Wednesday, September 12, 2012

Why so serious ?


dan smileys !

Sepertinya gw adalah salah satu orang yang nggak pernah absen menambahkan smileys di sms, email, chatting, postingan blog, maupun ketika menulis diary. Tapi gw bisanya smileys yang gampang-gampang aja macem :D :) :P :/ -___- (^o^)/ T^T dll

kalo punya bb pasti seneng banget pake yang namanya autotext ya, hihi. eh tapi ga kepengen punya bb juga sih :P

= to be continued =

I speak cat


I usually speaking with cat near me, and sometimes they speak back to me or just starring at me because of my weird cat accent :P

 = to be continued =

Thursday, September 6, 2012

it really awesome i believe ! :D

source : 9gag.com (link)

still the best till today ! :D

= to be continued =

Wednesday, September 5, 2012

Semester 9

ah, datang juga si semester 9. nggak muluk-muluk, cuma pengen si spip cepat selesai. walaupun sekarang juga sudah dihantui akan kedatangan semester 10..

= to be continued =

Friday, August 31, 2012

Menulis adalah Sebuah Kemegahan

Saya selalu mengagumi siapa saja yang mengabadikan pikiran dan perasaannya dalam bentuk tulisan. Saya percaya bahwa menulis merupakan cara paling indah untuk menyimpan ingatan—ia bukan hanya tentang menyusun kata-kata menjadi kalimat dan paragraf, tetapi sebuah upaya serius untuk memindahkan ‘dunia personal si penulis’ menuju ‘dunia baru’ yang bisa dimasuki para pembacanya.

Para penulis adalah mereka yang membagi gagasan, perasaan, pengalaman, dan sistem keyakinan yang mereka miliki agar bisa memberi nilai pada orang lain. Pada titik ini, tak diragukan lagi, menulis adalah sebuah kemegahan.

Diambil dari status facebook Fahd Djibran


Always always adoring Fahd Djibran writings :))

= to be continued =

Tindakan Bodoh untuk Terlihat Pintar

Di fase awal belajar menulis, saya selalu berusaha agar terlihat pintar dalam setiap tulisan saya. Saya akan melakukan segala sesuatu yang akan membuat orang mengira dan percaya bahwa saya pintar: Menggunakan teori-teori rumit yang saya sendiri sebenarnya tidak begitu mengerti, mengutip kalimat-kalimat megah lengkap dengan nama penulisnya yang aneh dan panjang, juga menjejalkan istilah dan konsep-konsep asing yang sebetulnya tidak diperlukan. 

Semakin banyak saya membaca, semakin banyak saya menulis, semakin banyak saya berusaha memahami 'bagaimana dan untuk apa' saya menulis, belakangan saya menyadari betapa bodohnya semua tindakan itu. Saya jadi mengerti, dengan sangat meyakinkan: Semakin kita ingin terlihat pintar, betapa sebenarnya kita sungguh-sungguh sedang bertindak bodoh.

Diambil dari status facebook Fahd Djibran

= to be continued =