one thing in adult life that i don't like is a lot of people faking about themselves !

sudah dua kali membaca kalimat dari orang yang berbeda kalau mereka memiliki masalah tetapi tidak ingin mengakuinya karena mereka takut terlihat lemah.
lalu kenapa kalau kalian terlihat lemah ? apakah itu akan menyakiti kalian ? apakah terlihat lemah membuat kalian ditinggalkan oleh orang-orang di sekeliling kalian ? apakah Tuhan telah salah memberikan manusia kelemahan-kelemahan sehingga kalian malu untuk mengakuinya di hadapan manusia lain yang sudah jelas pula memiliki kelemahan juga ?
saya tidak mengerti. saya merasa hanya saya yang masih dengan keras kepalanya begitu percaya diri untuk menunjukkan bahwa saya memiliki kelemahan. jelas hal itu berdampak. mungkin ada orang yang kemudian tidak percaya kepada saya dan mungkin meremehkan kemampuan saya.
tapi buat saya, ketika saya bisa mengakui bahwa saya memang lemah, maka saat itu juga saya percaya kalau saya bisa menjadi kuat. saya berusaha untuk menjadi kuat karena saya tahu bahwa saya lemah dan harus berjuang untuk mencapai kekuatan itu.
kalau dari awal saya sudah berpura-pura saya kuat, untuk apa lagi saya berjuang untuk menjadi kuat yang sesungguhnya ? karena toh dengan berpura-pura kelihatan kuat semua orang juga sudah bisa menerima ?
kepura-puraan menunjukkan ketakutan. dan ketakutan tidak akan bisa hilang sebelum kita bisa jujur. jujur kepada diri sendiri. dan jujur kepada orang lain agar mereka menyadari bahwa kita tidak bisa sendiri dalam menyelesaikan masalah yang ada. kita manusia, makhluk sosial, di mana saling membantu adalah kewajiban yang kita miliki terhadap sesama.
inginkah kita menyelesaikan ketakutan-ketakutan itu ?
hanya kita sendiri yang bisa menjawabnya..
= to be continued =