Thursday, May 14, 2015

25 wew!

Soo, happy 25th birthday to me! :D

Walaupun sudah berada di umur yang seperempat abad, saya memastikan umur yang masih tertera di kepala saya adalah 23 tahun. Jadi forever 23 lah ya.

Kok bisa gitu? Kenapa ga forever 21 kayak yang merk baju atau forever 22 kayak lagunya Taylor Swift?

Yaitu gegara di umur 21 dan 22 itu saya merasa saya lagi terluka. Umur 21 tahun menandai tahun ketiga saya kuliah, tahun di mana salah satu tempat tinggal saya (kosan.red) kehilangan beberapa penghuninya yang membuat hidup saya hampa. Tapi di tahun itu juga menjadi tahun kebangkitan, setelah di tahun kedua ip saya hancur-hancuran. Karena saya tahu saya harus tetap melangkah ke depan.

Umur 22 adalah tahun keempat saya kuliah. Tahun di mana saya mulai galau spip. Total saya mengklik opsi spip itu ada di 3 semester. Semester pertama menjalani spip saya melalui galau. Galaunya itu adalah galau bodoh karena di awal saya sempet ga tau sama sekali gimana caranya ngerjain spip, dan berujung jadi malah ada satu semester saya nggak ngerjain sama sekali, cuma terpana melihat teman-teman lainnya yang udah sigap menulis dan mencari data. Beneran deh kalau ada buku Spip For Dummies pasti saya bakalan beli. Kalau nggak gegara Mas Buncit ngerjain dan ngajakin saya pelan-pelan memahami cara ngerjain spip, mungkin sampai sekarang itu spip ga bakal selesai :')

Di umur 23 adalah tahun dirampungkannya spip dan kelulusan kuliah. Semangat membara melihat masa depan yang terbentang luas. Saya masih sering banget ikut job fair, mencoba melamar kerja, puna anak yang diajar privat pertama kali, euforia fresh graduate deh hihi. Makanya saya suka sekali diri saya yang berumur 23.

Umur 24 tahun adalah umur galau lagi. Terutama galau pekerjaan. Muncul karena saya menyadari bahwa banyak sekali info lowongan kerja yang mencantumkan bahwa umur 25 tahun adalah umur mentok bagi seseorang yang akan melamar dengan kualifikasi sebagai fresh graduate. Bikin saya mikir "Duh kalau gagal dapat kerja di umur yang 24 ini, sisa waktu tinggal beneran setahun di 25 atau jadi pengangguran dong huks :(". Beneran kebawa sampai saya sama sekali nggak ada antusiasnya melewati hari itu. Parah banget ya padahal masih dikasih rezeki umur sama Allah tapi kayak nggak bersyukur gitu hufttt

----------

Dan sekarang saya sampai ke umur 25, wuihhhh. Bagaimana rasanya berumur 25? Ternyata biasa aja. Ga banyak yang berbeda. Saya masih Alia yang berumur 23 tahun di kepala, cerah ceria :D Saya juga sudah bekerja dan alhamdulillah tidak menjadi pengangguran yeay!

Terima kasih kepada jobstreet.com yang menjadi pertama kali yang memberi ucapan selamat kepada saya. Ngirimnya kecepetan sih dari tanggal 12 mei udah sampai emailnya. Padahal saya udah unsubscribe huks, terharu :')

Makasi Nisao, Widiyong, dan Lija yang sudah mengucapkan di pagi buta via wa. Semoga mimpi buruknya nggak jadi kenyataan ya Nis. Dan saya juga kangen ritual begadangnya kita di kosan kalau lagi ada yang ulang tahun Wid, hihi.

Makasi Kak Herry yang perdana ngucapin di facebook. Saya bahagia saya masih diberikan kesempatan untuk melihat ritual posting ini di tahun 2015 :)

Makasi Galih, Aya Prameswari, Venty, Reiiputt, Dika IGN dan Dila Neysa atas ucapannya di facebook, wa, dan line. Seneng deh dapat doa dan update-an dari kalian :))

Makasi banyak Kak Opang yang udah "hampir" ngucapin dan nge-revealed kalau saya ultah pas saya lagi di BTA. Maaf sayanya gimana gitu gegara nggak pengen orang-orang heboh ngucapin. Introvert yang literally malu kalau tetiba dihebohin sama orang >.<

Makasi Ibu, Bapak, dan Mas I yang ingat dengan baik hari ulang tahun saya yeay!

Makasi ya Allah atas segala rezeki yang telah Kau berikan padaku. Semoga saya bisa semakin banyak bersyukur dan memanfaatkan segala rezeki sebaik-baiknya, aminnn

----------

Terakhir, terima kasih buat Mas Buncit yang sudah mau meliburkan diri supaya bisa makan sore bersama di hari ulang tahun saya. Fyi, saya dan Mas Buncit ini punya jadwal kerja yang fleksibel. Saking fleksibelnya, sering kita bingung sebenarnya mana yang hari kerja dan hari libur. Soalnya kalau orang lain kan macam udah tertanam di kepala kalau hari senin - jumat adalah hari kerja, dan sabtu - minggu adalah hari libur. Saya sendiri sudah selama hampir 7 tahun nggak pernah merasakan lagi hari sabtu dan minggu sebagai hari libur.

Tapi kalau udah suka sama pekerjaannya sih, mau gimana juga senang-senang aja sih ya melakukannya :D

Lalu setelah tanggal 13 mei lalu, saya berkesempatan punya umur yang sama dengan Mas Buncit selama 1 bulan 1 hari. Saya suka merasa lucu karena saya sering ceng-cengin Mas Buncit gegara doi suka korupsi umur hihi. Nah selama 1 bulan 1 hari ini beneran samaan deh umurnya nggak pakai korupsi :p

fotonya nggak berleher huahahah

Have a nice long weekend fellas :D

= to be continued =

Tuesday, April 21, 2015

Nikahan Sarah - Haidir, Nia - Fery, dan Uswah - Ived

Gw akan menulis tentang 3 acara nikahan yang gw datangi:

----------

Nikahan Sarah - Haidir
-----

Acara nikahannya dilaksanakan Sabtu, 7 Maret 2015 di SMA Percik yang berlokasi di Duren Tiga. Tadinya gw kira nikahannya bertempat di aula, ternyata nikahan ini bertema pesta kebun yang berarti outdoor. Dari jauh-jauh hari di undangan sudah tertera bahwa para tamu sebaiknya tidak usah mengenakan high heels karena tidak cocok dengan tema pesta kebun yang ada.

Dari keduanya, yang gw kenal adalah Haidir. Dia adalah senior gw di SMA. Kenal dekatnya karena dia berada di organisasi yang sama dengan gw, dan ada momen di mana gw akan mengikuti LKS (Latihan Kepemimpinan Siswa) untuk bisa menjadi pejabat di organisasi. Nah, si Haidir ini adalah senior yang tahun lalu ikutan LKS, jadi dia bertugas untuk membimbing kami juniornya yang baru mau ikutan.

Gw datang ke resepsinya yang diadakan dari jam 4 sore. Dekornya cantik dan romantis. Makanannya enak. Nggak nyangka halaman sekolah bisa didekor jadi tempat pernikahan yang super oke. Minusnya adalah di tengah-tengah acara sempat hujan yang membuat tamu sempat bubar mencari tempat berteduh, dan adanya orang-orang yang merokok. Yah namanya juga outdoor ya, jadi agak susah juga mencegahnya.

Ternyata tema pesta kebun itu seru juga ya. Diadakannya juga sore jadi nggak gerah. Tinggal mungkin pemilihan tanggalnya aja supaya nggak pas musim hujan. Pengantinnya tadinya juga yang nggak cuma berdiri di pelaminan, tapi berjalan-jalan untuk menyapa tamu. Cuma ya tadi gegara di tengah-tengah hujan jadi pengantinnya balik ke pelaminan dan tamunya yang salaman ke sana. Jadi pengalaman menarik banget buat gw karena ini adalah pertama kalinya gw dateng ke pernikahan outdoor tema pesta kebun :D

 
Detik-detik pengantin memasuki venue

Dekorasinya penuh dengan warna pink dan putih

Tempat duduk bagi para undangan

Meja makanan

Hiasan kandang burung yang makin mempermanis

Meja tempat foto kedua mempelai. 
Fotonya masing-masing, ga ada foto ala prewednya :)

 Pelaminan tempat duduk mempelai dan orang tua

Yes it is :)

Ini orang yang nemenin gw dateng ke acaranya:


Pas ngeliat hasil fotonya, si Mas Ndut bilang doi lupa nahan napas jadi keliatan jelas deh perut buncitnya. Gapapa kok tetep unyu biar buncit juga :3


----------

Lalu 2 acara nikahan yang gw datengin di hari Sabtu, 4 April 2015.

Di hari itu gw berkesempatan datang ke dua acara nikahan. Pertama, nikahannya Nia - Fery di Bekasi, dan nikahannya Uswah - Ived di TMII. Undangan dari Uswah - Ived sudah datang 2 minggu sebelum hari H dan gw udah meniatkan diri untuk datang ke sana. Eh ternyata 1 minggu kemudian dateng undangan dari Nia - Fery. Gw tadinya udah galau karena udah niat dateng ke acara Uswah - Ived yang undangannya lebih dulu nyampe. Tapi si Nia ini adalah salah satu rekan sekosan pas kuliah plus doi ini anaknya supersibuk dan jarang banget kedengeran kabarnya, tau-tau udah ngasi undangan nikah aja. Khawatir kl ga kesampean dateng ke acara doi, bakal susah banget banget ketemu doi lagi.

Jadilah gw menyusun rencana gimana caranya supaya gw bisa dateng ke dua acara itu. Oke, pagi ke akadnya Nia Fery, siang ke resepsinya Uswah - Ived. Alhamdulillah rencananya berhasil dengan baik dan kita bisa tiba tepat waktu, yeay! :))

----------

Nikahan Nia - Fery
-----

Gw berangkat naik taksi. Siap-siap dari jam 6, lalu jam setengah 7 otw. Nyampe Bekasi jam 9 kurang. Itu kepagian, karena ternyata gw salah baca undangan, kirain jam 9 akadnya, ternyata jam 10, hehe. Yowis gapapa daripada telat ya.

Nia dan Mas Fery ini kenalan ketika mereka sedang kuliah bareng S2. Sekarang mereka berdua bekerja sebagai dosen untuk mahasiswa S1. Oya, mereka sama-sama ambil jurusan arsitektur. Pas gw liat uang untuk seserahannya dibikin macem maket rumah-rumahan 3 dimensi gitu, uniknyaa :D

Pengantin pria memasuki gedung bersama keluarga

Seserahan uang yang dibentuk maket rumah 3 dimensi

Orang yang memimpin upacaranya (ini disebutnya apa yaa?) 
Oya maapin jempol saya ikut kefoto

Saat kedua pengantin menandatangani buku nikah

Saatnya berfoto bersama cincin~

Di sana juga bertemu dengan Widiya dan Ajeng. Mereka berdua pas banget bajunya berhijau-hijau, serasi dengan seragam keluarga pengantin, hihi. Ajeng emang dikasi kain sama Nia, kalo Widiya tanpa disengaja ;)

Alia - Ajeng - Widiya

Oiya, jadi fotografer untuk acara pernikahan itu susah bangeeeet yaa. Gw sama Widiya berusaha banget bisa punya foto bareng sama Nia karena kita berdua emang beneran cuma bisa dateng akadnya doang. Tapi hasil fotonya dudul semua hihi. Yaudah gw jadiin kolase aja buat kenang-kenangan :D


----------
Nikahan Uswah - Ived
-----

Perkiraan waktu akad yang salah tentu berkaitan erat dengan jadwal selanjutnya yang diharapkan tetap bisa sampai tepat waktu. Karena akadnya baru mulai jam 10, jadilah gw otw TMII baru jam 11. Padahal resepsi yang mau gw datangi berlangsung antara jam 11.00 hingga 13.00.

Tapi alhamdulillah gw tetap bisa datang tepat waktu. Plus rencananya sebenarnya udah tepat ke Bekasi dulu karena pas kita otw TMII jalanan udah mulai agak macet.

Yang bikin gw super semangat datang ke nikahan ini adalah karena kedua mempelai berkenalan ketika berada di SMA yang sama, dan mereka mengikuti organisasi yang sama. Dan gw ada di irisan yang sama dengan mereka. Kenal baik karena terutama di organisasi itu nggak banyak yang aktif, dan mereka berdua super menyenangkan ketika diajak menjalani kegiatan-kegiatan di organisasi tersebut :)

Mereka juga kuliah di tempat dan jurusan yang sama, Perminyakan ITB! Kayaknya keduanya juga bekerja di lapangan deh, walaupun perusahaannya beda. Seru banget yaa.

Meski begitu, cuma ini foto yang gw dapatkan. Parahnya, gw nggak inget-inget amat sama nama mereka semua, haha. Maafkan aku teman. Trus gw juga keliatan mungil gegara para cewe lainnya pada pakai high heels. Yasudahlah biar makin imut yaa :3

SMA 8 (hampir semuanya) angkatan 2008 :)

----------

Oiya, yang nemenin ke nikahan Nia - Fery dan Uswah - Ived fotonya belum ya~

Iya kita emang super bulet isi pipi semua :3


Well well, ada yang mau ngasih undangan nikahan lagi? :D

=to be continued =

Friday, April 17, 2015

Mark Zuckerberg on Being A True Entrepreneur

Two days ago on Wednesday, April 15th 2015, I read that Mark Zuckerberg made a Q&A via Facebook and welcome everyone to ask him question and he will try to answer it. Then I see a question with an interesting answer, here we go:

Dan Higgins:

How many hours do you work a day?

Mark Zuckerberg: 

That depends on what you count as work. I spend most of my time thinking about how to connect the world and serve our community better, but a lot of that time isn't in our office or meeting with people or doing what you'd call real work. I take a lot of time just to read and think about things by myself. If you count the time I'm in the office, it's probably no more than 50-60 hours a week. But if you count all the time I'm focused on our mission, that's basically my whole life.

I think Mark answer is showed him as being a true entrepreneur. One thing that differentiate a worker and an entrepreneur is about work hour. A worker easily can separate his time for work and private life, but an entrepreneur hardly to do that. Many articles out there saying that one of the advantage of being an entrepreneur is they can organize their time like all they wanted. But for first timer entrepreneur, it's gonna be tough. So time management will be much needed if you really want to balance work and private life.

Thank you Mark for your time to answer some questions that people want to know. I hope you can balance your time and still rock your business :))

= to be continued =

Thursday, April 16, 2015

Late Post: Intensif 2014

Berhubung posting sebelumnya ngomongin sebentar lagi intensif 2015, gw baru sadar belum nulis tentang intensif tahun lalu. Iya, SETAHUN yang lalu :'D

Kenapa sih jadi penting ditulis buat gw? Karena buat gw pengalaman intensif lalu terasa agak beda.

Intensif adalah saat di mana jadwal kerja gw berubah jadi 'mirip' sama jadwal orang kerja kantoran. Yang mirip cuma jam kerjanya sih, tapi hari kerjanya tetep beda karena perbedaan hari kerja dan liburnya yang nggak tentu. Sampe kadang gw lupa itu hari apa karena udah nggak ada bedanya misalnya antara hari senin atau hari minggu :P

Intensif 2014 lalu, tempat gw bekerja yakni BTA sedang dalam kondisi persiapan mau moving ke lokasi baru. Lokasi markas kami yang tadinya berada di lantai 1, kini berubah ke lantai 3 dengan berbagai macam barang bertumpuk di dalamnya, dan itu merupakan perubahan yang sangat terasa karena lokasi kelas yang harus kami urusi ada di 3 lantai dan hanya ada tangga biasa. Sungguh setiap gw habis bertugas di rumah rasanya kaki pengen gw copot aja karena pegelnya bukan main. Gw bisa 10 kali bolak-balik dari lantai 1 ke lantai 3. Untung minum vitamin B Complex dan ngoles salep Voltaren bisa membantu, alhamdulillah :)

Intensif 2014 juga menjadi tahun pertama gw bisa full bertugas. Gw sudah memegang intensif dari tahun 2009. Tapi dari tahun 2009 hingga 2012 tugas tersebut selalu disambi dengan kuliah semester pendek (iya, kuliah itu sambilannya hahah :p) dan terakhir di tahun 2013 gw intensif sambil mengerjakan si spip. Tahun 2013 menjadi tahun tersedikit gw berpartisipasi di dalam intensif karena memang fokusnya mau ngerjain si spip. Alhamdulillah koordinator gw sangat baik mau memahaminya dan si spip pun selesai dengan tuntas :))

Walaupun di 2 paragraf sebelumnya gw bilang saat itu BTA dalam kondisi persiapan mau moving, para binglas (pembimbing kelas, staf yang jumlahnya paling banyak dan pekerjaannya langsung berhubungan dengan anak-anak) baru mengetahuinya di hari terakhir intensif diadakan. Berita mendadak ini membuat hari terakhir juga dikunjungi binglas alumni, sebagai nostalgia terakhir BTA bertempat di SMAN 8 Jakarta :')

So let's see some pictures di hari terakhir intensif BTA tahun lalu, 8 Juni 2014 ;)

Di hari terakhir masih tryout?
Yes, that is BTA :P

Bersama peraih TO tertinggi IPS, Owen, 
sekarang doi kuliah di Ilmu Ekonomi FEB UI :)

Cuma inget yang cowo, Nico Wibawa, maaf ya temen di sebelahnya >.<
Sekarang doi kuliah di Bisnis Islam FEB UI

 Para binglas berkumpul

Tampak dekat sebagian
Ki - ka: Alia - Ully - Nia Wardhani - Tiza - Satria - Liza Tri Kusuma

 Binglas alumni, ki-ka: Kak Eva, Kak Pupu, Kak Debie, 
Kak Citra, Kak Lindi, dan Zhuisa

Bukan, ini bukan cinta segitiga. Hanya sesama angkatan 2012
Adlan - Ila - Devakto

Dikeliling binglas dari FKUI angkatan 2013 
yang tahun pertamanya masih banyak jadwal kosongnya
Ki - ka: Shasha - Alia - Irma


Dua cewe ini yang ngebinglas hampir setiap hari bareng gw. 
Tapi keduanya sekarang sudah menempuh karier masing-masing di tempat lain :)
Ki - ka: Ully - Alia - Liza Tri Kusuma

Binglas alumni yang seangkatan sama gw, Tiway. 
Sekarang kayaknya travelling mulu ya Way? xD

Begitulah cerita intensif 2014. Semoga intensif tahun ini bisa berjalan dengan baik juga :D

= to be continued =

Wednesday, April 15, 2015

Sebentar Lagi Intensif 2015

Minggu lalu adalah minggu yang hectic karena udah menjelang ujian nasional. Minggu ini bisa bernapas sejenak, sebelum 2 minggu kemudian memulai intensif.

Intensif adalah kehectican lainnya karena hanya di saat itulah gw beneran masuk pagi sampai sore macem jamnya orang kantoran. Malah lebih parah, gw bisa harus standby dari jam 6 lebih dikit sampai jam 6 lagi. Dan itulah saat di mana gw ga bisa bersenang dengan jadwal yang biasanya fleksibel hihi. But still, I love my job so much. Sebenarnya mau gimana pun pekerjaan kita, asal kita menyukainya ya dijalanin aja dengan hati riang gembira. Mau jadwalnya hectic atau santai, iya kan? :D

Terus ngeliat poster ini kemarin di twitter dan jadi tertarik.

klik gambar untuk memperbesar

Tapi ada beberapa hal yang harus gw pastikan dulu sebelum gw pengen ikutan sih. Ada yang berminat mau daftar? :D

= to be continued =

Thursday, March 19, 2015

Glee is Ending This Week :'(

Glee is ending this week and I feel so sad :'(

Glee episode terakhir akan tayang di Amerika hari Jumat malam tanggal 20 Maret 2015, yang karena perbedaan waktu di sana dan di Indonesia, kita baru akan bisa menikmatinya di hari Sabtu pagi. Glee akan menayangkan langsung 2 episode berjudul "2009" dan "Dreams Come True". Dua episode itu menjadi episode ke 12 dan ke 13 di season 6, atau secara total episode ke 120 dan 121.

So, bentar lagi gw akan mereview Glee. Juga ada beberapa yang mau gw review tapi belum ketulis-tulis, ckck. Biar inget ah, gw mau review tentang Agenda UI 2015, Kalender Buzz, film Whiplash, Cinderella, The Imitation Game, dan Kingsman. Minggu lalu gw juga berkesempatan menonton kumpulan film pendek Surat Cinta untuk Jakarta, dan hari ini gw mau dateng ke XXI Short Film Festival, aaaw :3 The perks of having a flexible job, eh, hehehe.

Terakhir, gw mau menyertakan sebuah lagu yang dinyanyikan Glee. Lagu ini adalah cover dari band No Doubt. Lagu ini ada di salah satu episode terbaik Glee yang berjudul "The Breakup", menampilkan sekaligus 4 pasangan all time favourite di Glee putus bersama-sama. Dan lagu ini cocok banget buat gw yang lagi sedih Glee akan berakhir :')

Video yang gw sertakan adalah video performance yang ada di film. Lagu aslinya berdurasi 4 menit, tapi performancenya hanya 2 menit. Jadi banyak lirik yang dipotong.

Don't Speak cover by Glee



[Finn:]
You and me
We used to be together
Everyday together
Always

[Blaine:]
I really feel
That I'm losing my best friend
I can't believe
This could be the end

[Rachel and Kurt:]
It looks as though you're letting go
And if it's real
Well I don't want to know

[Rachel and Finn:]
Don't speak
I know just what you're saying
So please stop explaining
Don't tell me cause it hurts

[Kurt and Blaine:]
Don't speak
I know what you're thinking
I don't need your reasons
Don't tell me cause it hurts

[Finn and Kurt:]
Our memories
Well, they can be inviting
But some are altogether
Mighty frightening

[Rachel and Blaine:]
As we die, both you and I
With my head in my hands
I sit and cry

[Rachel and Finn:]
Don't speak
I know just what you're saying
So please stop explaining
Don't tell me cause it hurts

No, no, no

[Blaine and Kurt:]
Don't speak
I know what you're thinking
I don't need your reasons
Don't tell me cause it hurts

[Rachel and Finn:]
It's all ending
I gotta stop pretending who we are...

[Rachel:]
You and me I can see us dying
Are we?

[Rachel and Blaine:]
Don't speak
I know just what you're saying
So please stop explaining
Don't tell me cause it hurts

No, no

Don't speak
I know what you're thinking
I don't need your reasons
Don't tell me cause it hurts
Don't tell me cause it hurts!

[Rachel and Kurt:]
I know what you're saying
So please stop explaining

[Blaine and Rachel:]
Don't speak!
Don't speak!
Don't speak! Oh!

[Rachel and Finn:]
I know what you're thinking
And I don't need your reasons
I know you're good
I know you're good
I know you're real good oh!

[Blaine, Kurt, Rachel and Finn:]
La la la la la la La la la la la la

[Rachel:]
Don't, Don't, uh-huh Hush, hush darlin'
Hush, hush darlin'

[Blaine, Kurt and Finn:] Oh, la la la la la la La la la la la la

[Blaine, Kurt, Rachel, Finn:]
Oh! Don't tell me cause it hurts!

[Rachel:]
Hush, darlin' Hush, darlin'

[Blaine, Kurt and Finn:] Oh, la la la la la la La la la la la la

[Blaine, Kurt, Rachel and Finn:]
Don't tell me tell me cause it hurts!
Don't tell me cause it hurts

= to be continued =