Thursday, November 3, 2016

Curhat Buat Sahabat

Curhat Buat Sahabat
By Dee Lestari
Dari buku Rectoverso




Sahabatku, usai tawa ini
Izinkan aku bercerita:

Telah jauh, ku mendaki 
Sesak udara di atas puncak khayalan 
Jangan sampai kau di sana

Telah jauh, ku terjatuh 
Pedihnya luka di dasar jurang kecewa
Dan kini sampailah, aku di sini...

Yang cuma ingin diam, duduk di tempatku
Menanti seorang yang biasa saja
Segelas air di tangannya, kala kuterbaring... sakit

Yang sudi dekat, mendekap tanganku 
Mencari teduhnya dalam mataku
Dan berbisik : "Pandang aku, kau tak sendiri,oh dewiku..."
Dan demi Tuhan, hanya itulah yang 
Itu saja kuinginkan

Sahabatku, bukan maksud hati membebani, 
Tetapi...

Telah lama, kumenanti 
Satu malam sunyi untuk kuakhiri
Dan usai tangis ini, aku kan berjanji...

Untuk diam, duduk di tempatku
Menanti seorang yang biasa saja
Segelas air di tangannya, kala kuterbaring... sakit

Menentang malam, tanpa bimbang lagi
Demi satu dewi yang lelah bermimpi
Dan berbisik : "Selamat tidur, tak perlu bermimpi bersamaku..."

Wahai Tuhan, jangan bilang lagi itu terlalu tinggi

0 comments:

© alia's blog 2012 | Blogger Template by Enny Law - Ngetik Dot Com - Nulis