanggal itu masih cukup jauh.

Sampai akhirnya, tanggal itu semakin dekat..

Saya jadi deg2an. Ini kayak sebuah impian yang saya sudah idam2kan sejak lama. Ya, saya mau menikah di tanggal itu. Tentu orang yang kemungkinan besar saya ajak ya si orang itu. Tapi saat itu, tahun 2016, saya sedang ada masalah yang cukup pelik. Bodoh banget sih saya ingatkan dan katakan kepadanya kl waktunya semakin dekat, dan ya, saya mau menikah sama dia di tanggal cantik tersebut.

Hasilnya? Tentu, gagal.

Sebuah kegagalan yang bikin saya sedih sekali. Sedihnya, sedih banget. Apalagi ga lama dia udah punya cewe baru (alhamdulillah sekarang udh istri ya di tahun 2022 ini). Kayak hina banget rasanya saya udah lama punya impian seperti itu hahah.

Lanjutannya, saya berniat untuk celibate, alias, mau jadi single aja dulu. Saya nggak berniat mencari cinta yang baru, nggak berniat mencari pacar, saya mau "menikmati" kesedihan saya.

Buat sebagian orang, ini adl hal yang aneh. Tentu banyak yang menasihati saya agar tidak berlarut2 dlm hal ini. Tapi sebagai orang yang tahu pentingnya kecerdasan interpersonal, saya merasa lebih baik saya mengizinkan diri saya menyelaminya agar bisa melewatinya dengan ikhlas.

Sampai akhirnya muncul seseorang yang lain, saya cuma mewanti2 dia, saya cuma mau menikah. Kl tidak menuju pernikahan, sebaiknya hubungan ini tidak usah diada-adakan

Dan ternyata? Kejadian juga menikah sama orang ini haha

Dan betapa baiknya Allah, Dia memberikan beberapa hal kepada saya:

- Saya lamaran di tanggal cantik bulan Juli yang sudah saya idamkan sejak lama

- Saya dan suami tanggal lahirnya deketan, jadi kami benar2 bisa merayakan ulang tahun berdua. Tidak perlu berandai2 karena saya lahir prematur haha

- Orang ini betul2 muncul tepat waktu seperti perkiraan saya sebelumnya. Tentu semuanya atas izin Allah

Kadang saya berpikir, kok semuanya bisa sama seperti yang saya inginkan, tapi nggak sama orang itu sih ya Allah?

Tentu semuanya sudah by design yang terbaik dari Allah Swt ya untuk semuanya. Baik bagi saya, maupun bagi orang itu

Toh kami berdua juga baik2 saja tanpa ada sesuatu yang mengganjal lagi. Mungkin ya, mohon maaf jika masih tersisa kenangan2 seperti ini :)

Sampai kapan hal ini akan diingat2?

Bisa jadi.. selamanya.. hahah

Dan saya tetap perlu wadah untuk menumpahkannya. Jika tak ada satu orang pun yang bisa saya ceritakan tentang hal ini, saya bersyukur masih ada kamu, blog :))

Sunday, January 19, 2020

Good bye 2019, Welcome 2020

Hi blog, long time no see

2019 seperti berjalan begitu saja di blog ini. Tanpa catatan apapun.


Padahal banyak sekali hal yang terjadi. Jika diminta menyebutkan satu per satu, mungkin saya juga lupa detailnya. Tapi perasaan yang dirasa tetap tersimpan di memori. Jadi itu yang mngkin bisa saya ceritakan.

Secara general, mungkin akan melompat-lompat tidak terlalu sesuai timing.

Ares yang memasuki usia 6-18 bulan. Memulai mpasi, finger food, hingga kini bisa makan sendiri. Merangkak sambil menyeret tubuh, duduk, berdiri, dan merangkak dengan tangan dan kaki. Kini sudah berjalan dan sedang belajar melompat. Semakin banyak kata yang bisa diucapkan. Semakin bisa mengerti akan perintah dan komunikasi. Berat badan masih seret naiknya, tapi alhamdulillah sehat selalu.. :)

Suami yang diterima sebagai cpns dan bekerja di kota yang berbeda, membuat kami menjalani LDM. Tidak lama-lama sih, alhamdulillah setiap hari Jumat malam hingga Minggu kami masih berjumpa, sebelum dia kembali di hari Senin subuh. Hubungan pernikahan yang memasuki 2 tahun tetap menjadi pembelajaran bersama, terutama terkait masalah komunikasi.

Saya?

Buku agenda yang saya teguhkan untuk pakai selama 2019 ternyata tidak membuat saya sreg. Yang sebelumnya saya serajin itu menulis beragam kegiatan dan catatan keuangan, semuanya miss tertulis, dengan alasan saya tidak suka dengan ketersediaan halaman yang ada di buku agenda tsb.

Memiliki anak yang sedang aktif bertumbuh kembang membuat saya merasa terbatasi pergerakannya. Utamanya karena saya merasa harus menjaganya sendirian pada mayoritas waktu yang ada. Memang kedekatan dengan orang tua membuat saya bisa menitipkan anak saya. Tapi karena orang tua saya juga memiliki kegiatan sendiri, tentu saya tidak bisa sering-sering melakukannya.

Tidak hanya untuk bepergian, untuk melakukan kegiatan di rumah saja jadi agak sulit. Pasti pernah denger deh drama ibu-ibu yang mau ke toilet saja rasanya susah benar. Mau cuci piring, atau di dapur memasak, sudah ditangisi. Semua kegiatan benar-benar dilakukan bersama. Kl mandi, harus dilakukan bersama karena tidak mungkin anak saya menunggu di luar ketika saya mandi. Ketika makan juga seringnya sepiring berdua. Karena dia lebih tertarik pada makanan yang dimakan ibunya daripada makanan yang disediakan khusus untuknya.

Tidak ada penyesalan atau keluhan mengenai saya yang harus menjaga anak saya. Namun akibatnya tidak terlalu baik bagi kesehatan emosional dan psikis saya.

Merasa terkungkung. Kesepian. Saya beruntung saya masih memiliki koneksi internet. Saya bisa berkeliling lewat media sosial mengetahui situasi terkini dan kabar teman-teman saya. Saya jadi mengetahui kl di antara berbagai e-commerce, saya nyaman sekali menggunakan shopee dan jadi merasa ada keseruan memperhatikan flash sale, hihi. Saya yang tadinya suka wiskul mencoba berbagai resto, karena keterbatasan kesempatan, saya jadi beralih mencoba merk-merk mie instan di luar merk yang biasa saya makan untuk bisa mengeksplor rasa-rasa baru. Turns out, it's makes me happy, haha.

Menemukan bahwa circle semakin menyempit dan sangat menghargai orang-orang yang bersedia menyesuaikan dengan kondisi saya. Melihat ada kemungkinan bisa masuk ke circle lain. Sayang di usia dewasa ini, saya merasa agak sulit menemukan yang benar-benar bisa merasuk hingga dalam. Jadi ya, seperlunya saja. Awalnya terasa menyedihkan. Lama-kelamaan, menyadari bahwa ini hal yang manusiawi, dirasakan semua orang. So, time will heal.

Melihat fakta bahwa pengeluaran semakin banyak, dengan pemasukan yang cenderung tidak banyak berubah, membuat saya terdorong untuk melakukan sesuatu. Menyesuaikan pengeluaran di bagian-bagian yang bisa dikurangi. Menambah pemasukan dengan melakukan jastip. Pengalaman yang luar biasa baru untuk saya dan memompa semangat yang sebelumnya tak pernah ada. Membuat hidup lebih hidup, haha. Meskipun saya tahu, cara ini membutuhkan fisik yang sehat dan kuat, waktu yang cukup banyak, dan support system yang tepat. Utamanya untuk menjaga anak ketika saya pergi belanja, packing, dan mengirim barang-barang.

Sekarang update kehidupan terasa lebih cepat via instagram. Padahal kl sedang tidak ada wifi ya tidak bisa diakses juga, haha. Saya pun kaget ketika melihat buku harian saya. Ternyata saya menulis di dalamnya sejak Desember 2017. Berarti sudah 2 tahun, ini masuk tahun ketiga saya mengisinya. Saya pun sudah memiliki cadangan buku harian jika di tengah-tengah dia habis, karena memang halamannya sudah tidak banyak lagi.

Kira-kira begitu saja update 2019 saya. Sejarang dan sesenang itu memiliki waktu untuk menuliskannya di blog ini. Semoga saya bisa memiliki waktu lain untuk menulis hal-hal lain di sini. After all, you are one of my Lala Land :)

Saturday, June 16, 2018

Bukber Ramadhan 1439 H Juni 2018

Sudah hari kedua lebaran! Trus mau nulis beberapa bukber yang saya hadiri di bulan Ramadhan lalu.

Tahun ini alhamdulillah kebanyakan sih buka bersama keluarga ya. Baik keluarga baru (berdua aja sama si mamas) atau sama keluarga kandung (berenam bareng bapak, ibu dan adik-adik). Yang mau dilist adalah bukber yang barengan sama teman.

Masuk ke bulan puasa alhamdulillah sudah terbebas dari mengajar intensif. Paling ngajar sedikit-sedikit untuk tambahan anak kelas 10 dan 11 yang mau UAS, serta anak kelas 12 yang mau ujian simak internasional. Trus ada sedikit sesi ngetik soal untuk buku tahun ajaran baru dan editing. Bersyukur banget ditungguin sesi ngetiknya karena beberapa waktu terakhir rasanya hectic ga punya cukup waktu luang untuk ngerjain. Alhamdulillah bisa selesai semuanya dengan baik..

List bukber yang dihadiri bareng temen di Ramadhan 1439 H Juni 2018 ini:

1. Bukber bareng teman-teman SMP Alarm

Ki-ka: Mamas, saya, Mas Arief, Dea, Sarah, Ghazi, Nisa, Hanuun, Pipit

Pertama kalinya jadi host untuk acara bukber. Karena akan ada krucil yang ikutan bukber, kita sepakat tempatnya lebih baik di rumah aja. Berhubung rumah saya isinya cuma berdua, yowis jadilah saya menawarkan acaranya di rumah saya aja.

Bikin acara ini agak makan hati di awal karena ga semuanya segera merespons. Tiga hari sebelum acara saya mencoba ngomong tegas sama teman-teman di grup yang intinya kl di hari itu ga ada kepastian, yowis batal aja rencananya. Soalnya walaupun nanti konsepnya potluck (tiap orang diharapkan membawa makanan), tetep aja saya sebagai tuan rumah mesti siap-siapin rumah biar asik buat didatangi tamu kan. Males aja kl udah nyapu-ngepel plus nyiapin waktu luang, eh ternyata batal mendadak. Alhamdulillah pada ngerti dan akhirnya jadi deh acaranya!

Seru deh kl bukber pakai potluck. Seneng juga semuanya happy di acara ini, termasuk krucil-krucilnya :))

2. Bukber bareng teman kantor BTA Group dan BTA 8 Duta

Yang ada fotonya cuma yang BTA Group aja.


Maaf ya fotonya cuma ada sama Kak Ray karena sumpah mager banget mau keliling foto-foto.

Kemageran disebabkan adalah paginya ga sempet sahur. Laper kan. Trus acaranya bertempat di Hotel Harris Saharjo, Tebet. Seru dong bayangan saya. Secara di hotel gitu.

Tapi kenyataan tidak demikian sodara-sodara. Makanannya prasmanan. Pas udah azan ga ada takjil dibagiin. Semuanya harus keluar aja dari aula dan antre berebut makanan. Bumil kelaparan merasa ga punya tenaga untuk ikutan dengan kericuhan massa. Untung aja ada yang bawa kurma, jadi bisa makan sedikit lah buat formalitas. Trus memutuskan buat shalat aja.

Abis shalat baru deh coba berkeliling di makanan yang udah sepi antrean. Tapi pastilah sepi antrean itu terjadi karena makanannya antara tinggal sedikit, udah ga ada yang berminat, atau memang udah habis blas. Dapatlah pisang goreng dan bubur kacang hijau + ketan hitam. Piring-mangkok udah penghabisan, yowis campur aja di satu mangkok yang sama biar ga rieweuh. Air minum udah ludes. Alhamdulillah ada si Mamas yang udah nyisihin duluan 3 gelas air minum (iya, 2 buat dia, 1 buat saya wkwk).

Jam 7an orang-orang pada dipanggil balik ke dalam aula. Nah, baru nih saya bisa ngelirik antrean nasi. Yaudalah ya ambil aja sisa-sisa yang ada. Sedih sih, plus udah niat nanti abis selesai acara di sini bakal makan lagi di luar bareng si Mamas.

Bisa dibilang ini bukber paling ga asik di bulan Ramadhan ini. Nyesel lain kali mesti siap-siap bawa minum + takjil sendiri lah :(

---

Bukber bareng BTA 8 Duta dilaksanakan di Restoran Pondok Laras, Depok.

Whaaaaat? Di Depok banget nih?????

Yak sodara-sodara, walaupun saya kuliahnya di Depok, selesai kuliah, Depok itu udah jadi wilayah yang jauh keknya buat saya. Perjuangan buat nyampe sana itu lho, macettttt.

Kl dulu mungkin berasa sans karena bisa naik kereta. Sekarang bumil disuruh naik kereta males deh. Apalagi massa kereta yang kayaknya ga segitunya sama ibu hamil. Saya soalnya jarang dapet tempat duduk pas lagi hamil. Mungkin karena saya dianggep gendut aja sih kali ya sama mereka *cry

Kl nggak gegara ada Mamas yang dengan senang nyetir kesana, saya mungkin ga bakal berangkat. Untungnya si empunya acara sudah booking + makanan sudah tersaji semua ketika kita dateng. Saya dan Mamas berangkat dari jam 15.00 aja lho demi ga terburu-buru kena macet plus aman dapet tempat parkir. Tiba di tkp jam 16.30.

Acara makan-makannya diadakan di meja superpanjang, jadi ya nggak begitu nyatu sih tamu-tamunya. Ya sibuk sama teman duduk terdekat aja. Tapi lebih baik lah daripada bukber BTA Group, alhamdulillah..

3. Bukber bareng grup lelaki-lelaki beristri*

Ki-ka: Adnan, Ana, Nisa, Saya, Mamas, Irvan

Nama grup itu nama yang saya pikirin sendiri sih. Ini grup temennya si Mamas. Isinya cuma bertiga dan mereka semuanya udah beristri. Jadilah saya kl lagi ngebahas pasti pakai nama grup itu. Padahal Mamas dan teman-temannya entah pakai nama grup apaan, wkwk.

Acaranya di Pondok Laras, Depok lagi. Lagi??? Iyaaaaah.

Yang booking adalah Mamas di hari bukber sama BTA 8 Duta. Jadi bukber di tempat yang sama, hari Sabtunya sama BTA 8 Duta, Minggunya sama Grup Lelaki Beristri.

Isinya yang cowok-cowok ngobrol sendiri, entah ngobrolin apa, yang cewek-cewek, berhubung Nisa dan Saya lagi sama-sama hamil, jadi ngomongin kehamilan masing-masing deh. Seneng Ana orangnya juga ga baperan jadi ikutan aja sama pembicaran duo bumil ini hehe.

Btw, Nisa katanya sore tadi udah pembukaan 2, berarti sebentar lagi anaknya mau lahirrr, wawawawaaa. Semoga bisa mendapatkan berita bahagia secepatnya, aminn.. :)

4. Bukber bareng Liza dan Widiya

Ki-ka: Saya, Mamas, Widiya, Liza

Bukber di luar lagi nih. Dua temen saya ini baikkkkk banget, bersedia bukber di lokasi yang dekat dengan rumah saya. Tadinya sih mau nawarin rumah saya aja, tapi terakhir mereka udah sempet nginep dan mampir, masa saya kok kayak mager banget sih ga mau berkorban keluar rumah sebentar aja yang deket, ya ga?

Trus di awal saya udah request mau bukber di RM Padang aja. Alesannya biar ga usah ribet mesen dan makanannya siap sedia tersaji. Awalnya bingung antara mau di Sederhana apa Pagi Sore. Jadinya pilih Sederhana di seberangnya Gramedia Matraman. Bersyukur udah booking dan dateng duluan dari jam 17.00. Tapi menunya kayaknya nggak semeriah di Pagi Sore sih, hmm..

Abis bukber, kita berempat ke Gramedia Matraman. Sedihnya, kami ceciwi yang tadinya menasbihkan diri sebagai penyuka baca, malah kebingungan lho pas di Gramedia. Alasannya adalah karena di rumah masing-masing masih ada setumpuk buku yang masih antre dengan syantiek belum sempat terbaca :")

5. Bukber bareng Graphene

Apa tuh Graphene? Ini bisnis sampingannya Mamas bareng teman-teman kuliahnya. Bukbernya di rumah Shabrina. Tapi sebelum bukber kita ngumpul dulu nyiapin takjil untuk dibagi-bagiin ke orang sekitar.

Saya si Bumil sih ikutan jadi buruh nyiapin masuk-masukin ke plastik aja, trus nungguin mereka-mereka pada keliling bagiin takjil. Alhamdulillah katanya pembagian takjilnya semudah itu dan cepet banget ludesnya. Semoga jadi manfaat dan pahala buat semuanya.. :))

Makannya temanya nasi liwet. Rame dan menyenangkan, sayangnya cepettt banget bubarannya. Soalnya ada yang mau siap-siap untuk mudik keesokan harinya, jadilah dia nggak bisa lama-lama, tapi trus yang lain juga ikutan buru-buru udahan. Amazed aja sih soalnya kl saya biasanya ga rela acara kumpul-kumpul bubarannya secepat itu karena menyadari yang namanya ngumpul itu jaman sekarang udah susahhhhh banget kl buat teman-teman saya. Tapi mereka bilang insyaallah kl mereka ngumpulnya nggak sesulit itu, jadi ga masalah bubarannya cepet juga. Yowiss..

Trus orang-orang ini juga ga pada inget buat foto dong dong dong. Yaudahlah ya..

6. Bukber bareng Bestari

Bukber terakhir sama teman, si Bestari yang lagi mudik ke Jakarta. Iya doi kerjanya di Bali, jadi kl mudik ke Jakarta. Seneng banget Bestari bersedia untuk mampir ke rumah gw. Iyes, bukbernya di rumah bareng keluarga gw lengkappp. Bapak, Ibu dan adik-adik, beserta Mamas.

Tadinya udah mikir mau bukber di luar. Tapi karena Bapak dan Ibu udah kenal juga sama Bestari, jadi mereka minta bukbernya tetep di rumah aja. Ibu masaknya seru banget, dan kita banyak ngobrol-ngobrol.

Berhubung pas bukber di rumah saya dan Ibu ga pakai jilbab, jadi fotonya adanya ini yaa

Ki-ka: Mamas, Bestari, Saya

Ini ceritanya kita lagi ke Museum Macan. Museum yang terkenal banget di jagat instagram, dan kayaknya nggak sah gitu kl netijen instagram nggak mengunjungi tempat se-instagrammable ini.

Saya sih sebetulnya nggak ada ketertarikan sama sekali buat dateng. Mikir tempatnya jauh di Jakarta Barat, trus katanya antrenya ga karuan. Tapi gegara ada Bestari, plus udah mulai libur lebaran yang mana orang-orang udah pada mudik kan yaa, saya pikir yowislah kita bikin acara mampir ke sini aja.

Beli tiketnya mikir mau on the spot aja. Eh tapi sesampainya di sana, dikasih tahu kl tiketnya buat masuk pukul 18.00. Padahal kita udah dateng dari jam 13.30. Mau ngapain nunggu selama itu dan emangnya kita mau buka puasa di dalem museum??? Wkwk

Jadilah kita cuma foto di depan posternya aja trus pulang wkwk. Eh itu kenapa yaa kl foto pake hp saya kl di pinggir mukanya sering jadi mencong-mencong gitu hukss..?


Monday, May 21, 2018

My 7th Month Pregnancy

Sejarang itu mengupdate isi blog hingga tak terasa kehamilan saya sudah memasuki usia 7 bulan. Memasuki trimester ketiga bikin saya jadi harap-harap cemas. Dag-dig-dug semoga si adik di dalam perut tetap sehat, lucu karena dia makin aktif di dalam perut, hingga berdoa supaya si adik nanti keluarnya di waktu yang pas, tidak terlalu cepat maupun terlalu lambat.

Awalnya saya ragu apakah saya bisa menjalankan puasa atau tidak. Tetapi dokter yang biasa saya kunjungi (saya biasa check up di RS St.Carolus Salemba) menyatakan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya ada pada saya. Pun dokter menyatakan alhamdulillah saya sehat dan si adik di perut juga kondisinya normal. Jadilah sudah 5 hari ini saya menjalankan puasa dan senang sekali bisa berjalan dengan lancar. Mungkin kalau Allah mengizinkan, tahun ini akan menjadi puasa yang full tanpa bolong-bolong setelah kurleb 17 tahun mengalami haid, amin..

Pengalaman barunya adalah betul-betul harus bisa menyiapkan makanan untuk sahur berdua sama mas suami. Kl dulu ketika lapar bisa dengan mudah beli-beli, pas sahur ini agak tricky karena jam bangunnya aja suka mepet, wkwk. Saat berbuka puasa masih bisa mau mampir-mampir, pesan gofood, atau melipir ke rumah ortu yang cuma 100 meter jauhnya. Sejauh ini sih masih dapet ya makan sahur. Soalnya kasian ada dua manusia yang akan menderita kalau saya nggak bangun menyiapkan dan ikutan makan sahur. Padahal dulu waktu di kosan sih masih bisa santai aja makan sahur seadanya macem roti kemasan, bikin popmie, atau sesimpel minum susu kotak wkwk. Maaf ya adik dan mamas suami, mamanya masih harus belajar banyak di bulan puasa pertama bersama kita.. :"D

HPL si adik kata dokternya adalah antara akhir Juli atau awal Agustus. Berarti dia insyaAllah akan lahir di antara dua hari raya Ied ya, aminnn.. :)

Thursday, January 18, 2018

2018

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, tahun ini postingan awal tahun baru bisa ditulis di hari ke 18.

Alasan paling signifikan adalah karena saya sudah tinggal di rumah sendiri bersama suami, dan di rumah kami belum ada wifi. Padahal kuota internet di hp juga seadanya. Jadilah saya fakir wifi, hihi.

Pengalaman baru pastinya di akhir tahun 2017 dan tahun 2018 ini di antaranya adalah menikah, menjadi ibu rumah tangga sambil masih tetap aktif mengajar di bimbel maupun privat, menjalani liburan akhir tahun di Jombang sambil menemani suami pulang kampung, dan menjalani kehamilan. Alhamdulillah rezeki saya dan suami langsung dipercaya Allah Swt untuk memiliki anak yang menurut perkiraan dokter HPLnya adalah di akhir Juli atau Agustus. Mohon doanya semoga lancar yaa :)

Insyaallah di bulan Februari saya akan melakukan acara ngunduh mantu dan umrah bersama suami. Semoga kehamilan yang sudah memasuki bulan keempat tidak menghalangi saya untuk beraktivitas dengan normal. Aminnn...

Baiklah, sampai jumpa di update berikutnya ;)

Friday, December 15, 2017

Two Will Become Three

Allah always be the best planner.

I never imagined that I would met you and end up marrying you.
I never imagined that I would get someone as amazing as you to be my partner in life.
And I never imagined that He thought we will be ready this fast to become a responsible parent.

Dear my husband and father of my future baby,
I love you with all my heart, and I wish we can build samara family till the end of our life.

Let's get fun with the journey to parenthood!

Selfie at Kak Yuni and Mas Ari Wedding 011217

At this week, I reach 7 week of my pregnancy. I still can't feel anything other than easier to feel tired. I hope I can get through this pregnancy well. And this will add one more label to my blog, "pregnancy" hehe 😀

Sunday, October 1, 2017

Bertemu

Aku percaya, setiap orang, suatu saat nanti, pasti akan dipertemukan. :)

Kamu, suatu saat nanti pasti akan dipertemukan.

Tidak peduli seberapa tidak menariknya dirimu, betapa tidak signifikannya keberadaanmu bagi dunia ini, betapa tidak berharganya dirimu, betapa berantakannya kamu, kamu pasti akan tetap dipertemukan. Kamu akan dipertemukan oleh dia, yang benar-benar mencintaimu, yang merasa dirimu adalah segalanya, yang merasa bahwa dengan dirimu, semuanya CUKUP.

Setiap orang pasti akan dipertemukan, kamu pasti akan dipertemukan. :)

Dikutip dari blog isnidalimunthe.tumblr.com (link) dengan sedikit perubahan

Thursday, July 20, 2017

Menyambut Calon Anggota Keluarga Keenam


Alhamdulillah pada tanggal 15 Juli 2017 lalu, kami beserta keluarga telah melaksanakan acara lamaran. Senang sekali kedua keluarga menyambut baik tujuan kami untuk menyatukan diri dalam ikatan pernikahan :)

Road to #AliaFarukWedding dimulai :D

Tuesday, July 11, 2017

Lebaran dan Donor Darah

Late post!

Selamat lebaran 1 Syawal 1438 H, mohon maaf lahir batin yaa.

bajunya nggak seragaman hihihi

Tahun ini lagi giliran keluarga di Jakarta yang jadi tuan rumah. Jadi kita nggak mudik, menikmati sepinya Jakarta yang begitu menyenangkan :)

---

Donor darah

Donor darah di bulan April.

Yang unik adalah saat itu ruangan peserta donor ramai dengan orang-orang keturunan India. Penasaran nanya sama dokternya, ternyata satu keluarga besar ini (ada sekitar 20 orang) secara rutin per 3 bulan pasti bersama datang ke PMI untuk mendonorkan darahnya. Bahkan ada yang minta untuk diingatkan karena darahnya memiliki rhesus negatif, yang mana hanya ada sedikit orang di Indonesia yang memiliki tipe tersebut. Dia khawatir kalau sampai lupa akan menzalimi orang-orang yang mungkin akan membutuhkan darah tipe rhesus negatif tersebut. MasyaAllah.. :""")

Donor darah di bulan Juli.

Ternyata di lantai 1 yang biasanya menjadi tempat donor darah, ruangannya sedang direnovasi dan akan diperuntukkan hal lain. Jadilah sekarang tempat donornya berubah di lantai 5.

Lalu saat mendonor, saya memang selalu menggunakan tangan sebelah kiri. Kata dokter yang mengurus, pembuluh darah di tangan kiri saya kecil dan sulit dicari. Ketika jarum sudah menusuk pun, tidak boleh banyak bergerak atau jarumnya tidak akan pas. Alirannya pun jadi lambat dan macet. Di donor berikutnya si dokter bilang lebih baik dicek juga apakah tangan sebelah kanan pembuluh darahnya lebih besar agar memudahkan proses. Untunglah tetap bisa terambil 350 ml :")

---

Sekarang masih menikmati hari-hari terakhir liburan dan bersiap menyambut calon anggota keluarga keenam, hihihi. Doakan semoga lancar yaa :)


Friday, June 30, 2017

Another One Third Has Passed (4)

One year is already passed. One year that I promised myself to be celibate. One year I let my ownself to grieve and mourn.

Some people who know about this maybe thinking that I am overreacting this. But, another group of people who really know about me, they'll know I lost one of the love I love the most.

Losing it makes me have to change some things in my life. I change the way I eat. I go workout. I try to walk around my city more often. I realize again that I can stand by my ownself. I don't take my friends' time to meet me for granted. I learn that things don't always turn the way I want it. I learn there are some broken things which can't always be fixed, and that's okay..

One year has passed and I am so relieved I can go through with it. I thank God and all people who helped me, giving so much support I need. I don't regret anything. I don't hate anyone in these process. I realize it's happened for the best for me.

Suropati Park Bench, the place where one year ago I found that fact

Over and over again, I have to learn to have peace with my ownself. That not getting what I want sometimes is a wonderful is a wonderful stroke of luck (quote by Dalai Lama). To have peace is not to forget we have feelings, but turning it off slowly by allowing ourselves to dive into those emotions. To experienced them fully and completely, so we know exactly how it feels and how to conquer it.


It's kind of funny if I look back to the previous writings about this One Third.

At August 2016 (link)
At December 2016 (link)
At March 2017 (link)

I hope I can always treasure this wonderful feeling somewhere in my heart. I hope I can always be friend with him, because for me, he is one of the important person who shaping the person I am until now. Seven one third years is not a short time. But now is the time for me to look forward to another future with someone else.. :")

See you when I see you..


Thursday, June 22, 2017

Sampai nanti, sampai kita bertemu kembali..


With you, a scene in the railway station or airport come more often. Usually I feel nothing really matter. This time, the waiting moment really hit me. Call me exaggerating this, but I can't wait to see you in the next few weeks :)

----------

Mercusuar by Kunto Aji
Lirik dari www.wowkeren.com (link)




Dari yang sudah sudah
Cinta hanyalah bualan
Dari yang sudah sudah
Hanya rasa tanpa tujuan

Aku ingin berhenti
Lelah aku mengarungi
Aku ingin bersandar
Menikmati bintang berpijar

Uuuu sampai nanti
Sampai kita bertemu kembali
Uuuu sampai nanti
Cahayamu menuntunku lagi

Jangkar sudah terjatuh
Aku sudah benar benar luluh

Yang aku lihat terang
Yang kulihat masa depan
Hangat dalam dekapan
Aku merasa sedang pulang

Uuuu sampai nanti
Sampai kita bertemu kembali
Uuuu sampai nanti
Cahayamu menuntunku lagi

Jangkar sudah terjatuh
Aku sudah benar benar luluh

Kapalku tlah bersauh
Aku tak ingin jauh
Padamulah aku akan berlabuh

Uuuu sampai nanti
Sampai kita bertemu kembali
Uuuu sampai nanti
Cahayamu menuntunku lagi

Jangkar sudah terjatuh
Aku sudah benar benar luluh

Dari yang sudah sudah
Hanya kaulah arti rumah

P.s. I really like the short movie in the youtube video. But it makes me can't concentrate hearing the lyrics and music. Rio Dewanto sure a great actor portraying the story :)

P.s.s. Thank you Liza to introduced me to this great song :))

Friday, June 16, 2017

June 2017 Update

Akhirnya semuanya selesaiiiii lalalalalala~

Intensif, privat, ngetik buku 120an halaman untuk materi tahun ajaran depan..

Alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah..

Sekarang sudah masuk ke 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Beberapa waktu ini juga mendapatkan kabar dari siswa-siswa yang saya ajar. Ada yang bersyukur telah diterima di jurusan dan PTN impian, tapi masih ada yang masih harus bersabar dan berjuang setelah lebaran nanti.

Senang juga beberapa urusan untuk acara ke depan sudah beres sekian persen. Belum seluruhnya, tapi dicicil lah ya pelan-pelan. Mohon doanya semoga semuanya bisa dilancarkan.. 🙏

Saturday, May 20, 2017

Happy Birthday to A & F

Akhirnyaa, intensif tahun ajaran 2016-2017 selesai juga!

Mengajar sekitar 100 sesi alias 100 kelas dalam sebulan. Alhamdulillah jadwalnya masih masuk akal sih, jadi nggak sampai kecapekan banget. Semua masih terkendali, suara juga masih terdengar. Cuma pernah digeber 6 sesi 1 hari, 7 sesi 1 hari, dan 8 sesi 1 hari. Sisanya maksimal 5 sesi. Bahkan ada yang cuma 2 atau 3 sesi. Semuanya disyukuri, terima kasih ya Allah.. 🙏

---

Banyak sebenernya yang mau ditulis, macem akhir April lalu alhamdulillah bisa donor darah, kondangan teman yang didatangi, trus juga cerita intensif. Tapi sekarang update yang ini dulu deh:

Selamat Ulang Tahun Mas F...!

And this is what I post on instagram for him 😘
click the picture to see it better

Dan postingan ini sukses bikin dia diceng-cengin orang-orang, wkwk. Padahal udah dipilih foto yang kayaknya aman deh. Artistik (asik hahah), Masnya terlihat ganteng (halah. Eh tapi saya menyadari kl doi nggak fotogenik ternyata), ada unsur makanannya yang khas postingan saya banget. Emang deh kalau udah niatnya mau ngecengin, pasti ada aja yang bisa dibahas, wkwk. Untungnya sih orang-orang itu pada nggak ngecengin saya, karena emang saya udah mensetting diri untuk nggak akan banyak berkomentar kalau lagi dicengin. Macem ngecengin saya itu nggak ada seru-serunya deh. Mending gih cengin Masnya aja, pasti dia bisa merespons lebih beragam 😛

---
 
Lalu selanjutnya:

Selamat Ulang Tahun buat Sayaa


Ditanya sama Mas mau hadiah ulang tahun apa. Saya tahu ada buku yang saya inginkan. Tapi harganya mahaal gegara itu buku impor. Biarlah buku itu tetap menjadi buku impian, hahah. Karena ada teman di kantor yang baru memulai bisnis coklat, jadilah Masnya beliin coklat buat saya. Nggak romantis banget tapi, masa yang ngasih malah si penjualnya, trus bayarnya juga di depan saya pula. Ketahuan dong harganya berapa ah si Mas 😂

Trus ya gitu lah si Mas ini kalau saya ajakin foto bareng seringnya malu-malu nggak mau ngadep kamera. Ujung-ujungnya kalau ngefoto doi jadi selalu berasa candid ckck. Yang ngefoto juga kurang oke karena ini backlight huhu.

Tapi yowis, semuanya disyukuri saja. Tahun ini bisa memiliki ulang tahun yang dekat dengan orang tersayang (beda 4 hari saja hihi), bisa diberi kesehatan, dan banyak nikmat lainnya yang nggak akan bisa disebutkan satu per satu, alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah :")))

---

Mulai minggu depan udah memasuki masa liburan, plus antara hari Jumat-Sabtu-Minggu insyaallah akan dipertemukan kembali dengan bulan Ramadhan. Nggak berasa banget ya. Padahal tahun lalu di akhir Ramadhan ada cerita seru yang semoga saja nggak akan pernah terulang lagi, haha.

See you on next post. Hopefully more regularly 😊

P.s. seneng deh blogger sekarang udah ada emojinya horeee~

Tuesday, April 18, 2017

The Moment He Feels Okay to Post Our Photo Together

Setelah beberapa waktu, Mas F akhirnya merasa tak masalah untuk mengepost foto kami bersama.

Mas F yang sekarang salah satu kegiatannya adalah menemani saya 
dari satu kondangan ke kondangan yang lain, wkwk

Kedekatan saya dengannya memang tidak disembunyikan. Beberapa teman saya maupun dia juga sudah mendengar cerita tentang kami. Tapi Mas F ingin semuanya berjalan biasa saja melalui cara-cara yang benar. Kami berdua berharap hubungan ini bisa melangkah ke jenjang yang lebih serius. Di mana jika dari awal sudah diketahui seantero jagat (lebay ngets alia bahasanya hahah) padahal belum ada apa-apa lalu kandas, kan jadi menyedihkan buat kami berdua yang berujung jadi bahan omongan negatif orang, wkwk :")

Proses melalui cara-cara yang benar itu ribet ya guys. Banyak kepala yang ikutan, bikin keputusan bisa berubah tiba-tiba dengan mudahnya. Saya dan Mas F sepakat mencoba untuk ikhlas dan selow aja deh daripada ikutan menambah prahara, wkwk. Apalagi kalau ingat proses ini muncul di luar ekspektasi saya sama sekali.

Tentu banyak perempuan yang sebelum satu momen penting ini terjadi sudah berimajinasi tentangnya. Saya pun begitu.

Di usia berapa saya ingin melakukannya, di mana tempatnya, tanggal berapa, warna apa yang saya inginkan menjadi temanya, hingga pada dengan siapa saya ingin bersanding. Sampai saat ini, Allah menunjukkan kepada saya bahwa rencanaNya selalu lebih indah. Bahwa Dia selalu memberikan apa yang kita butuhkan, karena yang kita inginkan tidak selalu menjadi yang terbaik untuk kita.

Tentang dengan siapa saya ingin bersanding, well, jika kalian membaca postingan di tahun-tahun sebelumnya, pasti kalian tahu siapa orang yang saya maksudkan. Tapi hubungan saya dengannya telah berakhir secara baik-baik. Saya masih berkomunikasi dengannya sebagai teman. Saya dan dia bersyukur atas waktu yang telah kami lewatkan bersama yang memberi pelajaran sangat berharga tentang membina hubungan. Kami berdua tahu ini semua adalah takdir dan keputusan yang terbaik, karena toh sekarang saya dan dia telah berada di kondisi yang lebih baik dengan pasangan masing-masing.. :")

Mohon doanya semoga -- kalau kata kutipan di film Three Idiots -- "All Iz Well" yaa :))

Wednesday, April 5, 2017

April with Suneo, eh, Mas F

It's already April!

Picture from: garancedore.fr (link)

Tahun 2017 sudah memasuki bulan keempat saja, alhamdulillah. Cuaca memasuki musim pancaroba peralihan dari hujan dan kemarau. Virus flu dan batuk mulai menyebar ke mana-mana. Berusaha menjaga tubuh agar tahan dari virus-virus tersebut. Sehat sehat sehat yeay! *sugesti

Jadwal mengajar lagi superpadat. Terutama karena minggu depan siswa-siswa kelas 12 SMA akan mengikuti ujian nasional. Jadi muncullah anak-anak sks yang baru panik mau belajar. Dalam hati, "Dari kemarin-kemarin ke mana aja, Dek?" Hahah. Tapi tentulah tidak bisa begitu ya. Tetap menerima mereka dengan senyum dan siap menjawab pertanyaan mereka. Tak hanya itu, sudah banyak juga siswa-siswa yang supergercep udah mulai membedah soal untuk ujian sbmptn dan ujian mandiri. Berdecak kagum pada mereka. Semoga usaha belajarnya bisa mempermudah perjalanan menuju cita-cita ya Dek. Dan semoga ilmu yang saya sampaikan untuk kalian bisa bermanfaat, aminnn :")

Memasuki April berarti sudah saatnya untuk donor darah yang kedua di tahun ini (see post "Resolusi 2017" and "Donor Darah Januari 2017"). Nggak tahu nih akan bisa mengajak Suneo apa nggak. Soalnya dia lagi flu dan jadwal padat juga. Nggak enak kalau diajak untuk donor tapi abis itu semaput nggak bisa beraktivitas gara-gara lemes, haha. 

Eh btw orangnya bete masa dinamain Suneo sebagai nama samaran di blog ini. Emang sih dari awal dia udah nggak suka diberi nama samaran begitu (see post "Suneo"). Siapa suruh pas ditanya mau dikasih nama samaran apa dari hal-hal yang dia suka, dianya nggak mau jawab. Setelah lama-lama bete dinamain Suneo, dia baru ngaku kalau ternyata doi suka "hujan". Tapi karena sebelumnya saya di awal bilang sama dia kalau saya suka hujan, dia jadi gengsi gitu nggak mau ngaku karena malu samaan. Eaaaaa. Hahahahah.

Yasudah, mari kita pakai nama samaran baru sesuai yang dia kehendaki sahaja: Mas F~


Thursday, March 23, 2017

Another One Third Has Passed (3)

Allah always doing His work in the most effectively way He knows about. We, as human, never really know what His plan on us. We only have to put our trust on Him that He always know what the best for us..

One year that I planned to be my mourning period, has got me into a lot of surprises. And thank God, they are beautiful and take me to a lot of people and journey. People who knows about the past moment I was into, and knows what the future will be (insyaallah aminnn) giving so much support I never imagined before.

I know I have thought about how the negative things will brought my life to. I know that I am doing it to protect my ownself from feeling disappointed again. But now I realized that He wants to show me that I still can have some things in life I dreamed before. He wants me to still have faith on Him. And I thank Him for that.. :")

Actually, I think I don't really need this kind of post again in the future. But I'll still write one more at June, to complete my one year mourning period journey. Then I will put one song for my gratitude to Him. I know this is a love song, but I think it's too much to point it to one person. So, I will present this song to Allah.. :")

----------



Because You Loved Me
Performed by Celine Dion
Lyrics from www.azlyrics.com (link)

For all those times You stood by me
For all the truth that You made me see
For all the joy You brought to my life
For all the wrong that You made right
For every dream You made come true
For all the love I found in You
I'll be forever thankful baby
You're the one who held me up
Never let me fall
You're the one who saw me through through it all

You were my strength when I was weak
You were my voice when I couldn't speak
You were my eyes when I couldn't see
You saw the best there was in me
Lifted me up when I couldn't reach
You gave me faith 'coz You believed
I'm everything I am
Because You loved me

You gave me wings and made me fly
You touched my hand I could touch the sky
I lost my faith, You gave it back to me
You said no star was out of reach
You stood by me and I stood tall
I had Your love I had it all
I'm grateful for each day You gave me
Maybe I don't know that much
But I know this much is true
I was blessed because I was loved by You

You were my strength when I was weak
You were my voice when I couldn't speak
You were my eyes when I couldn't see
You saw the best there was in me
Lifted me up when I couldn't reach
You gave me faith 'coz you believed
I'm everything I am
Because You loved me

You were always there for me
The tender wind that carried me
A light in the dark shining Your love into my life
You've been my inspiration
Through the lies You were the truth
My world is a better place because of You

You were my strength when I was weak
You were my voice when I couldn't speak
You were my eyes when I couldn't see
You saw the best there was in me
Lifted me up when I couldn't reach
You gave me faith 'coz You believed
I'm everything I am
Because You loved me

I'm everything I am
Because You loved me

Monday, March 13, 2017

Bincang


* membicarakan perjalanan hidup masing-masing *
Suneo: "Hm, kalau misalnya aku memilih kesempatan itu, mungkin nggak begini sekarang ya.."
Aku: "Begini bagaimana..?"
Suneo: "Ya begini ini, bertemu dan berkenalan dengan kamu.."
Aku: "Hm, bisa jadi.."
Suneo: "Dengan satu hal berbeda terjadi dalam keputusanku, semua ini nggak bakalan ada. Dan di dimensi yang lain, mungkin aku akan melihat kamu sebagai pribadi yang berbeda.."
Aku: "Berbeda bagaimana..?"
Suneo: "Ya, mungkin aku akan sangat menghormati kamu.."
Aku: "Lho, emang yang sekarang bagaimana? Kamu tidak menghormati aku, begitu?"
Suneo: "Tetap menghormati, tapi mungkin tidak akan seakrab dan terasa sebaya seperti ini.."
Aku: "Aku mengerti. Tapi, bisa saja walaupun kamu mengambil keputusan-keputusan lain, kita tetap akan ada di sini.."
Suneo: * terdiam *
Aku: "..karena bagaimana pun, jika sudah tertulis dalam takdirNya, kita tetap akan sampai pada titik ini. Tidak ada satu hal apapun yang bisa menolaknya. Pun ketika bukan takdirNya, mau diusahakan seperti apapun, tidak akan ada saat seperti ini terjadi.."
Suneo dan aku: * tersenyum *

Wednesday, February 1, 2017

Donor Darah Januari 2017

Alhamdulillah, bisa donor darah lagi yeaaay!

 Kantong Darah 350 cc yang saya sumbangkan

Ini donor darah yang kedua kali, dan semoga bisa rutin dijalankan pada 3 bulan berikutnya. Demi tercapai resolusi 4 kali donor darah dalam setahun ini seperti yang tertera di rencana Resolusi 2017 (link).

Donor darah kali ini terambil 350 cc dan alhamdulillah proses pengambilan darahnya lebih lancar. Bahkan kata petugasnya, proses pengambilan darahnya hanya membutuhkan waktu 10 menit saja. Lama di menunggu antrean dan prosedur pensterilan dan penusukan saja.

Selain itu supersenang juga saya bisa meracuni mas suneo untuk ikutan donor darah, hahah. Ini pertama kalinya untuk dia. Awalnya dia bilang selama ini sering diajak, tapi muncul perasaan khawatir takut sakit dan pingsan. Saya mencoba menjelaskan bahwa prosesnya tidak akan sesakit yang dia bayangkan. Akhirnya dia bersedia ikut dan ketika saya tanya apa yang dia rasakan, memang dia bilang prosesnya biasa saja.

Meski mas suneo agak salah posisi karena posisi tangan yang diambil adalah tangan kanan, padahal berikutnya ada beberapa aktivitas yang akan mempergunakan tangan kanan. Jadi beberapa aktivitas tersebut agak terganggu akibat kondisi tangan yang terasa pegal.

Lalu efek samping dari donor darah salah satunya adalah tubuh yang terasa lebih lemas dari biasanya dan membuat kita jadi lebih cepat mengantuk. Yang kemudian membuat tidur menjadi lebih nyenyak. Hal ini bisa diatasi dengan minum vitamin dan makan makanan yang mengandung zat besi untuk menambah darah.

Yang ternyata mas suneo mendapat efek sampingnya dobel. Karena donor darah dan gejala flu, huwaaa. Mangats ya mas suneo! Semoga bisa segera sehat dan kembali seperti sedia kala lagi kondisi badannya. Please jangan kapok yaa kalau diajak donor darah lagi hehee.



Menu makan siang yang kami dapatkan hari itu adalah lontong sayur, susu milo hangat, dan jus apel. Niat mau memfoto dan posting di instagram buyar karena mas suneo iseng banget nyodorin tangannya dan bikin fotonya jadi kealingan gini, ckck. Tapi gapapa deh, buat kenang-kenangan di masa depan siapa tahu butuh cerita iseng-iseng :p


Monday, January 9, 2017

Jatuh Hati



Jatuh Hati
Oleh Raisa

ada ruang hatiku yang kau temukan 
sempat aku lupakan kini kau sentuh 
aku bukan jatuh cinta namun aku jatuh hati
 
ku terpikat pada tuturmu, aku tersihir jiwamu
terkagum pada pandangmu, caramu melihat dunia 
ku harap kau tahu bahwa ku terinspirasi hatimu 
ku tak harus memilikimu tapi bolehkah ku selalu di dekatmu
 
ada ruang hatiku kini kau sentuh 
aku bukan jatuh cinta namun aku jatuh hati
 
ku terpikat pada tuturmu, aku tersihir jiwamu
terkagum pada pandangmu, caramu melihat dunia
ku harap kau tahu bahwa ku terinspirasi hatimu 
ku tak harus memilikimu tapi bolehkah ku selalu di dekatmu
 
katanya cinta memang banyak bentuknya
yang ku tahu pasti sungguh aku jatuh hati
 
ku terpikat pada tuturmu, aku tersihir jiwamu
terkagum pada pandangmu, caramu melihat dunia 
ku harap kau tahu bahwa ku terinspirasi hatimu
ku tak harus memilikimu tapi bolehkah ku selalu di dekatmu 

tapi bolehkah ku selalu di dekatmu

----------

"Jangan naksir, ini belum waktunya."
"Jangan baper dan mendramatisasi."
"Terus berharap dan berdoa yang terbaik kepada Allah supaya dipertemukan di saat yang tepat."

Sayangnya, terlambat. Kamu telah menjadi inspirasiku sekarang. Aku tahu aku tidak boleh berlebihan dan harus bisa mengontrol ekspektasi agar tidak kebablasan. Tapi biarkan aku ada di dekatmu, belajar dari mengamatimu berusaha menggapai impian. Menyemangati agar bisa saling memperbaiki diri. Apalagi aku yang selalu merasa jadi remah-remah rengginang ketika mendengar setiap kisah perjalanan hidupmu, ah..

Terus-menerus bersyukur diberikan kesempatan untuk bertemu denganmu kepada Allah SWT. Membuat akhir 2016 dan awal 2017ku berwarna. Bahkan satu tahun yang tadinya aku canangkan bisa kau bantu potong jadi satu semester saja, haha. 

Aku ingin menyimpan ini semua baik-baik. Karena mungkin kesempatan untuk mengenalmu tak akan datang dua kali di masa depan. Terima kasih atas semuanya. 

Mari bergerak! :")