Showing posts with label lingkungan. Show all posts
Showing posts with label lingkungan. Show all posts

Sunday, August 27, 2017

Daftar Hari Libur di Tahun 2018

2017 belum berakhir, eh saya udah posting aja ya daftar hari libur di tahun 2018, hihi.

 Gambar dari actionhealth.com.au (link)

Well, saya belum punya jadwal liburan apapun kok. Masih seneng aja mengingat 2 tahun yang lalu sempat jalan-jalan kantor ke Batu, Malang, dan tahun lalu jalan-jalan ke Yogya. Keduanya berlangsung di bulan Desember.

Saya sendiri tipe suka jalan-jalan tapi nggak tahu jalan. Jadi butuh banget partner jalan kalau nggak mau terjadi nyasar dan kebingungan sendiri di kota orang πŸ˜‚ Atau ya penyelesaiannya seperti biasa jalan-jalan di sekitar kota saja. Toh Jakarta sendiri belum habis saya jelajahi. Maklum anak rumahan πŸ˜‡

Tapi penting lah ya untuk mengetahui tanggal-tanggal krusial ini. Setidaknya saya bisa menghela napas sedikit lah mengingat ada lho hari-hari di mana saya bisa guling-guling dan jalan-jalan random di tengah kota. Entah deh kalau udah punya partner hidup untuk masa depan. Denger-denger dia tipenya juga suka jalan-jalan dan pengennya langsung konkret jalan kemanaa gitu. Ntar saya tinggal ngikut aja lah ya 😚

Gambar dari kalender-indonesia.com (link)
Klik gambar untuk melihat lebih jelas

Totalnya 16 hari libur, belum ditambah yang bisa dibuat jadi cuti bersama.

Yang mau merencanakan liburan, gih siap-siap nabung πŸ˜€

Wednesday, April 5, 2017

April with Suneo, eh, Mas F

It's already April!

Picture from: garancedore.fr (link)

Tahun 2017 sudah memasuki bulan keempat saja, alhamdulillah. Cuaca memasuki musim pancaroba peralihan dari hujan dan kemarau. Virus flu dan batuk mulai menyebar ke mana-mana. Berusaha menjaga tubuh agar tahan dari virus-virus tersebut. Sehat sehat sehat yeay! *sugesti

Jadwal mengajar lagi superpadat. Terutama karena minggu depan siswa-siswa kelas 12 SMA akan mengikuti ujian nasional. Jadi muncullah anak-anak sks yang baru panik mau belajar. Dalam hati, "Dari kemarin-kemarin ke mana aja, Dek?" Hahah. Tapi tentulah tidak bisa begitu ya. Tetap menerima mereka dengan senyum dan siap menjawab pertanyaan mereka. Tak hanya itu, sudah banyak juga siswa-siswa yang supergercep udah mulai membedah soal untuk ujian sbmptn dan ujian mandiri. Berdecak kagum pada mereka. Semoga usaha belajarnya bisa mempermudah perjalanan menuju cita-cita ya Dek. Dan semoga ilmu yang saya sampaikan untuk kalian bisa bermanfaat, aminnn :")

Memasuki April berarti sudah saatnya untuk donor darah yang kedua di tahun ini (see post "Resolusi 2017" and "Donor Darah Januari 2017"). Nggak tahu nih akan bisa mengajak Suneo apa nggak. Soalnya dia lagi flu dan jadwal padat juga. Nggak enak kalau diajak untuk donor tapi abis itu semaput nggak bisa beraktivitas gara-gara lemes, haha. 

Eh btw orangnya bete masa dinamain Suneo sebagai nama samaran di blog ini. Emang sih dari awal dia udah nggak suka diberi nama samaran begitu (see post "Suneo"). Siapa suruh pas ditanya mau dikasih nama samaran apa dari hal-hal yang dia suka, dianya nggak mau jawab. Setelah lama-lama bete dinamain Suneo, dia baru ngaku kalau ternyata doi suka "hujan". Tapi karena sebelumnya saya di awal bilang sama dia kalau saya suka hujan, dia jadi gengsi gitu nggak mau ngaku karena malu samaan. Eaaaaa. Hahahahah.

Yasudah, mari kita pakai nama samaran baru sesuai yang dia kehendaki sahaja: Mas F~


Monday, October 24, 2016

Pengalaman Pertama Donor Darah

Salah satu hal yang belum pernah seumur hidup saya lakukan, akhirnya kesampaian juga!

Akibat kejadian waktu sd di mana saya mau disuntik ambil darah, saya melihat dengan jelas bagaimana si jarum menempel ke kulit saya, lalu saya (dengan bodohnya) malah refleks menarik tangan saya, yang menyebabkan tangan saya luka tergores (nggak dalem, tergores biasa saja) dan saya menangis kejer. Itu kejadiannya lagi di bulan puasa. Akhirnya supaya saya diam, ibu saya membelikan saya minuman dingin. Batal deh puasanya, haha.

Selanjutnya setiap ada kata-kata donor darah, saya jadi teringat terus dengan memori itu. Apalagi ada yang bilang bahwa setelah donor darah, tubuh kita akan lemas sesudahnya. Padahal jarak waktu antara satu donor dan donor lainnya itu 3 bulan. Masa saya lemes 3 bulan gimana dongg?? Pikir saya yang superawam tentang dunia perdonoran darah hahah :"D

Sunday, October 9, 2016

Daftar Hari Libur Tahun 2017

Daftar hari libur untuk tahun 2017!

Superpenting bagi kalian yang mau berburu tiket murah untuk liburan. Makin jauh mencari tanggalnya biasanya makin seru hunting tujuan dan harganya ya, hehe.

Baiklah, ini dia jadwalnya. Semoga bermanfaat yaa :)

Sumber: mesinpercetakan.com (link)
Klik gambar untuk melihat lebih jelas ya :)

Sumber: singkepgaleri.blogspot.com (link)
Klik gambar untuk melihat lebih jelas ya :)

----------

Dengan pekerjaan yang saya miliki, liburan itu bisa jadi sesuatu yang tak tertebak. Yang sering mampir ke blog ini pasti tahu bahwa pekerjaan saya fleksibel. Iya, fleksibel. Ketika orang bekerja, saya bekerja. Ketika orang liburan, saya bekerja. Hahaha.. *ketawa miris*

Paling parah bulan september 2016 lalu, saya tidak punya libur kecuali saat idul adha. Itu pun sebenarnya "terpaksa" libur. Siapa juga mau masuk ketika idul adha? -___-" Dan itu bikin saya super uring-uringan. Terutama rindu bisa jalan-jalan bodoh ke beberapa tujuan di dalam kota.

Tapi memang liburan itu sesuatu yang sangat diperlukan insan manusia bekerja ya. Rasanya suntuk sekali ketika tidak punya libur. Meski jadi berbeda ketika justru kita punya libur setiap hari, misalnya kita bukan angkatan kerja atau ternyata adalah pengangguran (eits, kedua istilah itu berbeda arti ya hihi). Malah bosan ya liburan terus. Memang semuanya sebaiknya berjalan seimbang, jangan ada yang berlebihan.

Selama ini saya masih menjadi orang yang nyaman menghabiskan waktu liburan di dalam kota saja. Entah berkunjung ke mall, taman, museum, toko buku, atau berusaha mencari list event menarik yang bisa saya kunjungi. Kebanyakan semuanya pergi sendiri ^^;

Suatu saat nanti semoga saya diberikan waktu, uang, dan keberanian untuk pergi lebih jauh ke luar kota ya. Sulitnya mengingat jalan menjadi salah satu hambatan yang membuat saya khawatir untuk pergi sendirian ke luar kota. Tidak bisa bela diri juga menjadi poinnya. Saya rasa memang harus ikutan macam tur atau open trip supaya pergi sendiriannya bisa bersama-sama.

Apaan tuh pergi sendirian kok bersama-sama? Begitulah nasib loner ya hihi :")

Monday, August 22, 2016

Turun 10 kg

Salah satu resolusi tahunan (link) rutin di beberapa tahun terakhir yang kayaknya susah banget tercapai, akhirnya, bisa juga dijalankan!


Thursday, March 24, 2016

Celotehan di bulan Maret: upload foto = pamer?

Berceloteh lagi. Belum nemu yang pas untuk nulis per tema serius, hehe.

1. Mesti ngetik sesuatu pekerjaan, tapi menyadari kalau ngetik di rumah itu ya godaan kok banyak banget. Bisa jadi ini cuma alesan saya aja sih. Superkangen dengan saat-saat nulis spip di kosan. Bukan spipnya ya, suasana nulisnya aja yang bisa dibangun jam berapa pun. Emang sih waktu nulis spip itu berasa intensif karena jadwal seharian cuma sekitar nulis - makan - tidur. Pasti ada shalat dan mandi ya. Selingan kl bosen adalah nonton HIMYM dan Glee, ataupun ke supermarket beli cemilan :3

2. Berasa banget yang namanya innamal a'malu bin niat sekarang. Semuanya tergantung niat. Orang bisa berprasangka apapun, tapi kalau emang niat si empunya baik yasudahlah ya dilanjutkeun saja. Anjing menggonggong kafilah berlalu.

3. Gimana caranya posting foto makanan dianggap pamer ya? Padahal foto makanan yang saya posting juga biasa aja keknya -___- (mau bukti? Coba buka instagram.com/aliapewe ((link)) Malah promosi :p). Mungkin udah pernah nulis di sini kalau instagram community itu friendlyyyyyy banget. Betah deh kalau mau berselancar kemana-mana gampang, ga usah jadi follower juga bisa (asal ga diprotect akunnya). Kalau di facebook biasanya banyak informasi pribadi ya jadi saya sendiri pun males buka-buka profil orang yang ga saya kenal.

Foto apapun yang terpampang juga nggak bikin saya mikir aneh-aneh karena setiap orang biasanya udah punya kegemaran masing-masing. Cenderungnya foto yang diunggah pasti punya 1 hal kesamaan. Misal, sukanya selfie, yaudah foto selfie terus yang diupload. Atau suka travelling, yaudah foto pas dia jalan-jalan mulu yang diupload.

Balik lagi ke soal pamer, kalau menurut saya sih kalau dianggap seperti itu, banyak banget foto lain yang juga dianggap pamer dan menimbulkan keirian. Contohnya ya:

- Foto lagi kumpul-kumpul sama temen --> bikin iri yang loner (curcol)
- Foto pesta pernikahan --> bikin iri yang jomblo (ini ga curcol kok wkwk)
- Foto travelling --> bikin iri yang mesti kerja hampir tiap hari (ga curcol, saya lebih suka hangout di dalam kota week)
- Foto ootd alias outfit of the day --> bikin iri yang badannya ga oke jadi ga bisa pake baju kek gitu ataupun yang ga punya duit
- Foto orang dapat juara ketika lomba --> bikin iri yang kalah
- Foto udah charity ke mana aja --> ibadah masa dipamerin sih?
- Foto anaknya lagi ketawa main makan nangis --> kasian yang mau hamil ga bisa-bisa

Jadi gimana? Mau melarang semua orang untuk tidak mengunggah foto saja apa di instagram? Atau lebih baik santai dan tutup media sosial atau unfollow saja orang yang membuat hati panas?

4. Rusuh taksi offline vs taksi online. Ga mau banyak komentar. Dua-duanya saya sering pake. Harapannya sih dua-duanya bakal tetep ada..

Tuesday, February 16, 2016

Beberapa Pikiran di Feb 2016

Beberapa pikiran di Februari 2016 yang sepertinya cukup penting untuk ditulis demi mengingatkan diri sendiri. Kalau di twitter sama instagram pake hashtag #ntms alias "note to my self" wkwk.

1. You can't be right just by being right

Kebenaran itu tidak mutlak. Kebenaran bisa berubah sesuai situasi dan kondisi. Cara penyampaian, respon si penerima, para saksi, norma yang berlaku, jumlah uang dan pangkat yang dimiliki, dan banyak hal lainnya bisa menjadi penentu apakah opini yang disampaikan menjadi kebenaran atau tidak.

Saya yang mengembangkan sikap blak-blakan sejak SMA, jadi kembali harus menahan diri. Well, sebenarnya itu keputusan yang tepat agar ketika ingin menyampaikan pendapat, saya bisa benar-benar berpikir dengan jernih. Jangan sampai yang terlontar malah membuat saya terlibat masalah yang tidak diduga-duga.

2. Semurah apapun harga suatu barang, tetap konsumen harus mengeluarkan uang untuk membelinya. Adanya diskon memang menggiurkan, tapi kalau uangnya tidak ada ya tidak bisa beli juga ya, hahaha.

3. Hakikat menabung adalah menunda kepentingan masa kini untuk masa depan. Tapi kalau kebutuhan masa kini belum tercukupi, apa guna menabung? Plus benar sekali yang diajarkan para lembaga investasi kalau menabung (atau investasi) harus memiliki sebuah tujuan. Entah menikah, kuliah, beli rumah, mobil, dan lain-lain. Tanpa tujuan yang jelas, tidak ada target nominal, maka menabungnya juga jadi sembarangan saja.

4. Keinginan belajar untuk pendidikan lebih lanjut membutuhkan alasan yang kuat kenapa kita harus mengambilnya. Saya masih belum memiliki keinginan yang kuat maupun penyediaan biaya. Mestinya hal ini membuat saya bisa mencari cara belajar lainnya yang bisa bebas dibaca dan diunduh seperti di website universitas luar negeri yang rajin menshare jurnal dan pdf buku pelajarannya. Ini nggak mendesak sih, tapi mau aja biar kemampuan akademis nggak stuck di satu tempat. Semangat!

5. Keinginan mengkonsumsi sebuah barang yang sayangnya sudah dipersepsikan negatif. Dan saya malah jadi was-was sendiri jika ketahuan mengkonsumsi produk tersebut. Sebenarnya tidak hanya barang tersebut, tapi banyak produk lainnya yang sudah terkena dampak. Sayangnya si produk itu saja yang sepertinya diproklamirkan besar-besaran, hm..

6. Grab memiliki peta yang lebih presisi, tetapi gojek memiliki armada yang lebih banyak, hm..

7. Orang akan menemui kita ketika memiliki urusan yang ingin diselesaikan. Seberapapun inginnya saya bertemu seseorang, sepertinya tidak akan semudah itu terwujud jika orang itu tidak memiliki keinginan yang sama. Pun orang lainnya terhadap saya. Udah disamperin juga bisa aja sayanya yang ga peduli, haha, jahat ya? :P

8. Kapan mau mulai Al? Dan jika sudah dimulai, bisakah kamu konsisten?

Tuesday, December 1, 2015

Festival Sinema Prancis 3-6 Desember 2015

Hari ini adalah hari pertama bulan Desember 2015 dan di awal bulan ini akan diadakan acara Festival Sinema Prancis yang tahun ini menginjak usia ke 20, wow!


Festival ini akan diadakan di 9 kota di Indonesia, di antaranya:

Bali
Balikpapan
Bandung
Jakarta
Makassar
Malang
Medan
Surabaya
Yogyakarta

Film yang akan ditayangkan dibagi ke dalam 3 segmen, yaitu:

- Panorama, yang berisi 8 film Prancis terbaru dengan genre drama, komedi, action, dan animasi
- Fokus, yang berisi 5 film Indonesia
- Kompetisi, yang berisi 8 film pemenang kompetisi film pendek dari yang diadakan IFI Indonesia dari total 180 film yang masuk ke penjurian.

Untuk menonton film Prancis di segmen Panorama, tiket sudah bisa dibeli di kantor IFI terdekat di masing-masing kota. Untuk Jakarta, kantor IFI terletak di Thamrin. Harga tikenya Rp30.000 untuk pelajar dan Rp35.000 untuk umum. Sedangkan untuk menonton film Indonesia di segmen Fokus dan Kompetisi dapat disaksikan gratis tanpa biaya.

Berikut ini akan saya tampilkan jadwal untuk di Jakarta. Untuk jadwal kota lainnya dan informasi lengkap bisa dilihat di http://www.festivalsinemaprancis.com (link).

 klik gambar untuk memperbesar
klik gambar untuk memperbesar

Yuk kita nonton! :D

Thursday, October 22, 2015

Not Everybody Is As Intellectual As You Are

When You are Professional at Work

When you are professional at work, you tend to communicate effectively. In your daily life, you will get used to understanding that not everybody is as intellectual as you are, so you adjust your language to make sure the other person gets you instead of embarrassing her for not understanding you.

Quote by Diana Rikasari (link)

Saya orang yang suka bertanya. Kadang ketika ada orang bilang sesuatu, jika saya belum mengerti sepenuhnya ucapan dia, saya akan bertanya kembali meminta penjelasan.

Tidak semua orang suka ditanya seperti itu. Ada orang-orang yang menganggap saya annoying dan melecehkan saya, yang membuat saya merasa jadi orang paling bodoh sedunia, haha.

Kini dengan profesi saya sebagai guru, akhirnya saya merasakan sendiri pengalaman ditanyai seperti itu. Tidak semua murid saya ingin bertanya langsung pada saya. Banyak yang diam saja, padahal mukanya terlihat masih nggak ngerti. Banyak yang takut bertanya karena tidak mau dianggap bodoh.

Yak, kamu mau bertanya apa?
Gambar dari www.sujanpatel.com (link)

Tentu saja tidak selamanya mereka bisa seperti itu. Saya harus menciptakan sebuah atmosfir bahwa bertanya itu sesuatu hal yang baik-baik saja. Saya mengapresiasi yang bertanya. Saya berterima kasih pada siswa lain di kelas yang bisa menjelaskan dengan bahasa yang lebih baik dan lebih dimengerti oleh teman-temannya daripada bahasa saya. Bahkan untuk memancing saya agar mengobrol saja bukan mengajar (jangan ditiru, ini hal jelek, haha), saya minta mereka bertanya kepada saya apa yang ingin diobrolkan :p

Saya pernah dinasihati, jika saya tidak bisa menjelaskan sesuatu yang rumit dengan bahasa saya sendiri yang simpel, berarti saya belum benar-benar mengerti tentang hal tersebut. Ada juga dulu teman sekampus saya yang sengaja menggunakan bahasa sulit ketika menjelaskan sesuatu agar dia dianggap "cerdas". Padahal dia tahu audiensnya tidak ada yang mengerti tetapi malas bertanya. Sayang waktu itu saya juga jadi enggan bertanya karena saya tidak mengerti hampir keseluruhan ucapannya. Nanti penjelasannya kelamaan trus istirahatnya kepotong gimana? *lah :p

Sekarang sudah ada media sosial bernama ask.fm (link). Media sosial di mana orang bebas bertanya kepada orang yang ingin ditanyakan. Saya merasa yang ikutan ask.fm itu orang yang kayaknya minta ditanya banget sih, haha, sampai harus ikutan media sosial ini. Padahal kan harusnya lewat media apapun atau secara langsung juga bisa bertanya ya.

Jadi, bertanyalah sebelum bertanya itu dilarang~

Sunday, October 11, 2015

Jadwal Liburan tahun 2016

sumber gambar: www.pinkkorset.com (link)

Jadwal liburan untuk tahun 2016 sudah muncul dari beberapa bulan yang lalu sepertinya. Siapa tahu ada yang butuh *termasuk saya* :D

= to be continued =

Monday, September 7, 2015

Going to Books and Beyond Pacific Place in 160815

Sunday, August 16th 2015, I go to Books and Beyonds in Pacific Place, Jakarta. It was unintentionally, I go there because I have to wait Mas Ndut meeting with his colleagues (yes, he has meeting on SUNDAY! Ha ha). The bookstore is not too big, but it is comfortable. The books they have mostly imported from another country.



This rack of self development books is catching the most of my attention. Maybe it's because I don't know what kind of novel is good for me right now, and this kind of self development books usually match whoever need to motivate their life.


I have seen this series of "Big Ideas Simply Explained" several times in some book stores. The book explain about psychology, economics, philosophy, science, and religion in easy way and a lot of pictures. I would love to have all of the books, but it's pricey so I choose not to buy now, huhu.

Then I arrived to section about adult's coloring books. 


I think this book is perfect for adult who wants to get rid their stress and need to find their inner child enthusiasm to light up their life. The book is so interesting and I almost buy it. Luckily I have a chance to take a sneak peak and realize that the author is making the picture so detailed. I am a little bit worried I become lazy and not doing this book in the future, hahah. Beside the book is quite expensive too. If you want to know what adult's coloring book looks like, you can get it for free in here (link).


In the previous paragraph, I write that I don't have the interest to go to the novel section. Well, the fact is I still have the interest, when I see these Harry Potter book, hahah :'D. I already have one set of 7 Harry Potter books. But seeing this Harry Potter novel with new cover still makes me want to buy them, ckck.


Books and Beyond also have a unique program which called "Blind Date with A Book". They let you buy three books which have the same theme like Children Activity, Sport, Romance, etc, for Rp159.000,00. This program is good for people that likes to judge a book by its cover :P

So, after walking around this tiny but lovely bookstore, I choose to buy this book.


It's called "Q&A a Day for Me". It's a 3 year journal that have 365 daily questions and 3 columns for us to write the answer. Question like,

"Books I couldn't put down.."
"Who is your favourite teacher?"
"What would you do if you have a magic wand?"
Etc.

I think this book has an amazing ideas to light up my everyday routines with ordinary question which sometimes makes me think about how my life is going on. But I have to really focus to keep writing and keep this book to see how much I change through the entire 3 years. Let's see if I can keep this book and patiently writing in it :D

The funny things come in the end when I pay the book. So, Books and Beyond give 17% off for any book you purchase until August 31st 2015. The discount is to commemorate Indonesia independence day. And the amount of price I have to pay is



Rp178.450,00!

I really check to the cashier twice that they are not making this purposely because tomorrow is Indonesia independence day. But no, I just get lucky they said :))

= to be continued =

Thursday, September 3, 2015

Logo Baru Google September 2015

Kemarin saya baru tahu kalau situs pencari nomor 1 di dunia, Google, baru saja meluncurkan logo baru. Logo baru ini muncul setelah 17 tahun Google setia dengan logo yang dia buat pada tahun 1998. Memang sempat ada perubahan dari tahun 1998, tapi perubahan itu hanya seputar kecerahan dan bayangan yang ada di tulisan, sedangkan font dan warna yang dipakai tetap sama.


Logo Google dari masa ke masa
Sumber: Kompas.com (link)

Perubahan logo ini dilakukan agar tampilan lebih sesuai ketika dibuka dengan berbagai macam perangkat. Logo Google sebelumnya memiliki ukuran sebesar 14.000 bytes, hal ini membuat orang-orang yang membuka website Google dengan kecepatan internet lambat memerlukan waktu yang lebih lama. Logo baru Google memiliki ukuran yang lebih kecil, yaitu 305 bytes saja sehingga akan terlihat sama di berbagai perangkat maupun kecepatan.

Perubahan logo ini ternyata berkaitan dengan bergabungnya Google dengan sebuah perusahaan induk baru (holding company) yang bernama Alphabet. Google memiliki banyak produk seperti Android, Google Maps, Blogger, Google+, dll. Alphabet akan menjadi perusahaan induk bagi semuanya, sehingga keputusan ini sebenarnya adalah agar Google bisa fokus dengan tugasnya sebagai mesin pencari, dan perusahaan induk Alphabet yang akan menangani berbagai produk lainnya. Informasi lengkap bisa dibaca di sini (link).

Ada 3 macam logo yang diluncurkan, yaitu:

1. Logo Google versi sans serif yang muncul di home website
2. Logo berbentuk empat titik
3. Logo Google dengan huruf "G" saja yang menjadi icon untuk tab

Ketiga logo yang ada sama-sama menggunakan warna biru, merah, kuning tua, dan hijau. Google memperkenalkan logo barunya lewat video yang tayang setiap kali kita membuka home websitenya. Videonya berupa tangan yang menulis logo baru Google dengan kapur, yang kemudian berubah menjadi logo yang sebenarnya, muncul logo empat titik, logo huruf "G" saja, kembali ke logo Google yang baru. Tak lupa ada tambahan untuk "memiringkan" huruf "E" di akhir kata Google. Hal ini menunjukkan bahwa Google memberikan kesederhanaan (lewat tulisan kapur), tetapi tetap diiringi keistimewaan di luar kebiasaan (dengan huruf "E" yang sengaja dimiringkan).

Video perkenalan logo baru Google bisa dicek di sini:




Sebelum Google, banyak website lainnya yang memberikan fasilitas yang sama, yaitu menjadi mesin pencari. Misalnya adalah ask.com (link), yahoo.com (link), bing.com (link), dll. Tapi saya merasa Google memiliki keunggulan karena tampilannya yang simpel dan bebas dari iklan, bisa mencari berbagai macam hal, bahkan bisa membalik pencarian. Misalnya kita memiliki gambar dan ingin mencari asal gambar tersebut, kita bisa mengunggah gambar tersebut dan keluarlah jawabannya.

Google memiliki fitur pengaturan pencarian yang lengkap. Misalnya kita ingin mencari hanya di lokasi tertentu, atau mencari gambar dengan ukuran tertentu, atau dengan spesifik ingin mencari jurnal, Google menyediakan cara pencarian terbaik. Google juga memiliki beberapa keunikan. Bisa dicari saja ya dengan keyword "Keunikan Google", hehe.

Google rajin mengubah tampilan homenya ketika ada hari peringatan penting terjadi. Misalnya ketika hari kemerdekaan Indonesia dia menampilkan home bernuansa merah putih. Ketika ulang tahun Pacman, Google menyediakan logonya dengan gaya maze Pacman yang juga bisa dimainkan secara langsung. Saat natal Google menampilkan logo bernuansa natal dengan lagu yang sesuai. Untuk lengkapnya bisa dicek di link ini (link).

Tampilan Google saat 17 Agustus 2015
Sumber: bos-ringo.blogspot.com (link)

Beberapa poin yang saya jelaskan saya ambil dari www.dkvdaily.com (link).
= to be continued =

Saturday, August 22, 2015

Perbandingan antara Blog, Twitter, Facebook, Instagram, WA, dan Line

It's gonna be a long post, for sure..

----------

Well, membuat postingan ini dengan tujuan ingin mengetahui lebih dalam kenapa saya mulai ngebiarin blog ini nggak keupdate lagi. Kalau boleh ngeles, alasannya adalah karena saya mulai join media sosial baru, yaitu instagram! Terus saya selama 2 minggu ini keasikan di sana, rajin update, yang akhirnya nggak ngisi-ngisi blog, haha.

Saya selama ini memiliki beberapa akun media sosial dan jadi ingin membandingkan secara sederhana. Ikutnya cuma sedikit sih, tapi dari yang sedikit itu saja saya bisa mengambil beberapa hal, di antaranya:

1. Blog

Gambar dari www.brandwatch.com (link)

Saya sudah ngeblog sejak tahun 2006 di friendster. Lalu pindah ke blogspot dari tahun 2007 sampai sekarang. Saya punya blog lain di wordpress, tapi itu hanya untuk konsumsi pribadi saja.

Blog sebetulnya adalah tempat menulis. Seperti sebuah buku harian yang bisa diisi berbagai macam media seperti tulisan, video, lagu, foto, gambar, dll. Tapi kini banyak juga orang yang mengisi blognya dengan informasi super bermanfaat sehingga bisa dikutip oleh orang lainnya.

Buat saya, kelebihan blog dibanding media sosial lainnya adalah dia memiliki archive alias penanggalan yang jelas, dari tahun, bulan, tanggal, hingga ke label apa yang kita sertakan di setiap postingan. Asal kita membuat judul yang jelas, maka kita dengan mudah mencarinya. Berbeda dengan media sosial seperti facebook, twitter, instagram, dll yang tidak memiliki archive yang jelas, sulit untuk dicari via google, dan harus siap-siap men-scroll jauh untuk mencari postingan misalnya yang kita tulis setahun lalu.

Banyak website yang menyediakan fasilitas blog, misalnya blogspot, wordpress, tumblr, dll.

Beberapa website yang menyediakan blog
Gambar dari www.blogeasyway.com (link)


2. Twitter

Gambar dari www.dailygenius.com (link)

Sebelum twitter, saya terlebih dulu nyemplung ke plurk. Keduanya memiliki kesamaan, yaitu hanya menyediakan 140 karakter untuk menulis, itulah mengapa twitter dan plurk disebut sebagai microblog. Karena keterbatasan kata, muncul website yang dapat membantu memperpendek link ketika kita ingin membagi alamat suatu website (jangan bingung ya bacanya).

Saya mulai memiliki twitter dari tahun 2010. Alasannya adalah karena biro pendidikan kampus saya memilih twitter sebagai media untuk memberi tahu tentang penambahan dan pembatalan kelas. Postingan bisa dilihat di sini (link). Sebelumnya saya merasa memiliki plurk saja sudah cukup karena beberapa teman saya sudah di sana. Tapi kalau dilihat sekarang, plurk sudah penuh dengan iklan, juga teman-teman saya akhirnya hijrah sudah tidak memakainya lagi.

Di twitter, kita bisa berbagi tulisan, foto, dan video. Ketika kita ingin menulis lebih dari 140 karakter, kita bisa membagi tulisan menjadi beberapa bagian dan menyatukannya lewat hashtag (#). Dengan adanya hashtag, ketika kita ingin membaca semua tulisan secara berurut, kita tinggal mengklik atau mencari dengan mengetik hashtag dan kata tersebut di kolom pencarian.

Twitter memiliki home yang terupdate secara sistematis berdasarkan waktu. Informasi yang beredar di twitter sangat cepat berganti. Biasanya untuk memastikan orang lain membaca tweet kita, kita harus siap-siap untuk mengulang tweet tersebut pada jam-jam strategis orang membuka twitter.

Di twitter ada istilah "retweet", yaitu untuk mengopi tweet orang apa adanya tanpa harus menulisnya ulang. Ketika kita me-retweet, sumber asli yaitu username orang yang pertama kali menulis informasi akan tetap ada. Istilah lainnya adalah "trending topic", yaitu topik yang sedang ramai diperbincangkan. Indonesia menjadi salah satu negara yang sering memunculkan trending topic world wide karena ternyata Indonesia menjadi negara ke (antara) 4 atau 5 pemilik akun twitter terbanyak (maaf agak galau karena ada 2 sumber di sini ((link)) dan sini ((link))).

Contoh trending topic, klik gambar untuk memperbesar
Gambar dari www.carapedia.com (link)

Buat saya, bersosialisasi lewat twitter atau plurk itu lebih kepada mumbling sendiri atas suatu pikiran selintas. Saya merasa kurang betah hanya bisa menulis sebanyak 140 karakter saja untuk mencurahkan perasaan saya. Plus juga sulit mencari tulisan saya yang sudah diposting di waktu yang lalu, harus rajin-rajin men-scroll. Jadi, menurut saya sharing di twitter itu semacam sharing yang mudah terlupakan nantinya.

3. Facebook

Mike Zuckerberg, kreator facebook
Gambar dari google

Oke, ini adalah media sosial yang membuat saya benar-benar merasa bersosialisasi dengan orang lain dengan intens. Saya mulai menggunakan facebook dari tahun 2008. Facebook memiliki wall yang isinya adalah update dari teman-teman maupun kita sendiri. Wall facebook mirip dengan twitter, yaitu sistematis berdasarkan waktu. Tetapi beberapa waktu ini facebook mulai mengubah algoritmanya yang menyebabkan isi wall kita hanyalah update dari orang-orang yang profilenya sering kita lihat dan kita berikan komentar.

Saya menyadarinya dari tahun lalu, yaitu ketika saya bingung, scroll wall kok muncul updatenya itu lagi itu lagi ya. Ternyata itu akibat algoritma yang diubah. Tujuan facebook mengubahnya sebenarnya agar tidak terjadi banjir (flooding) informasi. Kejadian di twitter di mana kita dengan mudah ketinggalan informasi jadi teratasi karena informasi yang kita inginkan akan sering muncul, sedangkan informasi yang jarang (atau tidak) kita butuhkan tidak akan muncul.

Contoh halaman profile facebook
Gambar dari https://harryshou.wordpress.com/ (link)

Celakanya kalau lagi ada kontestasi politik, bisa-bisa wall kita isinya orang-orang yang sepemikiran sealiran semua, sehingga kita jadi tidak bisa melihat keadaan dari perspektif yang berbeda. Makanya kalau sudah mulai acara pemilu atau ada masalah yang sedang diblow up, saya berusaha membuka profile dan artikel orang sebanyak mungkin, baik yang sepemikiran maupun yang tidak. Hasilnya tentu saja wall saya seperti orang sedang berantem karena setiap pendapat yang muncul semuanya bertolak-belakang. Tapi itu membuat saya bisa melihat suatu hal dari banyak perspektif. Walaupun ujungnya tetap saya punya satu pendapat sendiri sih, hehe.

Sebelumnya facebook tidak memiliki archive sama sekali, tapi sekarang facebook memiliki archive walaupun masih kurang lengkap. Archievenya dibagi per tahun. Saya tadi sempat ingin mencari postingan pertama saya di facebook, dan, scrollnya lama nian, ga sabar euy nunggunya.

Di facebook kita juga bisa memilih opsi "see friendship" jika ingin melihat interaksi kita dengan orang lain. Oya, adanya opsi status hubungan seseorang seperti "in relationship" dan "married" menjadi cara mudah supaya kita bisa stalking tanpa ketahuan. Waktu saya SMA dan kuliah dulu sih banyak temen saya yang suka gonta-ganti status dari "single" ke "in relationship" ke "single", terus kita jadi suka ngegosip ini mereka putus sementara gegara berantem apa putus selamanya :P

4. Instagram

Logo instagram boleh ambil dari google

Ini media sosial paling baru yang saya ikuti, dari Agustus 2015. Saya mengikutinya dalam rangka suatu tujuan yang entah kapan akan jadi konkret, yang penting medianya saya cobain dulu biar ngerti, hehe.

Inti dari media sosial ini adalah posting foto atau video. Nggak akan bisa posting di instagram kalau tidak ada foto dan videonya. Maka itulah gegara media sosial ini, penggunanya semua seakan berubah jadi fotografer profesional. Banyak yang akhirnya mendalami tentang fotografi demi menghasilkan foto yang bagus di instagram. Pun ini mengubah kebiasaan banyak orang menjadi suka "selfie" alias memfoto diri sendiri. Acara makan dan jalan-jalan juga tidak ketinggalan pasti HARUS selalu ada sesi foto-fotonya.

Sebenarnya habit tersebut sudah dimulai dari adanya facebook sih, tapi instagram ini sepertinya makin memperhebat dampaknya.

Instagram sebenarnya adalah sebuah aplikasi khusus untuk handphone iphone. Tapi kemudian aplikasi ini dibeli oleh facebook yang membuatnya bisa digunakan di handphone android. Oya, itu juga keistimewaan instagram, hanya bisa dikelola lewat handphone. Kita tetap bisa membukanya lewat komputer atau laptop, tapi hanya untuk melihat foto, like, dan mengomentari. Posting tetap harus lewat handphone.

Seperti facebook dan twitter, instagram juga memiliki home yang disusun berdasarkan waktu. Tapi kalau di facebook, kita bisa membuat satu album ketika ada banyak foto yang diupload. Pun nantinya di wall hanya jadi satu postingan saja. Sedangkan di instagram itu exactly satu per satu foto yang muncul. Jadi kalau ada satu acara yang fotonya bejibun, siap-siaplah rajin men-scroll karena foto yang muncul bisa foto acara yang sama terus selama beberapa waktu.

Tampilan instagram di tahun 2012
Gambar dari http://blog.instagram.com (link)


Di media sosial inilah saya pertama kali merasa kesal sama yang namanya online shop. Online shop sudah menjamur dari facebook dan twitter, tapi saya tidak merasa terganggu karena mereka sudah bekerja sama dengan website facebook dan twitter lewat postingan promoted berbayar, dan mudah sekali ditutup, selanjutnya dia tidak akan pernah muncul lagi.

Nah, di instagram ini, saya merasa hanya mengikuti sedikit sekali online shop (kurang dari 5 lah), tapi mereka-mereka ini gigih sekali untuk posting berkali-kali. Postingnya pun nggak cuma produk sendiri, tapi produk punya orang lain juga diposting. Dan setelah membaca satu buku tentang bagaimana cara jualan di instagram (link), saya jadi mengerti maksud mereka melakukannya. Meskipun begitu, itu tidak menghentikan kekesalan saya. Soalnya saya follow sebuah online shop hanya untuk mengetahui info produk si online shop itu saja, saya merasa tidak butuh posting iklan produk lain yang tidak berhubungan. Sampai akhirnya saya menyeleksi lagi mana online shop yang isi postingnya hanya iklan, saya unfollow saja dia. Nanti kalau sewaktu-waktu butuh, gampang saya add lagi. Toh tidak ada limit friend di instagram.

Kekurangan instagram adalah tidak bisa posting kalau tidak ada foto, mudahnya banjir informasi, capek nge-scroll ketika mencari foto (tapi kalau foto tersebut dilengkapi hashtag biasanya jadi lebih mudah), dan foto milik orang lain yang kita lihat tidak bisa dikopi dan disimpan. Ini adalah cara instagram untuk melindungi hak cipta pengupload. Padahal sih kalau mau usaha sedikit dikasih watermark juga hak ciptanya nggak hilang kok. Abis banyak foto dan quote bagus-bagus di instagram yang menarik untuk disimpan dan dibaca kembali. Sayang nggak bisa dilakukan.. :(

5. Whatsapp dan Line



Ini digabung aja ya pembahasannya karena mirip-mirip. Whatsapp (kemudian ditulis wa) dan line adalah media sosial berupa aplikasi yang bisa didownload dan berfungsi menggantikan sms. Kita bisa terhubung dengan koneksi internet, jadi sesering apapun mengirimkan pesan, selama ada koneksi internet, pesan kita akan sampai. Selain menghubungkan orang per orang, di wa dan line kita juga bisa membuat grup. Banyak orang yang memanfaatkan fasilitas ini untuk bisa membuat grup satu sekolah, satu organisasi, satu kantor, satu proyek, bahkan grup keluarga juga ada. Sekarang wa dan line juga menyediakan free call di mana kita bisa menelpon gratis menggunakan koneksi internet yang ada.

Saya cenderung lebih menyukai wa karena lebih simpel dan tidak banyak iklan. Satu-satunya yang saya sukai dari line adalah stiker alias emoticonnya yang lucu-lucu. Tapi kalau memakai line, kita harus siap mendapat pesan setiap hari dari akun-akun official line seperti line quiz, line event, dan line shopping yang menyebarkan iklan sponsor yang bekerja sama dengannya. Walaupun untuk seorang loner seperti saya, pesan ini jadi membuat handphone saya lebih hidup dan diperhatikan, hehe.

----------

Masih banyak lagi akun media sosial yang belum saya punya, misalnya

- Youtube, tempat di mana kita bisa berbagi video
- Skype, dapat digunakan untuk chat maupun video cam
- Linked in, media sosial untuk berbagi informasi tentang profesi dan pekerjaan
- 9gag, imgur, dan website lain tempat berbagi foto dan video bertema humor
- dan lain-lain..

Pertumbuhan media sosial dirasa sangat cepat. Ada juga media sosial yang akhirnya ditinggalkan para penggunanya dan ditutup, misalnya friendster dan situs blog multiply. Dengan ditutupnya media sosial tersebut, maka seluruh postingan baik tulisan, foto, dan video yang dishare akhirnya hilang.

Maka itu, sangat penting bagi kita tidak hanya mengandalkan situs internet untuk menyimpan data yang ada. Juga perlu diingat, sekali kita men-share tulisan, foto, atau video, maka postingan tersebut bisa selamanya ada di internet. Berhati-hatilah dalam memposting karena postingan tersebut bisa memengaruhi citra kita di masa depan. Kini orang cenderung menilai orang lain hanya dari tampilan media sosial yang ada. Padahal banyak juga orang yang berusaha membuat tampilan media sosial yang indah, padahal di kehidupan nyata, hidupnya tidak sama dengan yang ada di media sosial tersebut.

= to be continued =

Sunday, July 5, 2015

Baju Baru Alhamdulillah



" Baju baru alhamdulillah
Tuk dipakai di hari raya
Tak punya pun tak apa-apa
Masih ada baju yang lama "

Buat saya yang masuk ke generasi 90an, setiap kali baca kutipan di atas pasti mau nggak mau bacanya sambil nyanyi. Iya, kutipan di atas merupakan potongan dari lagu yang dinyanyikan Dea Ananda yang biasanya terdengar menjelang lebaran.

Sayangnya beberapa kali saya membaca dan mendengar pendapat orang-orang yang malah menganggap buruk pembelian baju baru saat menjelang lebaran. Pembelian baju baru saat lebaran dianggap sebagai perbuatan boros yang tidak ada gunanya dan hanya memuaskan pihak perusahaan garmen yang mengambil untung di setiap event tahunan yang ada.

Yang saya pikirkan adalah ada sebagian orang yang gajinya hanya mampu memenuhi kebutuhan pokok setiap bulannya, sehingga adanya THR bisa membuat mereka membeli keperluan lain seperti baju baru yang mungkin tidak pernah terpikir di bulan-bulan lainnya.

Sumber gambar: tribunnews.com (link)


Yang saya pikirkan adalah adanya transaksi pembelian meningkatkan penjualan, supaya penjualan meningkat, dibutuhkan tambahan produksi, yang berarti perusahaan semakin produktif. Produktivitas yang meningkat dapat meningkatkan kekayaan suatu negara (yang diukur dalam GDP atau GNP) dan penerimaan negara (lewat pajak). Berarti membeli baju baru bisa memberikan dampak positif pada perekonomian negara.

Yang saya pikirkan adalah tingginya rasa kekeluargaan karena biasanya di sebuah keluarga, para orang tua tidak hanya membeli baju untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk anak-anaknya. Tidak jarang orang yang akan mudik menyisihkan uangnya untuk membeli oleh-oleh untuk kerabat di kampungnya.

Walaupun saya juga pernah mendengar diskusi di sebuah stasiun tv swasta bahwa menurut penelitian cenderung terjadi peningkatan kriminalitas setiap menjelang hari besar. Karena Indonesia merupakan negara dengan mayoritas muslim, maka hari besar yang dimaksud adalah lebaran.

Hal ini terjadi karena ketika lebaran, sering diadakan acara open house dan silaturahmi ke rumah-rumah, sehingga orang-orang terdorong untuk menghias rumah seindah-indahnya agar menampakkan kemakmuran yang dia miliki. 

Open housenya Pak Jokowi tahun 2014
Sumber gambar: kompas.com (link)


Atau ketika mudik, orang-orang yang berasal dari kota cenderung berusaha memperlihatkan kehidupannya di kota yang "terlihat" (tanda kutip) lebih baik daripada mereka-mereka yang ada di desa. Padahal saya pernah mendengar pula ada yang ketika mudik, mereka habis-habis menguras uang bahkan sampai berhutang demi penampilan di depan saudaranya. Dan hal inilah yang kemudian menyebabkan tingginya arus urbanisasi setelah lebaran, karena orang kota yang mudik ini kembali ke kota dengan mengikutsertakan saudara-saudaranya.

Intinya, semua hal yang berlebihan itu sia-sia. Ketika mendapatkan THR, kita boleh menggunakannya untuk membeli baju baru, tapi pikirkan juga apakah ada kebutuhan lainnya yang lebih bermanfaat yang bisa dipenuhi dengan uang THR tersebut. Menghambur-hamburkan uang hanya demi bisa sombong di depan manusia itu tidak ada manfaatnya. Apalah arti kesombongan kita jika itu semua sebenarnya adalah harta pinjaman yang sewaktu-waktu bisa diambil Allah yang Maha Kuasa.. :')

Saya berharap semoga yang memilih menggunakan THRnya untuk membeli baju lebaran, bisa mendapat manfaat dari baju tersebut. Dan yang memilih menggunakan THRnya untuk hal lain, tidak serta-merta mendiskreditkan orang lain hanya karena memiliki pilihan yang berbeda.

Toh membeli baju adalah hak asasi setiap manusia karena baju merupakan salah satu kebutuhan primer. Dan kapan pun baju itu dibeli dan dengan uang apapun (yang halal ya) tetap sah-sah saja. Kalau begitu beli baju baru saat menjelang lebaran tidak menjadi masalah toh? :)

" Hari raya Idul Fitri
Bukan untuk berpesta-pesta
Yang penting maafnya lahir batinnya

Untuk apa berpesta-pesta
Kalau kalah puasanya
Malu kita kepada Allah yang Esa"

Nah tapi seperti kutipan di atas yang saya ambil dari lagunya Mbak Dea Ananda lagi, lebaran memang momen di mana kita saling bersilaturahmi, saling memaafkan, dan meraih kemenangan atas latihan selama sebulan penuh yang kita jalani saat bulan Ramadhan. Jadi lebaran tidak bisa diartikan hanya secara sempit sebagai momen kita mendapat baju baru, makan ketupat opor dan gulai, bagi-bagi THR, maupun mudik. 

Apalagi kalau ternyata bulan Ramadhan hanya dirasakan lewat begitu saja tanpa ada perbaikan yang berarti pada diri. Nauzubillahi min zalik, semoga kita tidak termasuk kepada golongan sia-sia hanya mendapatkan lapar dan dahaga dari puasa yang telah kita jalani ya :')

= to be continued =

Monday, June 29, 2015

Kebutuhan vs Keinginan dan ZIS vs Pajak

Timeline facebook saya sudah masuk kepada waktu Indonesia bagian debat. Sekarang yang ramai diomongin adalah dana aspirasi. Jangan lupa pada akhir tahun ini rencananya akan ada pilkada serentak di berbagai daerah di Indonesia. Semoga saya bisa mencerna segala informasi dengan baik dan nggak asal nulis status atau membalas komentar orang yang akhirnya malah bisa menyakiti dan merusak hubungan pertemanan :)

----------

Saya sudah datang ke launching sepatu di postingan blog sebelumnya (link). Sebelum datang ke sana, saya sempat mengecek harga sepatu merk tersebut di beberapa situs belanja online. Hasilnya, harga sepatu dengan motif polos adalah kisaran 600 hingga 700 ribuan. Harga sepatu dengan motif lucu dan unik (apapun, termasuk yang saya taksir) ada di kisaran 800 - 1 jutaan.

Sampai situ saya berpikir lagi, sebenarnya barang yang saya taksir ini termasuk kebutuhan atau keinginan ya. Memang harga segitu masih bisa saya jangkau, tapi kok sepertinya masih ada keperluan lain yang lebih baik dipenuhi lebih dulu dengan uang tersebut. Alhamdulillah saya juga masih punya beberapa sepatu yang bisa dipakai ke mana-mana. Akhirnya saya memilih untuk tidak membelinya karena toh sepatu bukan barang yang urgent harus saya penuhi sekarang.


Jadi, goodbye sepatu lucu. Sampai ketemu lagi mungkin kapan-kapan ya kalau kita berjodoh ;)

----------

Saya kemarin sempat berdiskusi sedikit dengan ibu saya dan terbit pemikiran bahwa saya merasa lebih rela untuk mengeluarkan uang dalam bentuk zakat, infak, sedekah, kurban, daripada dalam bentuk pajak. Di luar alasan agama, saya merasa lebih percaya ketika mengeluarkan uang lewat masjid atau amil (lembaga penyalur zakat, infak, sedekah), daripada lewat pemerintah. 

Saya merasa pihak masjid atau amil bisa memilih pihak yang tepat untuk menerima sumbangan dan bersedia untuk mengeluarkan laporan pertanggungjawaban. Sedangkan di pajak, sepertinya pemberitaan adanya dugaan korupsi dan tidak jelasnya pengeluaran pajak itu untuk apa saja membuat saya jadi sangsi untuk mengeluarkan uang ke sana. Sampai sekarang saya juga belum memiliki NPWP. Memang bandel sih karena tidak menjalankan kewajiban sebagai warga negara, tapi belum ada dorongan yang cukup kuat untuk melaksanakan kewajiban tersebut, hehe. Toh semua barang yang saya beli juga sudah terkandung pajak di dalamnya, kan?

Semoga kita bisa bersyukur atas segala rezeki yang diberikan oleh Allah dan bisa menggunakannya dengan baik yaa, aminn :)

= to be continued =

Sunday, June 21, 2015

Berapa lama kamu berpuasa di Ramadhan 1436 H / 2015 M?

Saat usia berada di pertengahan menuju dekade ketiga, lagi banyak-banyaknya temen saya yang berjuang mengambil S2. Mayoritas dari mereka mengambil universitas di luar negeri. Karena kemajuan teknologi, saya jadi lebih mudah mengetahui kabar teman-teman saya lewat media sosial. Pun mereka tidak secara langsung ingin memberi tahu saya, berhubung tetap kelihatan di news feed ya, ikutan baca saja. Toh mereka yang memilih untuk memublikasikannya kan, hehe.

Lalu ada yang memposting suatu artikel dari media www.huffingtonpost.com (link) mengenai lamanya waktu berpuasa Ramadhan bagi setiap negara yang berbeda benua. Seperti yang kita ketahui, lamanya waktu berpuasa adalah dari saat matahari terbit hingga terbenam. Padahal terbit dan tenggelamnya matahari jadi berbeda di setiap tempat akibat sumbu rotasi bumi yang miring sebesar 23,5 derajat. Mungkin bagi kita yang tinggal di khatulistiwa tidak akan terlalu merasakan bedanya. Tapi bagi negara 4 musim maupun yang mendekati kutub, maka perbedaan itu akan sangat berpengaruh karena waktu siang dan malam yang jaraknya tidak sama.

Berikut penghitungan waktu yang dirangkum oleh Huffington Post menjadi satu infografis yang lengkap tentang lamanya puasa di berbagai negara belahan dunia.

Lamanya berpuasa di seluruh dunia pada Ramadhan 1436 H 2015 M
Klik gambar untuk memperbesar
Sumber: huffingtonpost.com (link)

Ada teman saya yang bercerita, karena dia sedang tinggal di Australia, maka udara di sana sedang dingin karena sedang musim dingin di belahan bumi selatan. Dinginnya udara menyebabkan bibirnya kering dan sempat berdarah sehingga senjata utama yang dia pakai adalah pelembab bibir ketika akan pergi ke luar rumah -- plus baju hangat tentunya. Tapi dia bersyukur hanya perlu berpuasa selama 9 jam 56 menit.

Sedangkan untuk teman-teman yang ada di benua Eropa, mereka harus berpuasa di atas 15 jam karena sedang memasuki musim panas. Di Indonesia sendiri kita menjalankan puasa cenderung seperti biasa yaitu kira-kira selama 13 jam, dari jam 04.30 pagi hingga jam 18.00 sore (waktu bisa berubah beberapa menit.red).

Tetapi saya percaya bahwa islam adalah sebuah agama yang adil. Seperti yang kita tahu jika di khatulistiwa perbedaan waktu siang dan malam cenderung stabil, di belahan bumi 4 musim maupun kutub, lamanya waktu siang dan malam bisa berganti cenderung musimnya. Tahun hijriyah yang didasarkan pada revolusi bulan terhadap bumi memiliki jumlah hari 354 membuat tanggalannya seolah berjalan lebih cepat dibanding tahun masehi. Ini membuat bulan Ramadhan setiap tahunnya akan berpindah dari bulan masehi yang satu ke yang lain sehingga Ramadhan bisa dicicipi di setiap musim jika kita memiliki cukup panjang umur untuk merasakannya.

Jadi bagi yang sekarang di Eropa merasakan betapa panjangnya Ramadhan di musim panas, dalam waktu kira-kira 16 tahun lagi (180 hari dibagi 11) akan memiliki pengalaman pendeknya siang karena Ramadhan akan jatuh pada musim dingin.

Lalu bagaimana jika ada yang merasa kesulitan untuk melaksanakan dengan waktu yang sangat panjang misalnya di Reykjavik, Islandia, di mana jika melihat waktu terbit dan terbenamnya matahari maka mereka akan berpuasa selama 22 jam?

Ada beberapa fatwa yang pernah saya baca, mereka dapat mengambil waktu puasa yang lebih pendek dengan menyamakan jam ke negara muslim terdekat. Mereka juga bisa melaksanakannya berpatokan dengan waktu puasa di Mekkah, Arab Saudi.

Jangan lupa tidak semua orang wajib menjalankan puasa. Di antara yang tidak wajib menjalankannya adalah:

- Anak kecil yang belum baligh
- Sakit
- Hamil dan menyusui
- Orang yang bekerja berat
- Orang yang berusia lanjut
- Orang yang sedang bepergian (musafir)
- Orang gila

Selain anak kecil yang belum baligh, bagi mereka yang tidak berpuasa diwajibkan mengganti puasanya di lain hari atau membayar fidyah dengan cara memberi makan orang miskin.

---------

Alhamdulillah, jadi kembali bersyukur bisa diberikan kesempatan untuk tinggal di Indonesia di mana waktu puasanya cenderung stabil dan lingkungan yang ada sangat mendukung untuk berpuasa karena mayoritas penduduknya adalah muslim ya :)

Semoga kita bisa memanfaatkan waktu berpuasa kita dengan sebaik-baiknya, amin..

= to be continued =

Saturday, June 20, 2015

Menyetir di Jakarta

For me, driving is the most exciting thing to do in Jakarta. 

traffic in Jakarta
from www.tempo.co

Simply because it is challenging. You never know what's gonna happen and what will you see. You'll learn a lot, you'll feel entitled, you'll curse, you'll say a prayer for those who give way to you, you'll judge, you'll be tested for your generosity, you'll analyzed people's behavior, you'll know how good you are in singing, your patience will be put to a test as well as your knees, your driving skill will improve (a lot) without even trying, you'll obey the signs (or not), you'll constantly preparing excuses to the police if you ever get caught, you are present in full alert, it's no surprise if people drive recklessly (but you'll curse anyway), your heart will be touched, you're in total control of the life of other people in and outside of your car, but most importantly, your own life and that feels awesome.

So, if you have a lonely life like mine here in Jakarta, driving is the most exciting thing we could ever do. At least for me, it is.

Quote by Alma Karimah

----------

Ditulis dengan sangat baik dan gw merasakan hal yang serupa dengan yang ditulis oleh Alma. Tak terasa gw udah menyetir kira-kira dua tahun (link) dan gw masih se-nervous itu buat nyetir. Yang pernah disetirin sama gw pasti pernah mendengar gw menggumam sendiri tentang kondisi jalan raya. Sering merutuki jika ada yang seenaknya menyerobot, tidak taat peraturan, atau tidak memberi giliran, dan sering berterima kasih plus mendoakan yang mau bersabar menunggu memberi giliran. Sampai saat ini gw juga masih nervous untuk menjalankan mobil yang habis berhenti di tanjakan. Pasti mobilnya mundur dan gw panik huhu.

Gw mau berjaga-jaga ah jangan sampai gw telat memperpanjang ktp, sim, dan paspor. Males banget ngurus dari awal lagi ribet banget. Kalau perpanjang kan ga akan seribet itu :D

= to be continued =

Tuesday, February 3, 2015

Ruas Jalan Terowongan Manggarai Sudah Dibuka Kembali, Yeay!

Follow up dari postingan "Penutupan Satu Ruas Jalan Terowongan Manggarai 23 April 2013 - Juni 2014" (link). Walaupun nggak sesuai tanggal yang terpampang di spanduk, tapi akhirnya pengerjaan proyek pintu air manggarai rampung di Januari 2015, yeaaaayyyy !

Udah dibuka horeeee..
Sumber gambar: kompas.com (link)

Total waktu yang digunakan untuk mengerjakan proyek tersebut dihitung-hitung memakan 1 tahun 9 bulan. Dari kompas.com (link), ruas jalan yang sebelumnya ditutup telah dibuka kembali pada Jumat, 23 Januari 2015.

Ruas jalan di Jalan Tambak yang melewati terowongan Manggarai di Jakarta Selatan ini memang dibagi menjadi 2. Sisi kiri untuk kendaraan kecil karena jalannya memiliki 2 belokan. Sisi kanan untuk kendaraan sedang dan besar karena jalannya cenderung lurus. Sisi kanan juga menjadi bagian dari jalur transjakarta.

Selama 1 tahun 9 bulan, jalur ditutup untuk pengerjaan penambahan daun pintu air untuk optimalisasi Kanal Banjir Barat dan Kali Ciliwung. Ruas hanya terbuka satu dan membuat lalu lintas jadi macet total. Di awal ada 4 jalur yang bisa menampung seluruh kendaraan, tapi lama-kelamaan mengecil hingga hanya 1 jalur.

Bener-bener perjuangan deh kalau mau lewat jalan itu. Mesti sabar banget karena jalanan super rapet. Apalagi kalau hujan dan ada motor neduh, siap-siap aja diklakson dan disemprot berbagai pengendara yang udah pengen segera menyudahi perjalanan di jalur terowongan hehe.

Pernah juga jalanan jadi macet parah gegara ada transjakarta mogok disitu, eaaaa. Kalo udah gitu ya tinggal berdoa aja si transjakarta segera pulih. Soalnya mau mundur, puter balik, lompat jalur, semuanya juga susah karena jalurnya super rapet itu.

Perjuangan menerobos kemacetan 1 tahun 9 bulan ke belakang :')
Sumber gambar: metro.news.viva.co.id (link)

Semoga pengorbanan rakyat yang sudah ber-macet-ria nggak sia-sia dan pengerjaan pintu airnya bisa mencegah datangnya banjir di musim penghujan ini, aminnn.. :')

= to be continued =