Tuesday, June 23, 2015

Wakaf Quran 4

Halo halo~

Beberapa teman saya mengadakan sebuah kegiatan sosial bernama Wakaf Quran yang sekarang sudah mencapai tahun keempat.

----------

klik untuk memperbesar
sumber: http://wakafquranramadhan.com (link)

Wakaf Quran adalah gerakan berbagi Al-Quran di bulan Ramadhan. Tahun 2014 lalu, alhamdulillah dana yang terkumpul adalah sebesar Rp100.061.927,00. Dana tersebut digunakan untuk membeli Al-Quran dan diwakafkan kepada saudara-saudara kita di Lapas Pria Cipinang, Balai Rehabilitasi Narkoba Lido, Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia, dan Pesantren Tahfidz Depok.

Target penerima Wakaf Quran untuk tahun ini adalah:

1. Rumah Quran Ihya Ul Ummah di Jakarta Barat
Jumlah Al-Quran yang dibutuhkan: 325 eksemplar
Jenis Quran yang dibutuhkan: Quran hafalan Utsmani
Harga: @Rp65.000,00

2. Sekolah Islam Terpadu As Shof di Cilodong, Depok
Jumlah Al-Quran yang dibutuhkan: 50 eksemplar
Jenis Quran yang dibutuhkan: Quran terjemahan Indonesia, tajwid berwarna
Harga: @Rp75.000,00

3. Panti Sosial Karya Wanita Mulya Jaya di Pasar Rebo, Jakarta Timur
Jumlah Al-Quran yang dibutuhkan: 50 eksemplar
Jenis Quran yang dibutuhkan: Quran terjemahan Indonesia, tajwid berwarna ukuran besar
Harga: @Rp125.000,00

4. Mental Health Care Madani Foundation di Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur
Jumlah Al-Quran yang dibutuhkan: 50 eksemplar
Jenis Quran yang dibutuhkan: Quran terjemahan Indonesia, tajwid berwarna
Harga: @Rp75.000,00

5. Mualaf Center Indonesia di Tanjung Duren, Jakarta Barat
Al-Quran yang dibutuhkan: 
- 250 eksemplar Quran terjemahan Indonesia, tajwid berwarna @Rp75.000,00
- 200 eksemplar Quran terjemahan Inggris, tajwid berwarna @Rp100.000,00
- 50 eksemplar Quran terjemahan Mandarin, tajwid berwarna @Rp150,000,00

Total kebutuhan dana: Rp79.875.000,00

----------

Teman-teman yang ingin ikut serta menyumbang, dapat mentransfer ke rekening:

- Mandiri 10 5000 762 3253 a.n. Isni Maisyarah D. Konfirmasi ke Isni (085217425786)

- BCA 42 3028 3252 a.n. Luqman Syauqi Hidayat. Konfirmasi ke Seza (081296918517)

- BSM 70 5676 1602 a.n. Rini Setianingsih. Konfirmasi ke Seza (081296918517)

Setelah transfer, mohon melakukan konfirmasi ke nomor hp sesuai bank tujuan transfer untuk melakukan proses akad. Konfirmasi PENTING dilakukan agar akad dapat berlangsung sehingga rukun wakaf dapat terpenuhi.

Format konfirmasi:
Nama _ Nominal Transfer_Bank Tujuan_Tujuan Wakaf (Ul Ummah / As Shof / Panti Sosial / Madani / Muallaf)

Waktu pengumpulan dana: 21 Juni - 2 Juli 2015
Waktu penyaluran: 4 Juli 2015

CP:
Liza (0813 8201 2950)
Elda (0856 8506 650)
Untuk informasi lebih lanjut, bisa dicek ke http://wakafquranramadhan.com (link)

"Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebaktian (yang sempurna) sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan, sesungguhya Allah mengetahui." (Q.D. Ali Imran ayat 92)

= to be continued =
http://wakafquranramadhan.com#sthash.v2N4hFuU.dpuf
http://wakafquranramadhan.com#sthash.v2N4hFuU.dpuf
http://wakafquranramadhan.com#sthash.v2N4hFuU.dpuf
http://wakafquranramadhan.com#sthash.v2N4hFuU.dpuf
http://wakafquranramadhan.com#sthash.v2N4hFuU.dpuf

Sunday, June 21, 2015

Berapa lama kamu berpuasa di Ramadhan 1436 H / 2015 M?

Saat usia berada di pertengahan menuju dekade ketiga, lagi banyak-banyaknya temen saya yang berjuang mengambil S2. Mayoritas dari mereka mengambil universitas di luar negeri. Karena kemajuan teknologi, saya jadi lebih mudah mengetahui kabar teman-teman saya lewat media sosial. Pun mereka tidak secara langsung ingin memberi tahu saya, berhubung tetap kelihatan di news feed ya, ikutan baca saja. Toh mereka yang memilih untuk memublikasikannya kan, hehe.

Lalu ada yang memposting suatu artikel dari media www.huffingtonpost.com (link) mengenai lamanya waktu berpuasa Ramadhan bagi setiap negara yang berbeda benua. Seperti yang kita ketahui, lamanya waktu berpuasa adalah dari saat matahari terbit hingga terbenam. Padahal terbit dan tenggelamnya matahari jadi berbeda di setiap tempat akibat sumbu rotasi bumi yang miring sebesar 23,5 derajat. Mungkin bagi kita yang tinggal di khatulistiwa tidak akan terlalu merasakan bedanya. Tapi bagi negara 4 musim maupun yang mendekati kutub, maka perbedaan itu akan sangat berpengaruh karena waktu siang dan malam yang jaraknya tidak sama.

Berikut penghitungan waktu yang dirangkum oleh Huffington Post menjadi satu infografis yang lengkap tentang lamanya puasa di berbagai negara belahan dunia.

Lamanya berpuasa di seluruh dunia pada Ramadhan 1436 H 2015 M
Klik gambar untuk memperbesar
Sumber: huffingtonpost.com (link)

Ada teman saya yang bercerita, karena dia sedang tinggal di Australia, maka udara di sana sedang dingin karena sedang musim dingin di belahan bumi selatan. Dinginnya udara menyebabkan bibirnya kering dan sempat berdarah sehingga senjata utama yang dia pakai adalah pelembab bibir ketika akan pergi ke luar rumah -- plus baju hangat tentunya. Tapi dia bersyukur hanya perlu berpuasa selama 9 jam 56 menit.

Sedangkan untuk teman-teman yang ada di benua Eropa, mereka harus berpuasa di atas 15 jam karena sedang memasuki musim panas. Di Indonesia sendiri kita menjalankan puasa cenderung seperti biasa yaitu kira-kira selama 13 jam, dari jam 04.30 pagi hingga jam 18.00 sore (waktu bisa berubah beberapa menit.red).

Tetapi saya percaya bahwa islam adalah sebuah agama yang adil. Seperti yang kita tahu jika di khatulistiwa perbedaan waktu siang dan malam cenderung stabil, di belahan bumi 4 musim maupun kutub, lamanya waktu siang dan malam bisa berganti cenderung musimnya. Tahun hijriyah yang didasarkan pada revolusi bulan terhadap bumi memiliki jumlah hari 354 membuat tanggalannya seolah berjalan lebih cepat dibanding tahun masehi. Ini membuat bulan Ramadhan setiap tahunnya akan berpindah dari bulan masehi yang satu ke yang lain sehingga Ramadhan bisa dicicipi di setiap musim jika kita memiliki cukup panjang umur untuk merasakannya.

Jadi bagi yang sekarang di Eropa merasakan betapa panjangnya Ramadhan di musim panas, dalam waktu kira-kira 16 tahun lagi (180 hari dibagi 11) akan memiliki pengalaman pendeknya siang karena Ramadhan akan jatuh pada musim dingin.

Lalu bagaimana jika ada yang merasa kesulitan untuk melaksanakan dengan waktu yang sangat panjang misalnya di Reykjavik, Islandia, di mana jika melihat waktu terbit dan terbenamnya matahari maka mereka akan berpuasa selama 22 jam?

Ada beberapa fatwa yang pernah saya baca, mereka dapat mengambil waktu puasa yang lebih pendek dengan menyamakan jam ke negara muslim terdekat. Mereka juga bisa melaksanakannya berpatokan dengan waktu puasa di Mekkah, Arab Saudi.

Jangan lupa tidak semua orang wajib menjalankan puasa. Di antara yang tidak wajib menjalankannya adalah:

- Anak kecil yang belum baligh
- Sakit
- Hamil dan menyusui
- Orang yang bekerja berat
- Orang yang berusia lanjut
- Orang yang sedang bepergian (musafir)
- Orang gila

Selain anak kecil yang belum baligh, bagi mereka yang tidak berpuasa diwajibkan mengganti puasanya di lain hari atau membayar fidyah dengan cara memberi makan orang miskin.

---------

Alhamdulillah, jadi kembali bersyukur bisa diberikan kesempatan untuk tinggal di Indonesia di mana waktu puasanya cenderung stabil dan lingkungan yang ada sangat mendukung untuk berpuasa karena mayoritas penduduknya adalah muslim ya :)

Semoga kita bisa memanfaatkan waktu berpuasa kita dengan sebaik-baiknya, amin..

= to be continued =

Saturday, June 20, 2015

Menyetir di Jakarta

For me, driving is the most exciting thing to do in Jakarta. 

traffic in Jakarta
from www.tempo.co

Simply because it is challenging. You never know what's gonna happen and what will you see. You'll learn a lot, you'll feel entitled, you'll curse, you'll say a prayer for those who give way to you, you'll judge, you'll be tested for your generosity, you'll analyzed people's behavior, you'll know how good you are in singing, your patience will be put to a test as well as your knees, your driving skill will improve (a lot) without even trying, you'll obey the signs (or not), you'll constantly preparing excuses to the police if you ever get caught, you are present in full alert, it's no surprise if people drive recklessly (but you'll curse anyway), your heart will be touched, you're in total control of the life of other people in and outside of your car, but most importantly, your own life and that feels awesome.

So, if you have a lonely life like mine here in Jakarta, driving is the most exciting thing we could ever do. At least for me, it is.

Quote by Alma Karimah

----------

Ditulis dengan sangat baik dan gw merasakan hal yang serupa dengan yang ditulis oleh Alma. Tak terasa gw udah menyetir kira-kira dua tahun (link) dan gw masih se-nervous itu buat nyetir. Yang pernah disetirin sama gw pasti pernah mendengar gw menggumam sendiri tentang kondisi jalan raya. Sering merutuki jika ada yang seenaknya menyerobot, tidak taat peraturan, atau tidak memberi giliran, dan sering berterima kasih plus mendoakan yang mau bersabar menunggu memberi giliran. Sampai saat ini gw juga masih nervous untuk menjalankan mobil yang habis berhenti di tanjakan. Pasti mobilnya mundur dan gw panik huhu.

Gw mau berjaga-jaga ah jangan sampai gw telat memperpanjang ktp, sim, dan paspor. Males banget ngurus dari awal lagi ribet banget. Kalau perpanjang kan ga akan seribet itu :D

= to be continued =

Friday, June 19, 2015

Wisuda S1 Agustus 2013

Hampir 2 tahun sejak bisa disematkannya titel SE di belakang nama. Dan sekarang saatnya saya bisa menuliskan sedikit ceritanya :)

Yudisium diadakan di fakultas masing-masing. FE (sekarang bernama FEB) mengadakannya pada hari Sabtu, 24 Agustus 2013. Gladi resik wisuda dan wisudanya diadakan di Balairung pada hari Kamis dan Jumat tanggal 29 dan 30 Agustus 2013.

Ketiga acara ini sebenarnya tidak wajib didatangi. Karena inti dari ketiga acara ini adalah seremonial saja. Di dalamnya para wisudawan duduk di dalam ruangan, mendengarkan pidato dari petinggi fakultas maupun universitas, mendengarkan beberapa prestasi dan fakta yang dicapai oleh angkatannya yang lulus di semester tersebut, menikmati hiburan yang disediakan (biasanya lagu dari paduan suara Voice of Inspiration aka VOI di tingkat fakultas atau Paragita di tingkat Universitas), dan mendapat kesempatan berfoto bersama dekan atau rektor.

Saya mengetahui hal tersebut karena ada beberapa teman memilih untuk hanya datang di wisuda saja terkait masalah biaya. Jadi sebenarnya acara ini bisa dibilang untuk euforia dan formalitas saja. Tapi tentu saja acara ini menjadi penting untuk pemberitahuan kepada keluarga bahwa kita memang benar-benar sudah menyelesaikan studi dan buktinya bukan hanya selembar ijazah saja, hehe.

----------

Seperti di postingan lalu (link), yudisium saya juga dihadiri oleh Mas Buncit, sedangkan orang tua  hadir ketika wisuda.

Untuk hadir di ketiga acara tersebut, saya hanya mempersiapkan diri membeli baju resmi di Thamrin City berupa atasan (ada yang bentuknya kebaya atau atasan biasa saja) dan bawahan berupa rok. Saya tak memiliki persiapan khusus tentang make up, jilbab, maupun sepatu. Sebagai informasi, di sekitar Depok banyak sekali salon yang menyediakan layanan untuk make up dan styling jilbab (juga rambut), dan saat menjelang wisuda salon-salon itu pasti penuh karena sudah dibooking oleh para calon wisudawan.

Kadang mengiri juga sama cowo-cowo yang kayaknya persiapannya simpel banget. Paling pakai batik atau kemeja, celana panjang dan pantofel, selesai sudah. Ga perlu pakai jas karena nanti toh tertutup toga. Bahkan saya pernah dengar ada yang cuma pakai kaos oblong saja sebagai atasan hihi.

Saya memang tidak pernah memakai make up dan jilbab saya pakai saat wisuda pun sederhana, seperti yang biasa saya pakai sehari-hari. Saya senang saya tidak terlalu ribet tentang kedua hal tersebut. Berhasil tidak ribet juga karena saya tidak melibatkan ibu saya pada persiapan. Soalnya saya ingat ketika akan wisuda SMA saya merasa tidak nyaman karena ibu saya menuntut saya untuk berdandan dan memakai kerudung dimodel-model. Selama acara yang ada saya malah tidak pede dengan penampilan saya :p

----------

Selama acara yudisium, gladi resik, maupun wisuda, yang paling penting untuk saya sepertinya adalah sesi foto. Well, foto bersama dekan dan rektor (yang saat itu keduanya dipegang oleh Penanggung-Jawab karena dekan ganteng saya baru diangkat jadi staf presiden dan rektor saya jadi tersangka KPK) dilakukan oleh fotografer yang disewa dan hasilnya baru bisa diambil beberapa waktu kemudian (yang akhirnya hangus ga saya ambil-ambil gegara mager ke kampus). Untunglah saya bawa kamera digital sendiri sehingga saya tetap bisa mengambil foto bersama teman-teman lainnya.

Sebelum acara yudisium dan gladi resik, saya sempat pergi ke acara jobfair dulu. Sebelum wisuda saya sempat ke bagian fakultas untuk mengurusi transkrip. Jadilah saya dari rumah benar-benar pakai baju pergi biasa karena saya tahu repotnya kalau sudah pakai baju resmi tapi masih harus kesana-kemari. Setelah acara wisuda, saya dan keluarga menyempatkan diri untuk foto studio bersama. Sampai sekarang fotonya ada di gudang karena ternyata dinding di rumah saya sudah penuh ga ada yang bisa dipakai buat memajang foto lagi :p

----------

Well then, let's see the picture ^^

---
Yudisium
---

bareng sama anak sdm 2008 yang lulus tahun ini, Temmy dan Wahyu

bareng sama anak sdm 2009 yang lulus tahun ini, Nufa dan Christine

 Bareng Dhani dan Isni

Bareng Venty

Bareng Mega

---
Gladi resik wisuda
---

 bareng Temmy

bareng Addina. Baju wisudanya kesingkap bagian lengan, 
dan super dudul make toga bagian belakang yang ada karetnya 
malah dipake di depan :p

---
Wisuda
---

Di dalam balairung

Foto sekeluarga

 bareng Iffah

 Roby dan Putri Mandasari, couple yang terbentuk 
dari kuliah dan masih awet sampai sekarang

 Bareng Noviaa~

----------

Begitulah cerita 2 tahun lalu. Jadi yang udah ketulis adalah tentang perjalanan spip, yudisium, dan wisuda yaa. Cerita pas sidangnya belum hehe. Menyusul, insyaallah bulan ini, aminn.

= to be continued =

Wednesday, June 17, 2015

Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1436 H

Akhirnya sampai juga kita kepada bulan Ramadhan 1436 H. Tanggal 1 Ramadhan tahun ini serentak dimulai baik oleh Pemerintah maupun ormas islam lainnya pada hari Kamis, 18 Juni 2015. Insyaallah kita akan berpuasa selama 29 hari dan Idul Fitri akan dirayakan pada hari Jumat, 17 Juli 2015.

Bulan Ramadhan tahun ini gw akan full libur di rumah. Semoga gw bisa memanfaatkan waktu libur gw dengan baik. Oya, Ramadhan tahun ini dan mungkin 4 hingga 5 tahun ke depan yang jatuh di bulan April - Mei - Juni pasti akan sangat terasa mengubah jadwal ujian nasional dan ujian masuk PTN. Jadi buat yang berprofesi sebagai guru maupun siswa pasti akan merasakan adanya perubahan jadwal persiapan belajar yang mungkin akan semakin pendek.

Bulan Ramadhan buat gw adalah bulan di mana gw pasti akan bertambah kurus :p Semoga penurunan berat badan itu bisa konsisten hingga selesai lebaran nanti. Bulan Ramadhan juga saat di mana gw sekeluarga akan sering makan bersama baik di sahur maupun saat berbuka. Keluarga gw lebih suka mengadakan buka puasa di rumah saja mengingat jika memilih buka puasa di luar akan sangat sulit mencari tempat yang available dan nyaman (baik untuk datangnya makanan dan shalat), juga mengingat kemacetan Jakarta yang pasti akan terjadi lebih awal (karena semua orang ingin berbuka di rumah bersama keluarga).


Kalau buat kalian Ramadhan tahun ini bagaimana? :D

= to be continued =

Monday, June 15, 2015

Launching Novel Hujan Bulan Juni by Sapardi Djoko Damono

Intensif 2015 sudah selesai dan sekarang saatnya gw kembali mengupdate blog tercinta.

----------

Kemarin gw menyempatkan diri datang ke Gramedia Central Park untuk menghadiri peluncuran novel Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono. Acaranya berlangsung dari jam 15.00 - 18.00 WIB yang terdiri dari musikalisasi puisi oleh Komunitas Tembok, tanya - jawab yang dimoderatori oleh Maman Suherman, pembacaan puisi oleh peserta yang hadir, dan story telling oleh Pak Sapardi dan Andina Dwifatma.

Novel Hujan Bulan Juni adalah novel pertama karya Pak Sapardi Djoko Damono. Sebelumnya karya-karya yang telah beliau hasilkan adalah berbentuk puisi dan cerita pendek. Novel ini diadaptasi dari puisi berjudul sama yang ditulis pada tahun 1989. Buku Pak Sapardi lainnya yang diterbitkan kembali oleh Gramedia di antaranya adalah Kumpulan Puisi Hujan Bulan Juni, Cerpen Trilogi Soekarm, dan Kumpulan Puisi Bilang Begini, Maksudnya Begitu.

Acaranya meriah dan dihadiri hampir mencapai 200 peserta. Usia 75 tahun tak membuat Pak Sapardi hilang tenaga dan sisi humoris dalam menjawab pertanyaan seputar novel barunya. Sesi story telling membuat gw yang datang tanpa membaca bukunya terlebih dahulu mengetahui bahwa Pak Sapardi menulis dengan tetap melihat informasi terkini, mengingat puisi yang menjadi inspirasi novel ini ditulis 26 tahun yang lalu. Walaupun yang gw tangkap saat itu adalah adanya kutipan tentang Fiona dan Shrek yang berarti Pak Sapardi ikut menonton kisah cinta film kartun di beberapa tahun terakhir ini.


Gw senang sekali bisa datang ke acara ini. Ini sebagai obat pengganti tidak bisa datangnya gw ke peluncuran Trilogi Soekram di bulan Maret 2015. Sesi tanda tangan buku juga berlangsung tertib, Pak Sapardi sangat baik bersedia menandatangani semua buku milik peserta yang antre. Beliau juga sangat ramah dan bersedia difoto bersama satu per satu peserta. Waktu penandatanganan buku padahal memakan hingga 2 jam. Semoga beliau selalu diberikan kesehatan agar terus bisa berkarya ya :')

sesi tanda tangan bersama Pak Sapardi

Kekurangan dari acara ini menurut saya adalah ketersediaan kursi dan kesiapan pengeras suara. Kursi yang ada hanya untuk 50 orang. Pengeras suara juga awalnya terlalu keras dan melengking tidak nyaman. Setelahnya malah jadi hampir tidak terdengar sama sekali.

----------

Kedatangan gw ke acara tersebut juga berbarengan dengan hari ulang tahun si mas buncit. Mas Buncit yang saat itu baru melihat cover bukunya juga langsung jatuh cinta dan setuju buku tersebut menjadi hadiah ulang tahun buatnya dari gw :))

with the birthday boy :-*

Selamat ulang tahun Mas Buncit, semoga di umur yang baru ini dapat tercapai segala cita-cita yang diimpikan :)

Akhirnya kembali terpaut setahun lagi deh sama Mas Buncit hihihi :P

= to be continued =