Wednesday, August 28, 2013

Just Saying: Macet

Note: tulisan ini terinspirasi setelah menonton sebuah tayangan metro tv di kaskus tentang seseorang yang mau mencalonkan diri menjadi presiden. Lalu jadi penasaran sama twitternya dan beneran orangnya nggemesin banget, pengen nendang jauh-jauh tuh orang dari Indonesia hihihihi

Just saying,

menurut gw aneh sih kalau ada orang yang naik kendaraan pribadi, lalu mengeluh macet. Kecuali macetnya karena faktor lain ya seperti ada kecelakaan, penutupan jalan, hujan, pedagang yang memenuhi bidang jalan, dll. Karena buat gw, salah satu hal yang membuat jalanan semakin macet adalah semakin banyaknya orang yang menggunakan kendaraan pribadi.

Walaupun pandangan gw juga masih banyak celahnya. Mungkin karena saat ini gw belum menggunakan kendaraan pribadi, gw jadi merasa bahwa kendaraan pribadi lah biang keladi kemacetan. Tapi ini sama ketika gw lagi berangkat naik mobil dianter bokap, lalu ada motor suka nyelip-nyelip seenaknya, eh pas gw naik ojek, gw malah kagum sama kemampuan abang ojek yang bisa nyelip karena mempersingkat waktu perjalanan menembus kemacetan. Atau ketika gw kesel karena angkot yang suka ngetem memenuhi jalan, tapi ketika gw lagi naik angkot, gw ngerti sih maksud abangnya ngetem walaupun jadi kesel juga karena memperpanjang waktu perjalanan. 

Bisa jadi sih pemikiran gw yang sekarang akan berubah jika saatnya nanti gw mengendarai kendaraan pribadi sendiri.

Lalu, menurut hukum permintaan dalam ekonomi, ketika harga mengalami peningkatan, permintaan akan suatu barang akan mengalami penurunan, ceteris paribus. Sayang bbm nggak termasuk di dalam hukum itu sepenuhnya karena dia adalah barang inelastis. Pada barang inelastis, kenaikan harga hanya akan menyebabkan sedikit penurunan permintaan. Lah wong mobil semuanya masih pakai bbm. Kecuali kalau sudah ada energi dari sumber lainnya yang bisa digunakan, maka pasti konsumen bbm akan beralih. Sekarang kan seperti tidak ada pilihan, mau nggak mau ya tetap akan konsumsi. Jadi fix lah naiknya harga bbm hanya berpengaruh sedikit dalam mengurangi kemacetan. Kecuali semua orang bersedia jalan kaki dan naik sepeda biar kemacetan dan konsumsi bbm berkurang.

Itulah kenapa walaupun harga bbm udah naik, ternyata beban pemerintah masih saja besar. Didukung juga pelemahan rupiah, harga berbagai barang impor kian mahal, hutang luar negeri yang semakin membesar karena nominalnya menggunakan mata uang dollar. Sukses lah "agak" menggoncang perekonomian dalam negeri.

Aih, jadi panjang ya. Nulis ini juga belum pakai data beneran, haha. Jadi intinya adalah untuk mengurai kemacetan, kita nggak bisa melihat dari satu faktor aja (kendaraan pribadi), tapi harus berkesinambungan dengan faktor lainnya. Juga harus dijaga tuh kalau langkah menyelesaikan kemacetannya sudah berhasil. Kalau sampai pada kondisi nggak macet, hal itu bisa membuat para pengguna mobil pribadi berpikiran untuk kembali menggunakan mobil pribadi, karena merasa kemacetan sudah teratasi dan baginya penambahan satu mobil dirinya sendiri nggak akan membuat macet. Trus kalau semua orang mengikuti pemikiran itu gimana? Ya macetnya balik lagi lah.

Sama juga dengan pemikiran orang yang buang sampah. Sampah kecil macam bungkus permen, sobekan kertas, rasanya nggak akan menyebabkan bencana apapun ya. Pada nggak sadar aja kalau kebiasaan itu bisa semakin parah jika dibiarkan, yang kemudian akibatnya bisa terjadi banjir, lingkungan tidak sehat, dan berbagai macam polusi. Malah gw pengen lho ngerasain gimana ya kalau semua petugas kebersihan di Indonesia cuti sebulan aja deh nggak kerja membersihkan sampah. Penasaran pengen tau gimana perasaan orang-orang yang suka buang sampah sembarangan, apa jadi sadar dan tergerak untuk memperbaiki kebiasaan jelek itu, atau malah nantinya marah-marah sama pemerintah doang? :P

Makanya mungkin kalau mendengar nasihatnya Aa Gym itu sebenernya oke banget untuk diaplikasikan ke dalam situasi yang ada untuk mengubah Indonesia semakin baik.

Mulai dari yang kecil.
Mulai dari diri sendiri.
Mulai dari sekarang.

Semangat ! Bersama kita bisa memperbaiki diri, lingkungan, dan Indonesia ! :D

= to be continued =

Tuesday, August 27, 2013

Postingan yang terlambat: Lebaran Idul Fitri 2013

Lebaran Idul Fitri 2013 jatuh pada hari Kamis, 8 Agustus 2013. Gw sekeluarga tidak mudik tahun ini. Ceritanya biasanya kita mudik ke Tegal untuk mengunjungi saudara nyokap. Tapi karena nyokap itu 12 bersaudara, jadi acara mengunjungi ini jadi digilir supaya semua saudara kebagian jadi tuan rumah. Dan tahun ini nyokap lah yang menjadi tuan rumah jadi saudara yang ada di Tegal pada ke Jakarta deh. 

Trus gw merasa kayaknya lebih baik begitu deh tiap tahun. Saudara yang otw dari Tegal ke Jakarta bilang perjalanan mereka cepet banget, kayaknya 4-5 jam udah sampai deh. Nggak kena macet juga karena lawan arus ketika mereka ke Jakarta (orang-orang kan pada ke daerah), dan pas mereka balik ke Tegal (orang-orang otw jakarta semua).

Hari pertama kami shalat Ied di lapangan dekat rumah. Kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi saudara bokap di Pinang Ranti. 

Lebaran 080813
gw saltum sendiri -___-

Hari kedua baru deh saudara nyokap pada dateng ke rumah. Pastinya rumah gw rame banget karena ada kali ya 30 orang yang hadir :))

Lebaran 090813
Foto bareng~

Lebaran 090813, with geng cewek-cewek 
(saudara ipar, tante, dan sepupu, tebak yang mana xD)
Ki-ka: Kak Ira, gw, Halati Nona, Haniz, Firda, Ratna

Alhamdulillah, semoga bisa dipertemukan dengan Ramadhan dan lebaran tahun depan, amin :))

= to be continued =

Yudisium with Bun

Kalau ada seseorang yang bisa dibilang memberi dukungan secara emosional dari awal hingga selesainya pengerjaan spip, itu adalah mas buncit, si teman spip ;)


Mas buncit dan gw memulai pengerjaan spip dari semester lalu. Mas buncit menyelesaikan dalam 1 semester, sayang gw harus extend ke semester selanjutnya. Padahal punya cita-cita bisa foto bareng pakai toga, hehe. Yasudlah ya, kan toganya juga masih disimpen, jadi tinggal ke studio foto aja dan dipakai lagi toganya :D

Terima kasih ya mas buncit atas bantuannya dalam memberikan semangat, ide-ide cemerlang, dan pengertian untuk mendengar segala kegalauan. Mohon doa dan dukungan kembali semoga bisa segera menyusul ke pasar tenaga kerja dengan baik :))

Terima kasih juga sudah datang ke yudisium dengan buket bunga cantiknya. It was lovely, and I like it so much ! Maaf kalau setelahnya sempat jadi menyebalkan ya, tapi senang sekali masalah itu juga bisa terselesaikan dengan cepat tanpa berlarut-larut.

Love you, bun <3>

= to be continued =

Sunday, August 25, 2013

Too much information

Alia, slow down al..

Rasanya kalau udah bertemu dengan orang yang bisa diajak cerita, langsung aja curhat nggak kira-kira. Padahal terlalu banyak informasi bisa berakibat fatal. Entah membosankan, atau jadi menyeramkan. Padahal pas bicara ya santai aja, nggak ada topik-topik out of the box. Cuma nggak tau sih gimana pikiran orang ya. Mungkin itulah kenapa rasanya sulit untuk menemukan orang-orang yang bisa diajak cerita.

Sepertinya bersiap-siap kehilangan seseorang lagi.
Dan ternyata paling benar memang curhat ke Tuhan, atau diary/blog saja ya :) *pathetic*

= to be continued =

Thursday, August 22, 2013

Nikahan di bulan Juni dan Agustus 2013

Berkesempatan datang ke 2 acara nikahan :)

Pernikahan Kak Imad dan Mbak Fio. Mereka sama-sama lulusan UI, Kak Imad dari FISIP, sedangkan Mbak Fio dari FKG. Beliau berdua ini adalah petinggi BEM UI tahun jabatan 2009. Pernikahannya diadakan pada hari Minggu, 23 Juni 2013 bertempat di Balai Sudirman. Di tempat acara sempat bertemu dengan Shewwy, sayang kita malah lupa foto bareng >.<

 BEM UI 2009 berfoto bersama

Pernikahan Annisa HT dan Mas Rosyad. Annisa Ht adalah teman satu sekolah dari SD Alarm 13, SMP Alarm 12, hingga SMA 8 Jakarta. Ht dan Mas Rosyad sama-sama lulusan FK UGM. Pernikahannya diadakan pada hari Minggu, 18 Agustus 2013 bertempat di Gedung Patra Jasa. Seneng banget bisa datang ke acara ini karena jadi reunian dengan teman SD, SMP, dan SMA hehe.

  
Reunian SMP Alarm 12 angkatan 3

 Lalu ini adalah teman kondangan saya :">

Kiri: nikahan Kak Imad - Mbak Fio, kanan: nikahan Ht - Mas Rosyad

Nggak tau kenapa kita kok matching begini padahal nggak janjian. Saya setia dengan baju nuansa merah-pink dengan kerudung hitam. Si Mas Ndut malah pakai batik yang sama walaupun kedua acara berjeda 2 bulan, hehe.

= to be continued =

Tuesday, August 20, 2013

Transkrip dan SKL udah di Tangaaaan

Hari ini cukup produktif.

- Membantu nyokap dari pagi sampai siang
- Menuju kampus dan alhamdulillah transkrip dan SKL udah di tangan
- Bayar lunas untuk foto studio pas hari H wisuda
- Beli tiket untuk Career Expo tanggal 23-24 Agustus 2013 di Balai Kartini
- Mampir ke LBI untuk tanya tentang tes TOEFL (iya gw belum pernah ngambil)

Terus mulai dag-dig-dug besok mau tes
Selamat datang ke pasar tenaga kerja alia !

= to be continued =